Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
kegaduhan di Mainson


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


Setelah melewati hari yang sangat panjang akhirnya mobil Taksa sampai di Mansion, semua penghuni berbaris rapi dan juga ada beberapa dokter yang dibawa oleh dokter Dion, mereka siap membantu tuan mudanya.


"Ada apa rame-rame Disni??" tanya Taksa.


"Tuan kami mendengar jika anda terluka, dokter Dion dan timnya siap mengobati luka anda" paman Desmond merasa ngeri melihat wajah tampan Taksa.


"Pulanglah Dion, aku tidak mau ada yang menyentuh wajahku ini"


"Luka mu nanti infeksi" dokter Dion menasehati.


"Pokoknya jangan ada yang menyentuh mukaku, asal kalian tau luka ini adalah tanda cinta dari calon istriku ku, aku tidak ingin ada seorang pun memegang bekas tangannya , biar aku yang mengobati sendiri"


Semua orang terbengong, mana ada tanda cinta hingga babak belur, pikiran negatif meracuni seluruh isi Mansion ini.


"Huuuu... huuuu ... tua apa yang sakit, sekarang anda ikut dokter Dion kerumah sakit, saya akan menyiapkan keperluan anda" paman Desmond menangisi tuan mudanya.

__ADS_1


Tidak sampai 5 menit drama diruang tamu, seorang kakek tua masuk sehat sekita usia 70 an, kakek tua ini memasuki ruang tamu Mainson taksa, ia mendengar dari paman Desmond jika Taksa terluka, ia sangat menghawatirkan cucu satu-satunya itu.


"Astaga Taksa kenapa wajah tanpan mu jadi seperti ini, bilang sama kakek kakek akan menghajarnya, kakek hampir pingsan mendengar mu terluka, dimana sabuk hitam taekwondo mu, kau membuat kakek malu saja" gerutu sang kakek, ternyata kakek tua itu adalah tuan besar WU, bukannya prihatin sang kakek malah mengomel.


"Ah ada drama apa disini, sudah tidak punya kerjaan kalian, dan kau Dion kau datang kesini malam-malam sampai Bawak pasukan untuk apa" tanya Taksa menghiraukan kakeknya yang mengomel karena cucunya kalah bertarung.


"Tadi Mulin menelpon ku agar stand bay di sini, katanya kau luka parah, sepertinya tubuh mu tidak apa-apa tuh, cuman kau butuh ronsen kepalamu aja" ucap dokter Dion


"Hey aku tidak apa-apa, dan kau Mulin sejak kapan aku menyuruh mu memanggil dokter satu tim seperti ini, kau tidak punya kerjaan"


"Maaf saya lancang tuan, saya takut anda kenapa-napa, karena semenjak anda keluar dari ruang VIP, sikap anda berubah, anda tertawa bahagia dalam keadaan babak belur seperti ini, dan anda bilang kepada saya anda baru saja jadian dengan nona Qiana, maaf tuan jangan tersinggung, meski saya tidak pernah pacaran, tapi mana ada kekasih memukul pacar barunya, dan anda juga membuat kehebohan di pesta, saya mendengar percakapan tuan muda dan tuan Colvis di telpon bahwa anda meminta tuan Colvis mengirim kapal pesiar mewah dalam jangka waktu 5 menit, saya prihatin atas yg menimpa anda tuan" jelas Mulin panjang lebar.


"Dengar menjelaskan ku semua, aku bahagia karena sebentar lagi kalian akan memiliki nyonya, dan kau Mulin aku meminta Colvis mengirim kapal pesiar itu untuk taruhan ku dengan Qiana, jika dalam 10 menit aku tidak bisa memberikan kompensasi nya atas pencurian satu ciuman darinya, aku disuruh enyah dari hadapannya selamanya, dan aku memberi tantangan kepadanya jika kapal itu sampai 5 menit ke danau itu Qiana harus menjadi kekasihku, overall aku menang dari Qiana, meski aku harus mendatangkan kapal pesiar mewah yang lainnya dalam waktu satu Minggu untuk mengganti kapal Colvis yang aku ambil, pintar kan aku, dan untuk pukulan ini ya ini lah yang aku terima sebab aku mencium nya lagi dan hampir lepas kendali, di jeri sudah GK tahan pengen rumah nya" tanpa beban menceritakan kejadian tadi.


" BUK " kakek pingsan akibat kelakuan cucunya yang ajaib itu, demi apa si kakek bisa pingsan gara-gara Taksa mengencani cewek kayak berbisnis, kakek serti kejatuhan baru yang besar, dimana gen pemikat keluaga WU saat ini.


"Hey kau bantu kakek ke kamar, ada untungnya kau kesini Dion , jadinya aku GK usah nelpon-nelpon dokter untuk si kakek" ujar Taksa enteng, Doni dan yang lain syok mendengar penuturan Taksa, mereka yang muda aja seperti ingin mati berdiri mendengar perjuangan Taksa mengejar cinta, apa lagi kakek yang tua pasti pingsan ditempat.

__ADS_1


...* * * *...


Setelah 10 menit kakek sadar


"Dimana Taksa" tiba-tiba kakek sadar mencari cucunya yang duduk di atas sofa dengan santai.


"Jangan teriak-teriak kakek nanti darah tinggi mu naek dan kau akan pingsang lagi"


"Ya tuhan anak ini.... kakek tau kau dalam masalah saat ini, baru 1 bulan yang lalu kakek tau rahasia mu sebenarnya tidak berkencan dengan wanita Taksa, kakek janji akan mendampingi kau untuk berobat agar sembuh, kau jangan ngarang cerita ... huu huu, sebab itu kakek sering membawa Jenita kehadapan mu agar Jery mu bangun Taksa, kakek membawa wanita super seksi untuk memancing burung mu beraksi, sapa tau kau dipaksa dekat dengan gadis seksi burung mu memberi sinyal" nangis lah si Kakek


"Dulu Jery memang mati suri kek tapi dua Minggu yang lalu aku menghindari kakek dan Jenita, ditengah jalan aku dihadang 25 perampok, waktu itu aku kurang tidur karena lembur dan pusing dengan tingkah kakek yang selalu membawa badut kesini. di tengah pertempuran itu aku ditolong oleh seorang gadis cantik mengalahkan penjahat, "Taksa menceritakan panjang lebar tentang pertemuan nya dengan Qiana dan menceritakan kehebatan Qiana, dan tak juga menceritakan kisah malam ini pada kakeknya.


"WAOW" .. amazing ... kau pintar dalam memilih pujaan hati cucuku... dan selera si Jery itu kelas atas, bagus kau ikat wanita itu, jika perlu bawalah ke pelaminan mu, kakek tak sabar menimang cicit, dan wanita tangguh adalah wanita yang paling pantas mendampingi mu, status gadis itu tak penting, yang penting saat ini ia dalam keadaan singgel, dan aku ingin bertemu cepat-cepat dengannya.


"Tunggulah kek, aku akan membawanya kehadapan mu, tapi sepertinya aku butuh waktu untuk menaklukan singa cantik itu, dan kau jangan khawatir, Jery saat ini dalam keadaan sehat, dia selalu terbangun jika aku membayangkannya saja, tadi saat aku mencium bibir manisnya, Jery berdenyut nyeri, minta di bebaskan, aku sampai merasakan tubuhku panas dingin akibat nafsuku kepadanya." jelas Taksa fulgar alias tak tau malu.


"Ok ok ok nanti kakek mengirimkan Video S*x untuk mu agar kau tidak kesusahan mempelajari satu itu, agar kau tidak mengecewakan istrimu," timpal kakek, kakek sama cucu sama saja, mereka tidak tau jika saat ini ada seorang gadis yang susah memejamkan matanya akibat ulah ajaib Taksa.

__ADS_1


๐ŸŽ‰๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ฑ Dirga hayu Indonesian ku, semoga ulang tahun yang ke 76 ini , bumi kita bebas dari covid 19 dan kita rakyat Indonesia terbebas dari pandemi yang mebawa kita ke dalam perekonomian yang semakin memburuk,


^^^~To be continued^^^


__ADS_2