Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
Pembalasan Jenita End


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


Jika Taksa dan Qiana sedang meributkan masalah DP, maka tidak dengan Jenita. sesuai dengan perintah Qiana, saat ini jenita di turunkan di tengah jalan yang sepi dengan tubuh dibalut kain tipis tembus pandang, kain itu tak membuat tubuh Jenita tertutup malah percuma menggunakan kain itu sebagai penutup tubuh nya.


"Hey bukanya itu si jalan yang sedang Viral di dunia maya"


"Benar itu Jenita si penggoda pasangan orang yang tega membunuh adiknya sendiri"


Teriakan satu orang membuat perhatian semua orang yang melihat Jenita mengalikan perhatian kepada gadis yang ketakutan.


"Hahahaha mungkin dia frustasi sebab kejahatan nya sudah diketahui publik."


"Makanya sekarang ia merasa tidak laku... dan berniat mencari mangsa dengan telanjang seperti itu"


"Bahaya ini jika suami kita melihat bodynya yang menantang, dan merebut suami kita... ayo seret dia kekantor polisi teman-teman"


Jenita yang melihat masa emak-emak dan orang-orang sekita panik ia berlari sekuat tenaga tanpa alas kaki,


Karena kebrutalan si emak-emak, kain tipis nya ditarik pada bagian dapurnya itu robek..


saat ini tubuh bagian bawah nya sudah telanjang bulat, sedang kan di bagian bakpau masih di pertahankan oleh tangannya.


Jenita lari sekuat tenaga, tapi naas ia tertangkap oleh warga, lalu dikeroyok oleh banyak warga yang berada di sana,


"Woy kenapa kau tonjok aku" kata si warga A


"Aku tidak menonjok mu, aku menonjok wanita jahat itu." kata si B


"Kau tak mengaku rupanya" kata si korban, karena tak terima dia si pelaku tak mengakui, si B langsung membalas tonjokan si A,


Suasana semakin genting akibat balas membalas dua orang yang saling tonjok hingga terjadilah rantai perkelahian antara kubu A dan kubu B


Ketika di lerai, Meraka bukannya berdamai yang ada orang melerai yang terkena jurus pamungkas si A dan si B, jadi semakin lama perkelahian di sana seperti tawuran para emak-emak dan para bapak-bapak memisah istri nya🤣 , ada juga yang ikut berantem sebab istrinya di pukul sama sumi pihak lawan dan si bapak tak terima istrinya dipukul ia memukul suami pihak lawan.


Sedangkan nasib Jenita saat ini berada di bawah kaki mereka, ia diinjak-injak Sampek lebam dan luka-luka hingga wajah mulusnya membengkak dan biru-biru jika saat ini jenita melihat cermin ia langsung pingsan .


Ia berusaha keluar dari kerumunan itu, dengan cara merangkak perlahan-lahan dari kerumunan orang yang tawuran gara-gara dia.


Wajah babak belur, benjol sama benjol sini, telanjang pula, kasian sekali bakpau di Jenita gondal gandul tak di bungkus.


Jenita mengumpulkan kekuatan terakhirnya untuk melarikan diri dari gerombolan masa,


Ia mengambil plastik kresek hitam di tanah untuk menutupi daerah bawanya,

__ADS_1


Jenita kabur tanpa disadari oleh gerombolan itu.


Tapi naas nasib jenita memang sangat buruk hari ini, keluar dari kandang singa masuk kandang macan, ketika melarikan diri dengan jarak 10 M, tubuh nya disergap oleh satpol PP.


"Astaga man body wanita ini mantap" kata pak satpol PP..


"Bener lu... sayang ya fisiknya sempurna tetapi gila," kata tenan sesama Satpol-PP


"Ia jika bukan orang gila ngapain coba keliaran di jalan dengan telanjang seperti ini" mereka tidak bisa mengenali wajah Jenita sebab wajahnya sudah babak belur.


"Kulitnya bersih aku yakin dia bukan orang gila, apa dia jadi simpanan kepergok istri sah sedang main sama suaminya, langsung digebukin Sampek lari terbirit-birit lupa sama bajunya"


"Bisa jadi, tapi dari reaksinya dia yang mengamuk pas kita tangkap itu seperti orang gila"


"Kita Bawak kemana wanita ini, kau Carikan baju untuk nya , mataku ternodai melihat keu sarang semut yang menggoda"


"Hus.... lu mau sama istrimu di rumah si Otong langsung dipotong"


"Ya jangan lah ini masih pagi sudah ada kegaduhan di wilayah ini, ayo kita bawa ke markas saja wanita ini sapa tau ada keluarga yang mencarinya"


"Kau benar, jika ketauan kita menikmati surga dunia meski cuma Dimata bisa habis ditangan istri kita, sebab istriku tuh tadi pas mau berangkat ngomel-ngomel Mulu nyumpahin si artis cantik siapa tuh namanya Je je siapa aku lupa , Sampek telingaku mau copot mendengar celoteh si emak di rumah "


"Jenita Mille Na maksud mu, istriku juga gedek baca berita di TV dan di media sosial, istriku bentak-bentak aku tadi pagi sampai aku ke selek pisang goreng utuh , dia ngomel kayak gini "


"Hahahaha..." istriku lain lagi dia Sampek ikut group pembasmi pelakor, katanya apartemen dan rumah artis itu di penuhi polisi, wartawan sampai warga yang marah kepadanya melebihi kerumunan pembagian sembako gratis"


Jenita yang mengamuk sebelum langsung seperti tikus got yang terkena siram air, ia tak melawan dipegangi oleh kedua satpol PP tadi,


"Astaga wanita ini ngompol"


"Aku yakin 100 % wanita ini gila , ayo kita antar dia ke Rumah Sakit Jiwa"


Bagaimana tidak ngompol sebab Jenita ketakutan hampir mati mendengar dari kedua orang itu tentang kelakuannya yang sudah terbongkar, konyol rasanya, sebab ia bersyukur jika saat ini wajahnya saat ini babak belur dan tak di kenali orang.


*


*


*


~Flashback


Setelah Qiana dan rombongan nya keluar dari ruangan eksekusi Jenita, Aruna langsung bekerja, ia langsung menyebarkan berita tentang kekuatan Jenita di balik layar kesuksesannya.

__ADS_1


Dan sebelum melepaskan Jenita, Aruna kembali membeberkan kejahatan Jenita kepada para wanita dan istri-istri yang suaminya rebut meski nama-nama pria yang menjadi teman kencan Jenita di samarkan, tetapi banyak yang mengetahui identitas para pria itu meski melihat postur tubuh nya.


Dan untuk keluarga Jenita saat ini menutup mata dan telinga, semua orang sembunyi dari keramaian dan pasar saham group Na turun dan hampir bangkrut.


Sedangkan untuk orang tua Jenita berserta kakek merasa sedih atas kematian putri bungsunya yang ternyata tiada di tangan putri sulungnya,


Mereka sedih sebab selama ini tidak menyadari kelakuan putri mereka dan mereka merasa bersalah sudah memanjangkan Jenita, tanpa mereka sadari selama ini putri polosnya menjadi monster yang sangat menakutkan.


~Flashback off


*


*


*


Sedangkan di Vila Qiana saat ini Qiana berada di pangkuan Taksa,


"Sayang saat ini wanita itu dibawa ke rumah sakit jiwa sebab di kantor satpol PP ia ngamuk ngamuk tak karuan " Taksa sambil memijat lembut perut Qiana.


"Sungguh enak banget pijatan mu hubby, kau tau darimana memijat perut memutar searah jarum jam tapak profesional"


"Aku mempelajari dari internet, jika kau menyukai pijatan ku makan pijatan ku di seluruh tubuhmu akan lebih nikmat dari ini dan aku akan lebih mempelajari gaya memijat yang akan membuat mu ketagihan sampai kau meminta nambah sendirinya" dengan tatapan mesum


"Dasar mesum" Qiana mencubit pinggang Taksa.


"Pasti tangan mu sakit ya sayang, tadi kau memijat si Jery kelamaan,"


"Bisa tidak suruh si Jery murah ketika di pijat 30 menit"


"Aku pun heran dengan si Jery sayang, biasa nya aku pijit gak Sampek 1 jam, entah karena yang memijit adalah tanganmu mungkin ia menikmati dan meresapi hingga ke ubun-ubun.... nanti lagi ya sayang"


Qiana yang melihat ekspresi wajah suaminya keenakan langsung mencubit pinggang suaminya lebih kencang dari tadi.


"Auh .. sayang.. sakit.. perusahaan Na dalam 3 hari pasti gulung tikar, apa yang kita lakukan untuk perusahaan itu"


"Sayang bisakah kau membelikan perusahaan itu untuk ku ?" dengan wajah menggemaskan


"Apapun untuk mu honey" Taksa yang mendengar istrinya memanggil nya sayang dengan wajah menggemaskan langsung menyetujui keinginan istrinya itu.


^50 Komentar untuk bab ini aku up lagi hari ini ... terimakasih sudah mendukung karya Liana... maaf tak membalasnya satu persatu.


^^^~To be continued^^^

__ADS_1


__ADS_2