
...^HAPPY READING^...
Pagi menggantikan malam yang penuh dengan adegan yang membuat bulu kuduk merinding, pagi ini semua penghuni Vila dia atas bukit melewatkan sarapan paginya, sekitar jam 10 pagi semua pada terkumpul dibawa menunggu Nona nya bangunan, tidak seorang pun berani membangunkan Nona nya, suara jangkrik pun tak berani mengusik Qiana.
Karena peraturan di Vila ini, jika Qiana sedang tidur tak seorang pun boleh membangunkannya , jika itu terjadi tuan mereka akan marah besar, dan cuma Kanzia saja yang diijinkan oleh Qiana untuk memasuki lantai ke 4 tempat privasinya.
"Semua anggota duduk diruang keluaga dengan pikiran masing-masing, rata-rata pikiran dari mereka semua tertuju pada kejadian semalam, mereka melihat kemarahan Zia yang tak kenal ampun, membuat bulu kuduknya merinding, mereka berjanji tidak akan menyinggung Nona mereka, karena sosok Zia menjadi perisai Qiana, Zia adalah versi lain dari kekejaman Qiana, pantesan selama ini nona mereka mendidik Zia sendiri, ternyata Qiana memilih Zia yang akan berdiri didepannya jika ada masalah mengancam keselamatan dirinya.
"Hemm.... pagi-pagi sekali kalian sudah melamun" Qiana menyadarkan semua orang...
"Maaf nona kami menunggu anda turun" Rafael memberi hormat kepada Nona nya yang baru turun dari kamarnya diikuti Zia dari belakang.
"Baiklah untuk hari ini kalian istirahat karna nanti malam kita akan bertamu ketempat lain" ucap Qiana
"Kau sudah mengirim rekaman pengakuan nyonya karina Aruna??" tambah Qiana
"Sudah nona, saat ini nyonya karina sudah mendapatkan karmanya" jawab Aruna.
"Baikalah kalian kembali ketempat masing-masing, untuk Rafael kau kerjakanlah tugasmu dengan Toni , karena 3 hari lagi waktu pembukaan perusahaan, kau harus mempersiapkan dengan detail" perintah Qiana.
"Baik nona kami akan melakukan yang terbaik untuk persiapan besok" Rafael dan Toni pergi ke gedung perusahaan yang sudah siap ditempati.
"Aruna kau pantau keadaan Karina dari sini" perintah nya pada tim Aruna.
"Dan kalian sisanya kembali ke tugas biasanya masing-masing, aku akan ke ruang lab untuk membuat obat anaknya Tony, jangan ada yang menggangguku " kata Qiana
"Baik nona" serempak.
__ADS_1
...* * * *...
Sedangkan di sebuah rumah lantai 2 bangun dari tidurnya dengan keadaan baik-baik saja, bekas pukulan ditubuhnya sudah hilang akibat obat yang diberikan Qiana selama.
"Uuuhhh... kenapa aku tidur Disni, dimana Dean yang bermesraan dengan nya?" kemana Dean, bisa-bisanya dia meninggalkan aku disini, tiba-tiba ingatan tentang semalam seperti film terputar di otaknya...
"Anak tiri bang•sat itu memukulku semalam, dan meng•habisi Dean didepan mataku, ohhh tidak pasti wajah cantikku hancur karena pukulan dari mereka semalam".
"Tubuh ini akan berbekas, aku mengeluarkan uang banyak untuk mendapat kecantikan ini, oh tidak aku harus mencari cermin!" ia tertatih-tatih mencari cermin, dan berusaha menggerakkan tangan kanannya tapi tidak bis, ia melihat wajahnya di cermin ruang tamunya.
"Oh apakah kejadian semalam itu cuma mimpi ya, wajahku tetap cantik seperti sebelumnya, tidak ada bekas memar di wajahku, cuma aku merasa sekujur tubuhku sakit, apa mungkin karena salah tidur saja ya?, tapi semua yang terjadi semalam itu seperti nyata, aku sampai merinding.
"Uhhh bau Pesing!!... Apa aku bermimpi hingga ngompol, memalukan sekali, jika semua itu nyata pasti tubuh kebanggan ku ini sudah tak berbentuk, syukurlah itu tidak benar-benar terjadi, aku akan mandi aku ingin berkumpul dengan teman sosialita ku tapi aku mau pergi ke salon dulu mau spa, tubuh ini sakit sekali, apalagi tanganku tak bisa digerakkan " kata Karina didepan cermin bicara sendiri, ia langsung bergegas masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri.
Iya tidak tau jika apa yang menimpanya semalam adalah nyata, dan kenapa tidak ada bekas luka atau memar di seluruh tubuhnya, karena obat yang tertelan olehnya semalam menyembuhkan luka-luka dan memar dalam jangka 3 jam.
Setelah 8 jam seseorang yang mengonsumsinya akan mendapatkan efek samping yaitu bibir yang meminum obat itu akan struk, tidak bisa bicara, semalam dia meminum obat jam 2 malam saat ini jam 8 berarti tinggal 2 jam efek samping obat itu beraksi.
"Berita terkini : dibalik duka keluarga dermawan refaldi_ terkuak fakta mengejutkan publik , ternyata keluaga itu meninggal karena rencana dari orang terdekat mereka , nyonya Karina istri ke dua mendiang tuan Refaldi lah pelaku pembunuh berencana tersebut, silahkan simak pengakuan pelaku tadi malam kepada seseorang yang tidak di kenal
Sebuah rekaman percakapan Karina dengan seorang dengan jelas, dalam 5 menit berita itu viral, hingga menimbulkan kemarahan Kalayak umum yang mersakan kebaikan keluaga Refaldi, tetangga pun semua marah dan semua berkumpul di rumah Karina saat ini.
Sedangkan karina saat ini berendam untuk menyegarkan tubuhnya, ia tidak mendengar bunyi telepon dari teman-temannya, dia juga tidak mendengar jika warga telah mengepung rumahnya, menghancurkan semua perabot dibawah, setelah cukup ia berendam iya memakai jubah mandi dengan handuk di kepalanya.
setelah keluar dari kamar mandi dia mendengarkan keributan dilantai Bawah.
"Ada apa ribut-ribut dibawah ya?? " karina bertanya dalam benaknya, lalu iya turun memeriksa kelantai bawah.
__ADS_1
"Ada apa ini ribut-ribut dirumah saya, dan kenapa kalian menghancurkan barang-barang mahal saya, saya laporkan kalian ke polis saat ini, " jerit murka Karina.
"Oh dia penjahat dalang kematian tuan Refaldi dengan keluarga nya, ayo serang wanita jala•ng itu " kata salah satu warga.
Lalu berbondong-bondong warga menyeret Karina keluar dari rumahnya, Karina tidak dikasih perlawanan oleh warga.
Kemarahan warga yang besar membuat Karina mersakan penyerangan hingga hampir tewas, kepalanya terluka parah akibat batu yang dilemparkan warga, beruntung sebuah mobil polisi menyelamatkan Karina, dan berusaha melindungi tubuh Karina yang sudah telan•jang bulat akibat penyerangan warga yang bertubi-tubi.
Tubuh Karina dibawa kekantor polisi dengan keadaan babak belur tubuhnya dibungkus korden rumahnya yang dia ambil oleh polisi setelah menyelamatkannya dari masa.
Didalam mobil Karina syok dengan keadaan nya saat ini, ia baru sadar jika semua yang terjadi kepadanya tadi malam adalah kenyataan dia sangat menyesali perbuatannya, selama 1 jam diperjalanan ia menangis meratapi nasibnya. hingga sampai kantor polisi dia tidak sadarkan diri.
Setelah 15 menit ia tersadar saat ini tubuhnya ada di dalam jeruji besi dengan keadaan mulutnya sudah stroke karena efek obat telah bekerja, ia telah menggunakan baju tahanan, setalah ia sadar, ia diintrogasi oleh polisi, karena dalam keadaan mulutnya stroke polisi tidak banyak menginterogasinya, karena bukti-bukti sudah lengkap dan ia dijatuhkan hukuman mati.
^^^~To be continued^^^
Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh emak Liana 🙏🙏🙏
Jangan lupa
Like👍
komentar🗣️
Hadiah🎁🌹☕
Vote 🔥
__ADS_1
Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.
Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini