
...^HAPPY READING^...
Qiana langsung mengerahkan anak buahnya mencari informasi tentang kejadian yang menimpa sang suami...
"*Rupanya kau ingin bermain denganku, karena kau bermain denganku, maka akan aku layani, dan kau harus membayar semua kerugian yang kau buat untuk suamiku, "
"Yury..."
"Ia mama"
"Kirim Virus lintah kita ke perusahaan RCL.corp, aku ingin kita membeli perusahaan mereka setelah sahamnya turun dan hampir bangkrut." Yury langsung menjelajah ke situs internet, lalu masuk kepertahanan perusahan RCL itu, dan memasang virus lintah ciptaan tuannya, tanpa terlacak ia mengerjakan semua tugasnya.
"Sayang tuan kau tak pantas bertemu denganku, karena simpanan mu memiliki hutang besar kepada Qiana, maka aku mengirim struk tagihan berupa nyawamu, kekayaanmu untuk suamiku, sebab kau telah membuat nya rugi besar, aku tak salah kan tuan menagih utang mu kepada suamiku..." gumam Qiana dengan nada kejam.
"Saat ini aku akan olah raga dulu"
*
*
*
Sedangkan di luar ke enam orang tengah mendapat pesan anonim dari nomer sang bos, jika ada misi urgent untuk mereka,
jika tak datang dalam 1 jam maka mereka tak boleh kerja lagi.
"Bagaimana ini kita mendapat misi dari tuan muda"
"Benar, kita harus cepat datang ke lokasi, sepertinya nona sedang tidur, kita langsung ke lokasi saja sekarang, sapa tau tuan muda mendapatkan masalah besar."
Mereka semua langsung bergegas meninggalkan ruangan Taksa, menuju Jet Pribadi, mereka menunjukkan pesan sang tuan muda yang menyuruh mereka menggunakan fasilitas Helikopter kantor, sebab misi ini sangat urgent, tanpa mereka sadari ketika mereka meminta izin menggunakan Jet, Qiana lebih dulu masuk dalam Jet itu, ia berada di ruangan VIP khusus milik Taksa.
Selama perjalanan satu jam menggunakan Jet, sampailah di Kota yang terbengkalai, Kota 75% tak berpenduduk, sedang 25 % ditinggalin para kriminal,
Kota ini dulunya sangat ramai sejahtera akibat 5 tahun yang lalu kota itu dibom di berbagai tempat akibat ******* yang menghancurkan tempat ini... sungguh miris... tempat yang indah itu sudah menjadi tempat yang menyeramkan.
__ADS_1
*
*
*
Ke enam anak buah Taksa masuk ke sebuah gudang sesuai GPS dari handphone sang bos.
Ada sepuluh orang yang berbadan tegap mengerikan yang telah menunggunya.
"Dimana tuan muda kami" tanya salah satu bodyguard Taksa.
"Tenang bro, kami diutus oleh tuan kami untuk bermain-main dengan kalian terlebih dahulu, setelah kami puas baru kalian bertemu dengan Bos kalian..." ucap pria berkepala botak...
"Hahahahaha.... mereka berenam sudah tidak sabaran kak mang...." semua pihak lawan tertawa.
"Bagaimana jika kita bermain tebak-tebakan dulu sebelum memulai"
rupanya si gendut itu adalah pimpinan geng di ruangan itu.
"Jika mereka main-main kau boleh menyerang sebab keselamatan tuan muda yang utama Jem" Kata si pinat.
"Apa yang kalian bicarankan didepan kita ?"
"Mungkin mereka mendiskusikan kuburan yang cocok bagi ke 6 orang ini, tapi sebelum di bunuh , aku ingin mencicipi 2 wanita itu kak" kata si pemilik perut tambun.
"Tenang-tenang kalian satu-persatu mendapat bagian kok, benar kan Alice sayang" si kepala botak menanyakan kepada gadis seksi di sampingnya.
"Kau benar kak" gadis itu bergelayut manja pada si botak.
Karena si Jemi sudah geram merasa di permainkan ia menendang si kepala botak tanpa aba-aba , "Bukk"
Tendangan Jemi tak mengenai orang itu malah tubuh berotot si Jemi lah yang di tendang oleh gadis seksi Alice itu dengan sekali tendangan langsung pingsan.
"Kalian ingin melukai kami, mimpi dulu sana di gendong ibu kalian, terkena tendangan Alice kita sudah tepar , dan belum bisa menyentuh kita, " 8 orang selain Alice langsung menodongkan senjata siap membidik mereka satu persatu.
__ADS_1
"Bagaimana kak Ping, mereka memiliki senjata, sedangkan kita tidak, kita semua mahir dengan segala ilmu bela diri, sedangkan untuk senjata, itu dilarang oleh negara," bodyguard wanita merasa sedikit panik..
"Hey kalian menakuti mereka, kita bos belum saat nya mereka mati, kurang seru bagaimana jika kita bermain tebak tebakan dulu , Alice sayang kau ambillah kotak itu "perintah si kepala botak.
Dengan gaya menggoda Alice mengambil kotak itu lalu memperlihatkan kepada 6 orang tamu mereka.
"Disini ada ada banyak macam senjata, aku ingin kalian menebak 6 nama senjata untuk kami, jika kalian salah menebak salah satu dari 6 senjata untuk kami, maka bersiaplah nyawa salah satu dari kalian kami lenyap kan, berbanding terbalik jika kalian bisa menjawab satu nama senjata ini maka satu orang dari kalian selamat, jika semua senjata kalian tebak benar maka semua tim kalian selamat jika semua jawaban kalian salah maka sebaliknya " lalu si Alice menuangkan kotak yang bersisi senjata di meja di hadapan 6 anak buah Taksa.
"Kita tidak ingin bermain , kita ingin Tuan muda kami, sekarang" anak buah Taksa sudah mulai tak memiliki kesabaran.
"Jika kalian tak bermain dengan kami maka nyawa kalian langsung melayang saat ini juga." ancam si perut buncit
*
*
Qiana yang sedari tadi memperhatikan dari bagian sisi gelap gedung, di ruang yang sama, Qiana masuk keruangan itu tanpa disadari oleh mereka.
Karena anak buah Taksa sudah terjepit saat ini maka Qiana langsung keluar.
"Aku setuju, jika aku bisa menebak maka nyawa kalian lah yang berada di tangan ku" Qiana keluar sambil menyanggupi tantangan musuh .
"Darimana datangnya wanita ini, kenapa kita tidak sadar ada orang lain yang masuk ke gedung ini, sebab diluar sana penjagaan mulai diperketat setelah 6 orang masuk " kata salah satu musuh mereka.
"Sialan kenapa wanita ini berada disini, bikin susah kita saja , tidak tau apa jika kita lagi terjepit" si Jemi yang baru sadar.
"Nona disini bukan tempat seorang sosialita bermain, kau tak tau jika terjadi apa-apa kami semua bakalan mati di hadapan tuan muda, anda mempersulit kita saja, " omel si pinat.
"Benar wanita seperti anda ini yang hanya pandai berada di ranjang tuan muda, Jagan sok sokan maju di depan kita, sumpah aku benci wanita sosialita yang selalu memamerkan kekayaan, di balik itu mereka menjadi penghangat ranjang orang-orang berkuasa ... cuih menjijikkan" Jemi yang tak tau jika wanita di depannya adalah istri sah tuan mudanya menganggap Qiana hanya wanita simpanan saja.
"Hey nona kaya, kau cantik sekali, jika benar apa kata mereka maka aku pastikan kau akan menjadi simpanan ku setelah ini" kata si perut tambun.
"Kita lihat nanti" sedangkan anak buah Taksa yang lain saat ini sangat takut terjadi dengan wanita ini, sebab jika wanita jatuh ke tangan musuh, maka mereka langsung habis di tangan Tuan mudanya.
^vote 10 lagi aku up lagi para readers kesayangan ku, love you , terimakasih atas doanya ^
__ADS_1