Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
Menuju Titik Terang


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


Sedangkan di sebuah Mansion yang awalnya ramai saat ini tengah mencekam, bahkan aura gelap di tempat ini sangatlah mencekam dengan semua orang menodongkan senjatanya kepada Qiana.


"Jangan bunuh wanita ini". perintah perintah ketua mafia itu.


"Nona aku merasa beberapa bulan ini tak mengambil misi untuk menyinggung siapapun, bahkan tadi aku mengira si botak Li membawamu untuk menambah PSK kami,"


"Berarti di tempat ini ada beberapa orang telah berkhianat kepadamu, dan mengambil misi atas nama geng kalian"


pria itu mencerna kata-kata Qiana, jika ia mengambil misi ia akan menyelidiki orang itu dulu, baru langsung merancang misi agar berhasil.


Qiana berkeliling melihat satu persatu, ia mendengar kan kata hati satu persatu anggota mafia itu.


saat ini kakinya berada di belakang laki-laki yang selalu menimpali perkataan sang bos mafia itu.


"Buk " Qiana langsung me punggung laki-laki itu.


"Nona kenapa kau memukul asisten setia ku" si ketua mafia itu marah dalam ketidak berdayakan nya.


"Kau akan tau jawabannya setelah ini," setelah Qiana memukul laki-laki itu, tubuh laki-laki itu tersungkur ke lantai yang sama dengan sang bos, laki-laki itu merasakan sakit yang paling amat ia rasakan, "Wanita sialan aku akan mencincang mu" kata laki-laki yang sebaya dengan bos mereka.


Qiana memukul titik akupuntur laki-laki itu, maka saat ini laki-laki itu merasa nyeri di bagian sendi-sendi tubuhnya,


sebelum efek akupuntur itu hilang Qiana mengapit kedua sisi pipi laki-laki itu, ia memasukkan 2 kapsul obat kepada laki-laki itu, dan dengan cara yang sama Qiana memukul punggungnya agar obat itu tertelan.


"O-bat a-pa yang kau berikan kepada ku wanita laknat?" umpat laki-laki itu.


"Hanya obat yang sama dengan tuan mu dan ditambah obat kejujuran saja"


"Apa yang kau lakukan kepada kami nona, kau mempermainkan kami ya??, kalian semua ringkus wanita ini, paksa ia memberikan obat penawar untuk kami" marah pimpinan geng Mafia.


Saat ini Qiana duduk di singgasana pimpinan geng itu, sedangkan kedua orang nomer satu dan nomer dua di geng ini sudah di dudukkan di kursi sebelah Qiana.


"Tenang paman aku jamin kau tak akan kecewa dengan apa yang aku lakukan setelah ini, perlu aku beritahu bawa laki-laki yang selama ini bertopeng kesetiaan kepadamu adalah penghianat selama ini"

__ADS_1


"Dasar wanita jal*Ng, kau berikan obat penawar untuk kami, sebelum anak buah ku, menahan dan menyiksa mu hingga ma*i,"


"Silahkan paman jika kau ingin memb*nuh dan menyiksaku, sebab penawar paman ada di sini" Qiana menunjukkan kepalanya.


"Jika aku tewas, maka selamanya kau akan seperti itu, sebab selama ini aku membuat racun dan obat tak satupun orang menemukan penawarnya"


Qiana langsung mendekat kepada ketua mafia itu, Qiana membisikkan kata-kata yang tak didengar laki-laki itu. "Tuan aku adalah orang yang menaklukan kampung mati, kau pasti tau dengan kampung itu, dan kau tau QCL teknologi, aku adalah pendiri perusahaan itu"


"Maafkan saya nona, ampuni kami jika ada kesalahan telah menyinggung anda,". sebab ia tau jika seorang wanita menaklukan kampung mati, dan betapa hebatnya perusahaan itu dalam 1 tahun menduduki peringkat pertama di bidang teknologi dan farmasi, dan wanita didepannya ini adalah wanita tak bisa disinggung dengan mudah.


Ketua itu langsung berfikir siapa nak buahnya yang telah main-main dengan wanita hebat didepannya.


"Hahahaha... sudah sudah aku capek untuk berakting selama ini" asisten atau wakil mafia itu tiba-tiba bersuara.


"Rupanya efek obatnya sudah bekerja , tuan kau dengar kan pengakuan nya, sebab yang aku minum kan kepadanya adalah obat kejujuran, barang siapa orang yang meminum obat itu maka selama 24 jam obat itu akan bekerja"


Semua orang mendengar kata-kata dari wanita yang sangat licik itu dengan seksama..


"Kenapa aku bisa jujur". laki-laki itu berusaha menutup mulutnya, karena ia juga meminum obat pelebur tangannya tak bisa bergerak,


"Hahahaha... kau ketua yang bodoh, aku adalah musuh dalam selimut mu, dibelakang mu, aku menerima uang keluaga Lu dan direktur HCL, dengan berkedok melindungi mereka, dan menerima misi apa yang mereka minta tanpa persetujuan mu, sedangkan anggota kita yang bodoh dan mengira semua perintah darimu itu dengan senang hati menjalankan tugas. "


"Orang bodoh seperti mu yang masih setia hidup di pulau tak layak seperti ini hanya untuk mengenang anak dan istrimu yang meninggal di tempat ini, hahaha padahal anakmu telah ku jual ke organisasi H, dan istrimu meninggal karena kebakaran tak bisa menyelamatkan diri dari serangan ******* yang sudah aku rencanakan untuk membinasakan mu, tapi sayang nyawamu masih bertahan dan beribu-ribu orang masih setia kepadamu, padahal rencana ku ingin kau tiada dan akulah pengganti dalam kepemimpinan mu, tapi apa kau mengalahkan ******* yang menghancurkan kota ini, tapi aku juga bersyukur kau memberi wewenang memerintah para anak buah, jadinya aku bisa merasakan kebagiaan bergelimang harta ... hahahaha"


"BRAAAAMMM" si ketua teriak marah, Qiana lansung mengeluarkan obat penawar,


"Tuan aku boleh minta sesuatu kepada anda"


"Apa nona ?"


"Berikan laki-laki ini padaku, sebab salah satu dari anak buah ku mempunyai dendam pribadi kepadanya"


"Aku lebih banyak memiliki dendam besar padanya nona, aku ingin mengulitinya hidup-hidup" wajah kejam ketua mafia itu langsung mencuat.


"Sebagai gantinya aku akan memberikan penawar ini untuk anda, anda ingin bertemu putra anda yang hilang kan"

__ADS_1


"Baik nona aku akan memberikan dia padamu" Qiana langsung memberikan penawar kepada laki-laki paruh baya itu.


Beberapa menit tubuh si ketua mafia itu langsung membaik, sedia kala.


"Mulai saat ini the king of lion, ada di bawah kepemimpinan anda nona" semua anak anggota mafia itu serempak menundukkan tubuh mereka


"Terimakasih nona sudah membatu saya, bolehkah saya menghajar laki-laki itu memberikan rasa puas saya akan pembiasan dendam."


"Silahkan"


Laki-laki itu dipukuli sampai babak belur hingga tak berdaya.


Saat ini Qiana beserta anak buah Taksa merasakan dijamu besar-besaran, ketua mafia sendirilah yang menjadi penuang wine termahal untuk Qiana, tubuh Qiana di pijat oleh para gadis di bagian lengan dan kakinya.


Bak ratu dikerajaan-kerajaan jaman dahulu, ada juga yang mengipas tubuh Qiana.


"Keluarga ku kau saat ini tak punya pendukung lagi" gumam Qiana dalam hati.


"Ini sungguh nikmat... besok besok aku akan menyuruh Taksa membelikan wine termahal untuk ku"


Dari arah luar sekitar 100 pasang kaki melangkah kedalam Mansion ini.


?


"Sayang rupanya kau sungguh menikmati suasana ini"


"Hubby ... akhirnya kau menjeput ku juga" Qiana menghampiri Taksa, saat ini ia seperti tertangkap selingkuh saja.


^^^~To be continued^^^


~Aku kasik 3 episode sekaligus nih... bagaimana para kesayangan Liana


jangan lupa like, komen dan Vote nya ya kesayangan Liana, sebab semakin banyak like , komen dan Vote, maka semakin semangat Liana keizia berjaya...


kutunggu besok ya gaesss...

__ADS_1


__ADS_2