Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
Tiada ampun untuk penghianat


__ADS_3

...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...


...~•^HAPPY READING^•~...


...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...


Kejelian Qiana membuat semua orang kaget dan merasakan rasa takut. Keberanian Qiana membuat patut di apresiasi dan tak bisa di ragukan lagi bawa wanita cerdas ini adalah pendiri QCL yang mencuri perhatian. Abraham pun semakin kagum dengan kecerdasan sang adik melebihi dirinya.


Melihat Qiana dililit ular membuat nyali Abraham dan semua orang menciut. Seseorang yang menjadi rekan si penghianat gemetar, merasa sebentar lagi ia tertangkap, ia berusaha untuk melarikan diri sebelum Qiana mendekat ke arahnya.


“Aku beruntung berada di dekat pintu, aku yakin wanita ini tadi hanya membual agar kita takut, bos sudah tewas aku tak mau mati konyol” Ucap pria itu, yang membuat senyum mengerikan terukir di bibir seksi Qiana.


Dengan sekuat tenaga ia berlari, lalu membuka pintu, tidak ada yang menyengat atau hambatan pada saat membuka pintu itu.


Semua perhatian orang tertuju kepada peria itu, ketika kakinya melangkah melewati pintu, ada hal tak terduga yang semua orang lihat, seperti ada pedagang tajam yang tak kasat mata menghunus semua bagian tubuh orang itu menjadi berkeping keping.


Tak ada jeritan apapun dari mulut pria itu, kerena sesuatu yang tak terlihat itu sangatlah tajam melebihi pedang dan segala macam benda tajam. Sehingga hanya membutuhkan waktu 1 detik membelah Apa pun itu. Sekarang pria itu seperti roti iris tipis tipis.


Semua orang terdiam syok, meski mereka sering melakukan pembun•uhan tetapi kali ini ia lebih tragis lagi.


kelapa pria itu memantul seperti bola basket menggelinding mengenai kaki Abraham, sehingga menyadarkan nya dari keterkejutan.


“Kenapa kaget bukan, yang ingin merasakan silahkan mencobanya, geratis kok tak di pungut biaya” Ucap Qiana santai.


Semua wajah orang memucat, saus tomat memenuhi pintu hingga keluar.


“Ayo mengaku saja siapa saja penghianat di dalam 10 RB orang di markas ku ini!!” Ucap Qiana...

__ADS_1


“Oh sedikit informasi bagi kalian semua yang merasa satu komplotan dengan dua orang itu” ucap Qiana...


Banyak sekali bertanya tanya, ada juga nyalinya menciut di depan Qiana, “Aku sedikit info untuk kalian. Kalian tenang saja bos kalian tidak akan mengetahui tentang gugur nya kalian!. Karena apa?” tanya Qiana...


Semua orang langsung tegap berdiri melihat gadis itu, Taksa berjongkok menggeledah tubuh orang itu, dan sebuah ponsel ditemukan di dalam ****** ***** pria itu”.


“Lihat ini” Ucap Taksa.


semua orang tau jika hanpone si penghianat, “Kak telpon nomer pria ini” Perintah Qiana.


Sesuai perintah Qiana, Abraham menelpon orang itu, Tut....... panggilan langusung di angkat.


“Halo” Ucap seseorang, suaranya persis dengan peria itu....


Semua orang bingung, apa orang yang Qiana bunuh bukan orang itu, melainkan orang yang menyamar?....


“Semenjak kalian menggenakan Earth Phone itu semua tentang diri kalian, suara kalian sudah tercopy rapi oleh sistem ku, jadi aman jika kalian mati sistemku masih bisa komunikasi dengan bos kalian seperti biasa tanpa mencurigakan”.


“Ia, sebentar... Aaahhhh masih nanggung, ada apa?” tanya seseorang dengan suara persisi dengan si roti iris.


ditembok terpampang lah bahwa si roti iris ini memiliki kebiasaan mengangkat telpon ketika berhubungan, dan dia adalah seorang maniak se•ks.


“Lihat aku punya ladang jamur sitake di salah satu lantai ini, jika kalian gugur otomatis kehidupan serta identitas kalian langsung di ambil oleh salah satu dari mereka, keberadaan kalian di dunia ini masih hidup tapi sudah tak bertubuh, seperti kalian merantau ke luar negeri selamanya” Ucap Qiana.


Buk...Buk....Buk...Buk... semua penghianat terduduk. Mereka mau pergi yang ada mereka harus kehilangan nyawa, mau melawan mereka datang ke tempat itu dengan tangan kosong, sekitar 1000 orang, 600 orang Tim militer, 400 orang Tim Mafia Abraham.


Semua anak buah Qiana bersih karena mereka sudah di Vaksin racun, jika mereka berkhianat maka mereka lansung mati di tempat.

__ADS_1


Setttt....Dengan hitungan menit orang orang yang terduduk langsung di sengat lebah..... Mereka langsung tak sadarkan diri, 5 menit kemudian darah bercucuran keluar dari mata, telinga, hidung, mulut.


“Tiada ampun untuk seorang penghianat” Ucap Qiana lantang.


Kesadisan Qiana membaut semua orang takut dan tak mau berurusan dengan wanita yang baru tadi pagi muncul di layar TV mereka.


Karena tidak ada yang duduk lagi, tiba-tiba di setiap orang berdiri terpampang lah sebuah layar kecil catatan hidup dan kebiasaan sehari hari, dan sekitar 200 orang lagi anak buah Abraham tertangkap jika mereka adalah mata mata, tak menunggu berapa detik robot lebah sudah menyengat nya....


“Ku serahkan merek kepada lain” Ucap Qiana.


Semua orang dibagi menjadi bagian bagian kecil ada yang di kirim ke negara tetangga dulu ada yang di kirim menggunakan jalur darat, ada juga yang menggunakan jalur air dengan penyamaran yang rapi, semua senjata perang mereka sudah ada di dalam kapal selam.


“Mari kita berpesta, kami akan memberi bom pertama agar memancing musuh keluar di peradaban” Ucap Qiana menariknya Taksa keluar dari ruangan itu Melawati mayat di ambang pitu. Tak lupa ia menyerahkan Dua ekor ularnya kepada anak buahnya.


^^^~To be continued^^^


Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh emak Liana maaf kemarin Ngoceh, setiap hari akan up dua dua 🙏🙏🙏


Jangan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥

__ADS_1


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di reating pojok popularitas karya ini.


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini


__ADS_2