
...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...
...~•^HAPPY READING^•~...
...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...
Abraham memandang laki-laki tanpan dengan intimidasi.
Sedangkan Taksa membalas pandangan Abraham tak kalah sengit dan permusuhan yang amat kental, bahkan tengah hutan tropis ini serasa di musim dingin..
Senyum iblis Abraham tercetak di bibirnya, dua laki-laki yang bertolak belakang itu berdiri sejajar dengan percaya diri tinggi.
Bagaimana tidak di bilang bertolak belakang karena sifat dan karakter mereka sangatlah berbeda.
~Jika si Taksa terkenal dengan sifat nya yang pendiam dan dingin tetapi didalamnya ia penuh akan kasih sayang yang berlimpah, apa lagi pada sang istri tercinta, Taksa merupakan suami idaman banget akan kesetiaan, Taksa juga adalah seorang pengusaha yang memegang kendali akan bisnis yang bersih tidak bercampur tangan dengan dunia gelap, dengan dukungan tim yang sangat solid dan tak tertandingi, Taksa mendapatkan kejayaan nomer satu di Asia, di seluruh dunia Taksa adalah orang terkaya nomer 5, wow bukan berapa banyak si Abang Taksa mempunyai uang, author mah kagak bisa menghitung nantik nih mata malah bintitan meng-halu uang yang entah berapa nominal nya.
Meski Taksa pembisnis bersih ia biasa kejam bagi musuhnya yang berusaha mengusik ketenangan seorang Taksa, dengan kepintaran dan kekuasaannya di bidang bisnis ia dengan mudah menggulingkan sebuah perusahaan besar yang berani menyingung nya, ia juga tak segan-segan menghancurkan orang orang yang bermain main dengannya hanya dalam hitungan menit sampai.
~Sedangkan Abraham Xander sikapnya yang ramah tamah kepada siapapun dan Casanova kelas terasi yang selalu menebar pesona pada kaum hawa, Abraham adalah sosok setia jika sudah menemukan pasangan yang dia cintai sungguh sungguh dan Abraham tipe susah jatuh cinta, menurutnya semua hawa yang memiliki jurang kenikmatan di bawah perutnya adalah tempat penyalur napsu belaka.
Senyum yang selalu ia sematkan membuat semua orang merasa jika Abraham adalah orang yang Humble, Tapi di balik senyumnya seorang psikopat yang sangat kejam, Abraham akan menjadi dirinya jika di markas dan di depan musuhnya, kecerdasan nya di dunia mafia amat sangat di takuti.
Bak susu dan kopi... para pembaca gue lebih setuju mana Abang Taksa sama AA' Abraham.
Masih dengan tatapan sengit terkunci di kedua mata laki-laki mengintimidasi lawannya.
"Begini mafia nomer satu di Asia sedang menyambut tamu" ucap Taksa dengan nada remeh, memulai perbincangan.
"Gubuk ku reot mungkin langsung roboh jika di masuki orang terkaya di Asia masuk kedalamnya" balas Abraham.
Taksa tanpa basa basi lagi langsung mengatakan tujuannya datang ke tempat itu "Aku tidak ingin berbasis basi, aku ingin kau kembalikan milikku yang berharga."
"Hahahahaha, sabar bro, elu datang kesini meminta milik mu kembali, gue rasa selama hidup Abraham Xander tidak pernah mengambil milik orang, jika itu benar gue ingin mengambil milik orang tak akan pernah gue kembalikan lagi" ucap Abraham sambil mendongak ke atas.
"Kau sudah mengambil milikku yang berharga X, jika tidak gue habisi kamu sekarang juga, Jagan coba kau bermain main denganku tuan Abraham Xander, jika urusan yang satu ini aku tak akan pernah mengalah" ucap Taksa geram, ia sangat yakin bawa laki-laki ini tidak tau jika ia memiliki hubungan dengan Qiana, karena kejadian Qiana menghilang setelah keluar dari kediamannya.
"Wihh... kau gaya amet mau ngabisin nyawa gue di kandang gue sendiri, kamu tidak takut tidak bisa pulang ke singgasana mu tuan muda WU, dengan anak buah kaum hawa macam ini, apa jangan jangan kau menjadi ingin mengolok ku Bapak Kartini" ejek si Abraham.
Mendengar ucapan sang bos anak buah Abraham langsung tertawa ngakak "Hahaha hahahaha hahahaha"
"Bos wanita yang pakek baju putih itu sungguh seksi..." Ucap salah satu anak buah Abraham memandang Zia dengan tatapan mesumnya ... lalu ia bersiul "Suwiiwit"
Tangan Zia Langsung mengarahkan pisaunya ke paha orang yang bersiul tadi "Seret"
"Ahh" erang anak buah Abraham.
__ADS_1
"Gue benci dengan orang hidung belang, jika kau macem macem, gue tidak segan segan melempar pisau itu tepat pada batang karatan mu" Zia Langsung mengeluarkan mode siaganya, entah berapa banyak Zia membawa pisau kecil di tubuhnya sehingga wanita itu mengeluarkan pisau baru lagi di tangannya, bahkan membuat semua orang yang merasa hidung belang langsung memegang ***** mereka, sungguh wanita sadis bukan.
"Wow kau berani nona, kau tak segan segan menyerang anak buah kami di depan mata kami, kau tak takut mati rupanya" Ucap Omar asisten Abraham.
"Bahkan aku berani menjajal semua Batangan kalian di sini Sampek habis, nyawaku hanya milik nona ku, kalian tak berhak menghabisi ku, dan percayalah jika sampai nona kenapa Napa di rumah kalian aku akan meluluh lantakkan tempat ini beserta manusia-manusianya" ucap Zia dengan pandangan bengis.
Taksa mendengar anak buah istrinya itu merasa puas dengan ucapan Zia.
"Sombong sekali kau wanita, pisau mu akan patah untuk memotong semua burung perkutut kami, sebelum itu terjadi kau akan menjadi santapan lezat kami para pejantan tangguh" ucap Omar meremehkan Zia.
"Kata siapa aku hanya bawa dua Pisau" ucap Zia, sambil membuka jasnya.
"Wow kau ingin bermain ranjang dengan ku nona, Jangan buka dulu disini, yuk kita selesaikan di kamar" ucap Omar meliahat Kanzia seperti ada itikat menggoyang ranjang dengannya, bahkan popoknya sudah terasa penuh.
Bukan isi kencing atau pup, tetapi TITITnya lagi bangun.
Tapi sayang sayang, si Zia membuka kancing jasnya ia memperlihatkan semua bekal yang ia bawak dari rumah.
Sepuluh pisau berjejer rapi di dalam jas, saat ini Zia seperti pande besi berjalan, dua pistol bertengger di pinggangnya.
Semua orang yang melihat nya langsung tercengang, karena gadis berbaju putih itu membawa bekal yang sangat banyak, Bahakan ada beberapa pihak lawan langsung begidik membayangkan semua pisau itu menyunat ***** milik mereka, sungguh wanita yang sadis bukan.
" Wow kau membawa tukang masak kesini tuan muda Taksa, begitu kah pengusaha bersih ini mencari anak buah, tapi aku Menang jumlah, pulang lah, rumahku belum bersih untuk di injak oleh mu, dan aku menginginkan wanita itu" ucap Abraham to the poin ia mengerti Taksa ingin menjemput Qiana.
Taksa yang mendengar laki-laki lain menginginkan sang istri, amarah cemburuan nya mencuat, ia langsung memukul Abraham. "Buk" tonjolan itu langsung mengenai wajah si ketua mafia itu.
"Wow kemampuanmu sangat meningkat Taksa" ucap Abraham, lalu ia bangun dan "Buk" Abraham membalas rindu Abraham.
Sekarang giliran Taksa yang terhuyung. "Tuan... Taksa" panggil Mulin dan Colvis.
"kau membawa asisten mu yang seperti boneka, dah sabat bodoh mu itu, mari kita bertarung sesama lelaki" tantang Abraham.
"Aku tidak apa, kalian siaga satu, dan mari kita bertarung" ucap Taksa.
Mendapat perintah siaga satu anak buah Taksa langsung mengacungkan senjata kepada pihak lawan serempak. dan pihak lawan juga mengacungkan senjata pada anggota Taksa.
Sekarang formasi mereka melingkar dengan saling menodongkan senjata mereka melindungi bos mereka masing masing sehingga semua anak buah dua orang yang lagi bertarung itu tertata rapi bak pembatas untuk bos mereka yang bertarung.
"Buk" Taksa mengangkat tubuh Abraham lalu membantingnya ketanah.
Abraham bangun lalu menjegal kaki Taksa, membuat Taksa juga jatuh.
Pergulatan mereka makin sengit bahkan wajah dua laki-laki tampan itu sudah mulai bonyok.
Tak ada satupun mau mengalah sedikitpun, untung Taksa semenjak menikah dengan Qiana ia memperdalam ilmu bela dirinya. Jika tidak sudah tepar dia 4 Samapi 6 pukulan.
__ADS_1
" Bak.. Buk.. "
" Bak ... Buk "
" Bak... Buk "
Begitulah pertarungan sengit mereka, sekarang dua pria tanpan itu kotor Karan berkelahi di ruang terbuka seperti pereman jalanan saja.
Tiba-tiba dari atas teriakan seseorang membuat dua orang yang berkelahi tumpang tindih itu berhenti.
" TANGKAP AKU "
^^^~To be continued^^^
~Note
Bagaimana episode kali ini, kalian pilih Abang Taksa apa Aa' Abraham...
Jagan lupa Vote nya nih para kesayangan emak Liana, hari Senin hari Senin mudah mudahan gue mujur hari ini.
kir... kir... kir....
Gue tambah satu chapter lagi ntar malem, sekarang dinas dulu cuci rumah Sampek suci.
Jagan loh ya like dan komentar nya oke para kesayangan emak Liana keizia.
terimakasih yang sudah bergabung di grup cat gue yang GK bisa disebut grup cap malah lebih bagus di bilang grup ngerumpi.
rencana gue mau kasik nama grup NGOBRAS berhubung entu nama grup pihak NT yang ngasik kagak seperti grup WA yang tinggal tulis bahkan di rumbah sesuka jidat gue, NGObrol gak waRAS tapi malu gue sama NT.🤭
Taksa : Tumben Liana punya malu, jangan lupa loh ya para kesayangan gue vote nya, biar gue cepet Bawak pulang entuh my honey gue ya para reader , gue kasik cium jauh nih😘 .
Abraham : dukung gue ya para reader biar dapat hati Qiana, salam kenal deh dari gue.. siapa tau ntuh hati gue nyantol di hati Qiana, kan gue cocok sama ntuh hawa sama sama mafia.
lope YuYu dah..
Taksa : Kagak dari awal Qiana milik gue, ellu kan alien yang datang numpang terkenal doang disini, enak aja gue kagak terima istriku nyarik selir di hubungan kita berdua, si otor nieh penghianat nambah peran baru di rumah kita, akibat ellu buat pemeran baru si jeri kagak apel dua hari nih.
Author : Si abang Taksa mah buka aib perusahaan, ia lah bang gue tambah satu kan dari kemarin Qiana terus yang nyingkirin semut rangrang dari hidup lu, dan Kalog gakak di tambah bisa bisa lagi dikit episode nya End nie bang, auto musuh nya kan tinggal satu , happy ending dah tuh bang, langsung wassalam gue, maka dari itu dua cogan nih promosikan karya kita biar tambah maju cerita kalian.
Mulin : Jagan dulu di end Thor gue masih lajang nih , Carikan gue gandengan.
Author : tenang bang mulin gue cariin gandengan, mau kagak lu sama Suketi anaknya kakek Jo sama nenek Sabarna, biar hidup lu sabar terus kedepannya ngadepin bos somplak Luh itu.
Taksa, Abraham, mulin : 🤮
__ADS_1
Biar semangat emak up terus setiap hari
jangan lupa favorit karya ini