Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
pesta berlanjut


__ADS_3

...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...


...~•^HAPPY READING^•~...


...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...


Pesta dilanjut, setelah satu jam semua orang tersadar serempak, mereka melupakan kejadian tadi sepenuhnya.


"Hanya orang hebat bisa membuat keajaiban seperti ini Colvis" Ucap ayah Colvis yang begitu kagum dengan dengan cara lembut Qiana memusnahkan musuhnya.


"Ayah benar, istri Taksa adalah orang hebat, pendiri QCL, dan penakluk Mafia yang lambat Laun insaf, dia memperkerjakan para mafia untuk menjadi anggotanya, dan membasmi orang yang serakah mengganggu ketenangannya" ucap Colvis.


"Ohhh, bahagia sekali berandal kecil itu" Ucap ayah Colvis.


"Aku juga beruntung karena istriku adalah kesayangan Qiana, apapun perintah dari Nonanya ia lakukan" ucap Colvis.


"Jangan bilang dia menikah denganmu karena disuruh bosnya?" Ucap ayah Colvis.


Jlep.... bak pisau yang menancap tepat di jantung Colvis.


Colvis langsung menggaruk rambutnya yang tak gatal.


"Sudah kuduga, setelah ibu bicara pada ayah jika kau membawa wanita yang kamu borgol kerumah, ayah sudah curiga".


"Tapi aku sangat mencintainya yah, dan dia wanita pertama yang membuat dadaku gempa hampir tsunami"


"Perjalananmu masih panjang, dan Jangan lupa, wanita yang mampu kau bawa ke atas ranjang maka cepat pula kau mendapatkan cintanya, anggaplah seperti kredit motor kau tumpangi dulu motornya, baru kau cicil sedikit dikit agar cepat lunas" ucap ayah Colvis.


Melihat sang anak yang bingung ayah Colvis pengen mengetuk kepala bujang lapuk yang baru laku itu.


"Intinya kau dapatkan dulu tubuhnya, rasa cinta dan segalanya kau cicil dengan kelembutannya dan kasih sayang melimpah, ayah yakin sekerasnya hati juga akan luluh, mudah mudahan cepat lunas kalian mendapat bonus bayi.


"Soalnya ayah takut mayones di dalam jagung mu expired, karena tak pernah di keluarkan Sampek tua segini, jangan jangan di didalam mengendap seperti batu tak mau keluar, dan tak layak pakai" ledek sang ayah.


"Wah ayah meragukan ku rupanya ya!"


"Asal ayah tau pada saat aku jatuh cinta aku langsung pergi ke klinik? TONG SENG untuk memeriksakan jagung masih di layak pakai dan konsumsi, karena pas aku urut setiap pagi tak pernah mau muntah" ucap Colvis.

__ADS_1


"Apa......apa kamu memiliki kelainan?" Tanya sang ayah yang khawatir dengan kondisi anaknya.


"Oh tidak yah, kata mereka si jagung sehat sehat saja, dia tipe yang tak mau main urut urutan, jika praktek pasti mau menyembur" Ucap Colvis.


"Apa kamu sudah mencobanya?" tanya ayah Colvis.


"Ya belum lah yah..." Ucap Colvis.


"Waduhhh sudah menikah selama dua Minggu belum nyoblos kau payah"


"Aku kan laki-laki sejati mana berani maksa"


"Cih tak berani maksa, paling kau takut di gebukin istri, tapi malam malam ayah yakin kamu menjadi pencuri".


"Pengalaman pribadi ya yah?" Colvis.


Wajah ayah Colvis langsung memerah "Ia lah ayah kan jantan gitu loh"


"Ayah Pastikan kamu nyoblos entar malam, jika GK keluar keluar mayones si jagung kau cepat cepat kerumah sakit" Ucap si ayah.


"Tenang yah, ramuan obat aku sudah siap di kantong ku, dan katanya embah TONG itu ramuan termanjur yang dikirim langsung dari cina" Ucap Colvis bangga.


"Tadi di Bawa nenek untuk di perkenalkan dengan para sodara dan sahabat nenek yah" Ucap Colvis, pasangannya mengitari temapat acara pesta yang ia gelar.


"Kita akan cepat mengakhiri pesta ini, ayah curiga musuh lama sudah mengincar kita" Ucap si ayah.


"Ayah benar, dari yang aku lihat dia sangat menargetkan keluarga kita, jika Qiana tak menolong nenek cepat cepat entah bagaimana nasib nenek" Ucap Colvis yang masih merasakan ketegangan di acaranya.


"Kau benar, jika gadis kecil itu tak menyuruh kita untuk melanjutkan pesta kita sudah bubar kan sedari tadi".


"Aku beruntung di angkat kakak oleh gadis itu ayah, gadis itu sangat misterius itu, Taksa sekali menikah langsung mendapat produk langka yang tak terjual di pasaran" Ucap Colvis.


"Aku ingin mengenal gadis itu, jika aku melihat wajahnya serasa tak asing".


"Ayah benar aku melihat dia dari awal juga tak asing, dan aku pamit dulu istriku seperti nya sudah gak tahan mau mengamuk".


"Sana pergi" Ucap si ayah.

__ADS_1


...______________________...


Setelah berbincang berbincang bincang dengan sang ayah, Colvis langsung menemui istri datarnya.


"Sayang sudah saatnya pergi, pestanya aku serahkan kepada ayah...cup" Colvis mencium pundak Zia.


"Mari aku sudah tak sabar mencincang daging"


"Apapun untuk mu... Cup" Colvis mengecup bibir sang istri....


"Sabar Colvis, jika tidak kamu adalah korban pertamaku"


"Biak lah baik lah, nanti lagi ya di dalam kamar" ucap Colvis genit.


Dalam hati Zia berkata, "Dasar genit, tapi kenapa aku suka".


Pasangan kagak akur itu karena cintanya masih sebiji pasir pergi meninggalkan acara.


^^^~**To be continued^^^


Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh emak Liana 🙏🙏🙏


Jangan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di reating pojok popularitas karya ini.


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini


selagi menunggu kehidupan kedua sang putri up yuk mampir di karya temen emak, ceritanya keren**..

__ADS_1



__ADS_2