Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
Baru menikah sudah bertemu pelakor.


__ADS_3

...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...


...~•^HAPPY READING^•~...


...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...


Pasangan anak Adam ini tegang melihat panjangnya surat pemeriksaan yang melebihi struk belanjaan setahun lamanya.


“Hem!” si embah Tong melonggarkan kerah bajunya.


“Dari yang saya lihat. Anda hampir calon suami anda menjadikan Kasim, Nona! Dan lihat ini kepala botaknya masih ada sedikit sisa cidera, dari hasil cek scan kami tulang leher si burung kutilang patah, untung langsung ditangani sehingga luka anda dan cidera anda sudah sebuh 70%” Embah Tong, miliknya ngilu membayangkan betapa sakitnya itu kenalpot pada saat di tendang.


“Jika sudah sembuh 70% kenapa ini barang tidak sadar-sadar Mbah?” tanya Abraham.


“Nah disini anda memiliki masalah tuan! Burung perkutut itu sakit kepala dan leher karena tendangan dan sekaligus kecapekan akibat anda selalu menggunakannya setiap hari.” ucap si embah.


“Dari mana anda tau Mbah?” tanya Abraham, mata Abraham memandang Yumna. Ia takut wanitanya mengurungkan niatnya untuk menikahi dirinya.


“Sekarang ada jujur Tuan! berapa kali itu burung kutilang masuk sangkar setiap hari?” tanya si embah Tong.


Abraham menghembuskan nafasnya, “Saya memiliki gangguan tidur Mbah. Banyak dokter sudah menangani gangguan tidur saya, setiap tidur saya selalu memimpikan kejadian naas menimpa keluarga ku.”


“Bagaimana rasanya melihat orang yang kita cintai dan banggakan berkorban demi diri anda? Rasanya sakit Mbah sesakit si Otong kejepit resleting karatan.”


“Dua puluh tahun yang lalu saya mengalami kecelakaan maut yang menewaskan ayah saya tepat di depan mata saya. Potongan tangan ayah yang terlempar mengenai wajah saja yang selalu menghantui malam malam saya. Jasad ibu dan kedua Adik saya hilang ditelan bumi, selama ini saya merasakan hidup sendiri sebatang kara, saya ketakutan dan kedinginan akibat lumpur basah yang bau akan limbah di gorong-gorong pinggir jalan.” Abraham menceritakan sesuatu yang dia simpan selama ini, sedangkan Yumna langsung meneteskan air matanya.


“Awal mula kenapa saya selalu bercinta itu karena saya sudah frustasi karena semua dokter tak mampu menyebutkan saya. Dulu saya menjalin asmara dengan seorang wanita! Tetapi saya sudah jatuh cinta sejatuh jatuhnya tetapi yang saya dapatkan ia berselingkuh dari saya hingga hamil anak orang lain, dan wanita itu meninggalkan saya.”


Dalam hati Abraham berkata, “Dan pasangan itu sudah habis ditangan ku beserta keluarga mereka.”


“Dari sanalah saya melampiaskan kemarahan dan hasrat seksual saya kepada para wanita yang bersih yang saya pelihara di club malam milik saya Mbah. Semenjak saya tau rasanya bercinta hingga kelelahan, saya tak pernah bermimpi buruk lagi karena tubuh ini sudah lelah, jika tak bercinta saya mimpi mengerikan. Bercinta adalah sebagai obat untuk saya.” terang Abraham panjang lebar.


Hati Yumna tersentuh, ternyata pria mesum ini memiliki kesedihan yang mendalam. Ia berjanji akan menerima pria rapuh yang pura pura tegar dan hatinya keras seperti baja.


“Pantesan burung kutilang anda itu lelah, ini saya berikan obat penyubur untuk anda karena akibat anda terlalu sering berhubungan anda akan agak sedikit susah memiliki keturunan, berdoalah rejeki anak hanya tuhan yang yang mengaturnya.” ucap si embah Tong.


“Dan Nona kau harus lebih bersabar untuk menghidupkan mesin, setiap hari kau harus memberikan pijatan dan rangsangan agar mesin nya hidup lagi dan mogok mogok kan, bayangkan motor aja jika di kendarai terus maka akan turun mesin apalagi tak pernah si servis yang ada motor itu akan mati total, begitulah kasus si burung kutilang milik tuan Abraham.” ucap si embah Tong dan hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh gadis itu.


“Seperti itu keadaannya Tuan dan Nona, apa kalian mengerti?” Tanya si embah Tong.


“Baiklah terimakasih embah!” jawab pasangan itu.


“Mbah apa disini menerima BPJS?” tanya Abraham.


“Tidak tuan! disini swasta. Silahkan pembayarannya kepada istri saya! Saya mau menangani pasien lain ” jawab si embah.


Krukkk ... Kruuuk ... Jes ... Jes ... Jes ...


Bunyi mesin pencetak setruk itu berjalan, sama halnya dengan diagnosa tadi struk pembayaran itu juga panjangnya dua meter.


“Silahkan baca struk nya disini ada peraturan jika pasien tanpa sengaja tidak diberikan struk berobat maka berobat anda kami gratiskan.” ucap wanita bergincu merah istrinya si embah Tong yang sudah keriput.


Dalam hati Abraham berkata, “Yaelah kasirnya ada di ruang perawatan mana ada yang bisa kelupaan tidak diberi struk.” Abraham dan Zia melihat pembayaran yang dibilang gila, karena satu menitnya si embah itu berbicara di hargai satu juta.


Karena mereka bosan membaca, pasangan itu langusung menggulung kertas itu dan mencari dimana ujung pembayaran berada. Mata mereka terbelalak berobat hanya 1 jam harganya satu miliar, jika tukang becak yang berobat di tempat ini pulang pulangnya langsung bunuh diri.


“Kenapa bisa semahal ini Mbak Seng?” tanya Zia.


“Ini sudah ketentuan dari kami tuan Nona! Lihatlah papan itu sudah tertulis kelas pengobatan yang kami berikan untuk pasien kami.” ucap Istri Mbah Tong.


🎤Pelayanan untuk orang paling kaya satu menit 1 juta (tidak termasuk obat obatan).


🎤Pelayanan kelas pejabat satu menit 500 RB (tidak termasuk obat obatan).


🎤****Pelayanan orang menengah satu menit 100 RB (tidak termasuk obat obatan).


🎤Orang miskin 10 ribu satu menit (tidak termasuk obat obatan).


🎤orang terlilit hutan dan gelandangan satu menit seribu rupiah (tidak termasuk obat obatan).

__ADS_1


Setelah membaca calon suami istri melakukan pembayaran lalu pergi dari klinik itu.


Abraham memencet tombol ponselnya, Tuuuut ... Tuuuuuu ... Suara dering ponsel Abraham.


“Halo!” jawab seseorang di sebrang sana.


“Colvis kenapa kau tak bilang jika di klinik tong seng ini harus membayar mahal sesuai dengan kantong si pasien?” tanya Abraham to The points.


“Oh ... Kau datang kesana saat ini? Ohhh sayang sempit sekali” Colvis meracau dari sebrang sana. Membuat wajah Abraham langsung kaget, ia melihat kearah samping dimana calon istrinya berada.


“Sory Kak! Aku lupa bilang kepadamu, jika mau ke klinik itu kau sebaiknya menggunakan Bis kota dan menggunakan pakaian biasa bisa aja tak di kenakan tarif yang besar ... Oh beby gaya cat woman seperti nya nikmat sekali.” Colvis merintih.


“Dasar Kutu kupret! Bercinta kau angkat telponnya!” Omel Abraham langsung menutup panggilannya.


...----------------...


Saat ini sepasang anak Adam itu berada di catatan sipil langsung kembali ke kantor.


Setelah 15 menit perjalanan menggunakan helikopter mereka saat ini berada di depan kantor catatan sipil , dan sudah disambut oleh petugas disana, dalam 10 menit mereka telah menjadi suami istri.


Suami istri itu gugup, mereka saling diam, “Tadi Nona memintaku melakukan sebuah tugas, nanti aku akan menyusul mu ke kantor!” ucap Yumna seakan perannya disini adalah suami.


“Baiklah! Aku tunggu nanti Omar akan stand by menunggu mu di lobi, aku pergi dulu ... Cup” Abraham mengecup bibir istrinya sebelum pergi.


Sedangkan Yumna langsung gugup karena suaminya main seruduk saja.





2 jam kemudian.


Seorang gadis cantik mengendari motor Ninja hitori, memarkirkan motornya di parkiran.


Gadis cantik itu begitu mencuri perhatian, Ia berjalan sesekali mengusap rambutnya yang panjang karena tertiup angin.


Saat ini Yumna sudah sampai di lantai 50


"Nona tua ada didalam, tadi baru kembali dari rapat saham , anda masuklah langsung, tuan sudah menunggu ada sedari tadi!" Asisten Omar memberi tahu bosnya.


tanpa mengetok pintu Qiana masuki ruangan kekasih taruhannya dengan ekspresi datar.


" Rupanya semua orang sudah tidak menghormati ku sebagai pemimpin sayang, dengan lancangnya memasuki ruangan mu tanpa mengetuk pintu dulu!" ucap Seorang wanita yang tak berpakaian, hanya Cavet dan Be'Ha saja yang melekat, sandal jinjit nya yang tinggi sungguh membuat pria akan meneteskan air liurnya.


“Kurang ajar! Kami sedang bercinta kalian malah masuk seenak jidat kalian ya!” ucap bengis si wanita, acara yang baru ia mulai harus terganggu.


"Oh begini ya tuan Omar? Cara orang menunggu ku sedari tadi. Sungguh menyakiti mataku saja!” ucap.


" Rupanya kau tidak bisa diganggu ya sayang" ucap Yumna dengan nada dingin.


Tangannya mengambil Fas bunga, dengan tangan kosong ia memecahkan barang itu.


Piarrr.


" Sa-yang kenapa kau lama sekali datangnya aku sampai ketiduran menunggu ku, mungkin efek obat membuatku ngantuk.” tanpa melihat seseorang di pangkuannya Abraham bangunan sehingga pantat wanita itu terhempas kelantai.


"Kau kaget ya sayang karena kedatangan ku, rupanya dalam sejam kau tak menemui kau sudah selingkuh dariku ya sayang!"


“Ingat Casanova cap cangkul. Kau tak ku perbolehkan selingkuh selama kamu masih menjadi suamiku. Jika tidak maka siap siaplah kau katakan say goodbye kepada dirimu ini” bisik Yumna di telinga Abraham, jika di lihat dari bawah maka pasangan itu sedang berciuman.


tanpa ba-bi-bu Yumna membuka jas Abraham melempar nya ke sembarangan arah.


lalu membuka baju Abraham untuk mencari bekas kerokan di tubuhnya, tanpa melihat jika di bawah kakinya seorang wanita memancarkan aura permusuhan yang sangat kental.


"Sepertinya kau sudah tak membutuhkan bantuan kau untuk menyembuhkan penyakit mu, rupanya kau sangat menikmati pantat bahenol menggencet si kenalpot, apa si Kenalpot sudah bisa berdiri lagi?" tatapan dingin Yumna menarik dasi Abraham, entah mengapa hati Yumna seakan tertusuk duri salak ketika suaminya bermesraan dengan wanita lain, meski yang ia lihat Abraham tidak melakukan apapun kerena suaminya tengah tertidur dan wanita itu yang bermain.


"Aku suka cara cemburu mu Beby, rasakan sendiri ia bisa bangun apa tidak? ... Cup" Abraham mencium nya begitu dalam lalu menariknya ke atas pangkuannya, wajah Yumna merah ia bingung mau membalas melakukan apa.

__ADS_1


Dalam hati Abraham berkata, “Ahhh menang undian nih aku mendapatkan yang ORI dari segala ori, jadi tidak sabar kenalpot ku terbangun lalu menjadikan dirinya murid si pria Casanova bersertifikat.”


Lama kelamaan Yumna menbalas sengatan bibir yang di bimbing oleh tuan Casanova cap cangkul karatan itu dengan kaku.


sepasang kekasih itu melupakan wanita yang syok dengan apa yang ia lihat , melihat kelakuan sepasang kekasih yang lagi kasmaran serasa dunia milik mereka berdua yang lain ngontrak , wanita itu marah seperti tubuhnya disiram bensin dana di bakar ,,, banyak kutukan dari wanita itu untuk pasangan itu, apalagi dapurnya yang bahenol tak tertutup apapun harus mencium lantai.


" Nona apakah kau ingin melihat kami bercinta?" tanya Yumna.


"Kau pulanglah! Kasian sama pantat bantal mu itu, pasti tadi memantul di lantai saat kamu jatuh terjungkal dengan cara yang tak lazim." ucap Yumna nada mengejek


"Nanti silikon mu pecah akibat jatuh kelantai nona, kau cepatlah cari dokter spesialis mu agar bodi mu tidak rusak" ucapan Yumna semakin menusuk jantung si wanita.


Karena mendapat penghinaan dari Yumna wanita itu pergi dengan perasaan marah , jengkel, dan dendam. Sedangkan mata Abraham mengisyaratkan kepada Asisten untuk mengerjakan tugas nya dengan rapi, kalian tau lah jika Tate lampir tadi sudah mau RIP.


" Kau cemburu baby...... tadi wanita itu aku tak tau jam berapa ia masuk ke kantorku, tau-tau sudah di atas tubuh ku, tadi aku bener bener tertidur. tapi aku suka kau cemburu baby... itu tandanya ada aku di hatimu" ucap Abraham membuat wanita salah tingkah.


" Siapa yang cemburu " jawab Yumna, mukanya sudah seperti kepiting rebus.


“Kaulah yang cemburu cintaku, manis ku, dan istriku sayang!” rayu Abraham.


" Dasar Gobal aku ingin memberi tahu mu jika setelah pernikahan ini aku dan kamu tidak akan tinggal satu rumah, kau tak lupa kan pernikahan ini belum di ketahui oleh Nona!” ujar Yumna kenyataan.


"Oh No! Tidak bisa Nona NA karena kau harus tidur dengan ku karena resep yang di tulis dan terapi aku memerlukan diri mu, coba kau baca ini!" Pria itu menyodorkan kertas di tangannya.


“Astaga! Saat ini juga aku akan menghancurkan klinik gadungan itu. Mana ada cara terapi dengan melakukan oral se•x, ku kira terapi yang ia maksud adalah pijatan spa dsb” ucap Yumna dengan tangan terkepal seakan mau mengahbisi musuhnya.”


“Tenanglah honey! Aku tidak akan memisahkan mu dengan Qiana. Kau lupa atau sudah amnesia bahwa bos mu itu adalah adik kandung ku? Maka aku yang akan meminta kepadanya untuk tinggal bersama dengannya tetapi aku ingin tinggal di sebelah unit kamarmu!” ucap Abraham.


“Halo adik?” panggil Abraham, ternyata tadi ia memencet tombol telpon di belakang tubuh istrinya.


Jantung Yumna dag Dig dug der, ia takut Nonanya tau akan pernikahannya. Bukanya ia tak mau mengatakan terapi ia belum siap, apalagi pernikahan yang di dasari saling tidak mencintai.


“Ia kakak?” jawab Qiana.


“Bolehkah aku tinggal di Vila mu? Aku ingin tinggal di Vila Bawah yang masih kosong, agar sewaktu waktu aku merindukan mu tinggal naik keatas, adikku sayang.”


“Baiklah kak, Anak buah ku akan menata tempat tinggal untuk mu!” ucap Qiana.


“Sayang!” teriak Taksa.


“Sudah dulu kak, aku dipanggil Taksa.” Telpon itu pun berakhir.


“Bagaimana sayang???” Abraham mencolek wajah lancip milik istrinya itu.


Wajah Yumna yang bengong tak di sia siakan oleh Abraham ia langsung menarik tengkuk istrinya, ia menikmati bibir ori milik istrinya.


Dalam hati Abraham berkata, “Tak rugi aku membayar malah periksa di klinik Tong Seng!”


Begitulah awal pernikahan rahasia Abraham dan Yumna.


...----------------...


^^^~To be continued^^^


...Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh emak Liana 🙏🙏🙏...


...Jangan lupa...


...Like👍...


...komentar🗣️...


...Hadiah🎁🌹☕...


...Vote 🔥...


...Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini....


...Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2