
...^HAPPY READING^...
Suasana di ruangan itu sunyi seketika ketika Adrian Lu menarik tangan Qiana, beruntung Taksa yang selalu memperhatikan gerak gerik rival nya yang memandang lapar pada istrinya.
Taksa dengan sigap menarik pinggang sang istri agar tidak jatuh kedalam pelukan Adrian.
" Grep " perlakuan Taksa memeluk Qiana di depan umum seperti pangeran menolong sang putri, perlakuan Taksa dari baru sampai sampai saat ini menjadi sorotan semua para tamu undangan memandang kejadian ditempat ini, tak sedikit pun mengira Taksa memiliki hubungan kusus dengan wanita yang mereka baru tau hari ini sebagai pemilik perusahaan besar yang saat ini mereka berkumpul.
Seorang tuan muda Taksa menyentuh wanita terang-terangan di depan umum membuat heboh semua orang. "Jika ingin lewat mohon hati-hati tuan Adrian, jik anda tak sengaja menabrak orang maka anda akan melukai orang itu, untung saya ada disini untuk menangkap nona jika tidak, bisa-bisa bokong bohay nona Qiana jatuh Mubazir ke lantai" Taksa mengedipkan sebelah matanya genit kepada sang istri.
Pipi Qiana bersemu merah seperti kepiting rebus mendengar kata-kata Taksa yang balak-balakan menggoda nya di depan umum. "Terimakasih tuan" Qiana langsung berdiri dari pangkuan Taksa.
yang awalnya mereka mengira Adrian dan Qiana sedang memiliki kedekatan, Setelah mendengar ucapan tuan muda Taksa. Semua orang langsung mengubah spekulasi mereka, karena semua orang tak melihat tangan Adrian yang menyentuh Qiana , adegan itu hanya terjadi seperdetik, karena kesigapan Taksa menarik pinggang Qiana membuat semua orang tak melihat adegan itu,
"Kau ingin menyentuh istriku huh,,, Jagan harap itu terjadi tuan Adrian, apa yang sudah milik Taksa tak ada kesempatan lain untuk orang lain meliriknya apalagi menyentuhnya, meski hubungan kami masih di sembunyikan tapi aku Taksa akan mengibarkan bendera kepemilikan ku atas wanitaku di dunia ini." kata hati Taksa sambil memberikan tatapan dingin kepada Adrian.
penyataan Taksa membuat semua orang memahami kejadian yang terjadi saat ini.
"Maafkan saya nona tadi saya terburu-buru ingin kekamar mandi, dan tuan muda Taksa terimakasih sudah menolong nona Qiana, anda sangat perhatian kepada nona Qiana" ucap adrian yang tak suka kepada Taksa yang memandang penuh cinta pada mantan istrinya.
"Aku memang sangat perhatian kepada Qiana, karena mulai saat ini aku akan mengejarnya dan siapapun yang menyukai gadisku maka harus berhadapan denganku terlebih dahulu Tuan Adrian" ucap Taksa lantang sehingga kata-kata di dengar oleh semua orang yang berada di tempat itu.
*
*
*
Deklarasi kepemilikan yang di umumkan oleh Qiana membuat semua laki-laki yang menaruh hati pada pandangan pertama untuk Qiana, saat ini semua orang itu patah hati masal, bahkan bapak-bapak yang ingin menjodohkan putri mereka semua langsung mengurungkan niatnya, sebab semua orang di tempat ini masih ingin hidup kaya raya dan sejahtera.
sedangkan Adrian yang mendengar proklamasi kepemilikan Qiana, hatinya benar-benar mendidih, kedua tangannya terkepal untuk menahan emosi agar tak muncul ke permukaan lalu menghajar dan mengakibatkan kerugian terbesar untuk masa depan keluarga Lu "Saya permisi kekamar mandi" Adrian langsung pergi ke kamar mandi untuk menetralkan kemarahannya.
Setelah Adrian pergi beberapa menit Taksa juga pergi meninggalkan ruangan itu.
setelah perginya Taksa suasana canggung dalam ruangan itu hilang seketika.
~Sedangkan di meja Wiliam
"Baru kali ini saya melihat tuan muda Taksa mendeklarasikan seorang gadis yang ia kejar terang-terangan" laki-laki yang yang kursinya duduk di sebelah Adrian.
"Kau benar, jika aku menjadi tuan muda Taksa yang memiliki kekuasaan yang melimpah maka aku akan memepet wanita itu, dan tak akan aku lepaskan benar tuan andre." tanya salah satu dari mereka kepada asisten Adrian.
"Anda benar tuan, jika saya memiliki kesempatan dekat dengan wanita yang sempurna seperti nona Qiana, saya akan mengikat nya erat-erat di sisi saya" jawab Andre.
"kau benar banget tuan Andre,,, wanita sempurna ini cepat sekali laku di pasaran, liat orang orang di sekitar kita semua orang patah hati masal, yang laki-laki muda patah hati karena deklarasi kepemilikan tuan muda Taksa, yang perempuan pada gigit jari karena patah hati pujaan hati mereka yaitu tuan muda Taksa mereka kecantol pesona nona Qiana, dan mengakui cinta pada pandangan pertamanya." kata laki-laki yang duduk di sebelah Andre.
__ADS_1
Topik di meja bundar yang berisikan 5 kursi itu masih membicarakan tentang Qiana.
"jika mereka benar-benar bersama maka pasangan itu akan sangat serasi dan tak ada tandingannya" Wiliam menimpali.
"Sepertinya ada sudah terlambat tuan ... saat ini rival anda adalah orang yang jauh dari anda ber ribu-ribu kali lipat" kata hati Andre.
*
*
*
sedangkan di kamar mandi Adrian mencuci wajahnya sambil memperhatikan bayangan dirinya, "Dia Qiana ku, istriku dan aku akan mengembalikan apa yang menjadi milikku ketempatnya yang sesungguhnya, Qiana adalah seorang wanita yang diberikan nenek untuk ku, dan aku tau selama ini Qiana menahan semua apa yang aku lakukan kepadanya karena dia sangat mencintai ku" ucap Adrian seperti orang gila kepada bayangannya sendiri.
"Hem" seseorang berdehem agar menyadarkan Adrian dari lamunannya.
"Kau kacau sekali tuan Adrian" sapa Taksa, lalu Taksa masuk ke bilik kamar mandi.
sedangkan Adrian yang disapa oleh Taksa, perasaan yang tadi mulai mereda langsung tersulut kembali. ia saat ini menyenderkan tubuhnya di dinding bilik kamar mandi yang di tempat gunakan Taksa.
Entah apa yang saat ini ia pikirkan, hanya tuhan dan Adrian lah yang tau.
beberapa menit kemudian pintu bilik kamar mandi itu terbuka dari dalam, dan keluarlah Taksa dari sana.
"kau masih disini rupanya," ucap Taksa.
Adrian mengutarakan keinginannya "bisakah kita bicara sebentar"
"waktumu 5 menit"
"Bisakah kau menjauhi istriku Qiana" pinta Adriana.
"Sejak kapan tuan Adrian menikah, yang aku dengar kau baru akan menikah beberapa bulan lagi, dan calon mu bukanlah Qian"
"Dulu kami dijodohkan oleh nenek ku, karena sedikit kesalahan ku, Qian pergi jauh dariku " ucap Adrian.
"Pernikahan yang tersembunyi, kau sudah memiliki istri tapi mau menikah lagi tuan Adrian" pancing Taksa.
"Itu itu sebenarnya saya telah bercerai dengan Qiana, saya akan meningkatkan calon istri saya, sebab saya sangat mencintai Qiana." jujur Adrian.
"Oh hanya mantan tohhh, karena saat ini aku tau jika Qian tak memiliki status terikat dengan siapapun, maka aku semakin mantap untuk memperjuangkan nya dan mendapatkan cinta wanita itu" ucap Taksa.
"Status jandanya itu apakah diterima di keluarga anda tuan, bukannya orang seperti anda akan memilih pendamping hidup yang sangat sempurna tanpa cacat sedikitpun" Adrian sedikit mulai tidak sabar.
"keluarga ku menerima siapa wanita yang aku pilih, jika orang-orang mencemooh istriku hanya karna status jandanya, maka aku Taksa Tyaga Danendra WU akan membeli mulut semua manusia yang berani mempertanyakan semua tentang istriku di masa depan". jawab Taksa penuh tekanan
__ADS_1
Adrian yang mendengar pengakuan Taksa, kemarah nya semakin meningkat, "Anda tidak jijik memperistri seorang wanita yang pernah di pakai laki-laki lain tuan, di luar sana banyak perawan yang siap mengantri untuk menjadi istri anda dan wajah serta latar belakangnya sangat berkualitas." Adrian mencoba memprovokasi Taksa agar berpikir ulang untuk mengejar Qiana nya.
Taksa mendengar perkataan Adrian buku tangannya memutih ia ingin mencincang laki-laki kurang ajar ini sedari tadi, jika ia tak ingat semua perjanjian dengan istrinya Qiana sudah habis Adrian di tangannya pada saat mencoba menyentuh wanita nya.
Adrian yang melihat keterdiaman Taksa hatinya sedikit bersorak.
Taksa melangkah mendekati Adrian
"Dengar baik-baik tuan Adrian, dan Ingat ini di dalam otak kecil anda, jika memang Qiana sudah bekas laki-laki lain aku Taksa akan menerimanya dengan senang hati asalkan barang ku lah yang menancap di terowongan milik Qiana untuk yang terakhir kali dan selamanya, ini hanya status janda yang kau ributkan padaku, asal kau tau status Qiana tak menggoyahkan pendirian ku untuk mencintainya sebab hanya Qiana lah wanita satu satunya yang membuat hatiku berdetak kencang dua kali lipat, seandainya status Qiana seorang singel parents dan sering berbagi temapat tidur dengan laki-laki lain seperti tunangan mu itu. aku Taksa akan tetap menikahinya dan merubah nya agar ia tak pernah berpaling dari diriku, karena selama wanita itu puas di ranjang dan kita limpahkan kasih sayang maka wanita itu akan berubah setia kepada suaminya, lain hal jika seandainya Qiana memiliki seorang suami ketika aku mencintai nya maka aku Taksa Tyaga Danendra WU akan mundur dan mengubur perasaanku untuk nya sebab mencintai tak harus memiliki..."
"Dan ada satu tambahan untuk anda tuan, aku Taksa Tyaga Danendra WU siap membuang 1000 gadis perawan untuk ku tukar dengan Qiana ku" bagaimana ekspresi Adrian saat ini, ekspedisi nya pucat sperti darahnya membeku, ia saat ini tertampar oleh kata-kata yang menusuk jantung nya.
"Aku ucapkan terima kasih sudah memberi tahuku jika saat ini Qiana bukan milik siapa-siapa, agar aku tak usah mencari tau apa-apa tentangnya,,. sebab aku jatuh cinta kepada nya semenjak 5 bulan yang lalu saat aku tak sengaja melihat bidadari itu berjalan di depan mataku, dan kau tau diriku ini tak pernah mengencani seorang wanita tuan Adrian, Qiana adalah cinta pertama ku ... Plak " Taksa menepuk pundak Adrian lalu pergi dari sana.
Sedangkan Adrian langsung jatuh terduduk sepeninggal Taksa.
"cih..... hanya mantan suami saja kau banggakan, aku saja suami Qiana saat ini yang sudah mengobrak Abrik pabrik susu dan terowongan nya saja gak segila lu ,,, kau pun tak pernah merasakan nikmatnya tubuh istriku sudah kau bilang bekas ... huh" gerutu Taksa di lorong kamar mandi.
"TERIMAKASIHNYA ATAS LIKE DAN VOTE NYA KAKAK KAKAK CANTIK DAN GANTENG GANTENG, KHUSUS EPISODE KALI INI LIANA PANJANGKAN ISINYA... SIAPA YANG MINTA NAMBAH NIH?? "
^ SEDIKIT DRAMA^
Taksa : " seneng Luh Thor dapet Vote banyak... bagaimana Gue keren kan tadi ngomong sama rival Gue "
Author : " Iya bang Taksa , cih lu bang Taksa, sudah lupakah bagaimana lebay nya dirimu pas mengobrak Abrik terowongan Kasablanka milik Qiana ,?"
Taksa :" Kau nyebelin Thor.. kemarin lu jual namaku untuk mendapatkan Vote dari para pembaca, sekarang giliran gue ribut Ama rival lu malah menyinggung aib Gue,,, tau gak lu... jika Gue Taksa harus keren dalam mengalahkan para pembinor itu, termasuk si jelek Adrian itu."
Author :" yaelah si abang kalog lu dapet Vote kan lu yang untung menjadi terkenal... mau Luh gue kasik Qiana sama Adrian , dan si Jery itu jadi barang karatan seumur hidup...
lu lupa bang jika Liana adalah penentu takdir hidup mu di karya ini .. hah..."
Taksa: " Ya janganlah Thor... jika Qiana lu kasik Adrian , si Jery puasa lagi dong... ok .. ok.. gue bantu promosiin nih karya lu.. hay para reader kesayangan Taksa Jagan lupa like, komentar nya, hadiah serta Votenya buat kehidupan kedua sang putri, biar Liana gak ngambek lagi sama gue, lalu memberikan jodoh ku pada orang lain , dan perjalanan asmara Taksa dan Qiana harmonis kedepannya, alias di tulis sampai habis. "
Taksa : "gue pastikan Liana up lagi entar sore Kalog dapet Vote 50 nih... hahahaha, "
author: nah gitu dong bang..... ini baru cakep lu bang, para pembaca bilang tuh sama bang Taksa , Janan ngelunjak lu bang minta 50 vote, 50 vote itu banyak banget, Liana mah GK pernah ngebayangin Vote segitu banyaknya, takut jatuh entar sakit.
Taksa : " dasar Liana penghianat istri Gue Luh mau kasih orang "
Qiana : " jika kalian ribut Gue tembak ni semua " Ancam Qiana
semua orang : " kabur "
^^^~To be continued^^^
__ADS_1