Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
pembalasan Kanzia 2


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


semua anggota Qiana memandang geram apa yang diucapkan wanita tak tau diri itu, aura membunuh Kanzia langsung kepuncak


~ flashback tentang Salsabila ara bella/ Kanzia casia


salsa adalah putri kedua dari pasangan refaldi dan Rosalina.


Refaldi adalah memiliki usaha yang lumayan maju meski perusahaan itu tergolong perusahaan kecil, keluaga refaldi dan Rosalina sangat bahagia dengan adanya kedua putrinya yaitu sesa dan salsa, keluaga itu berduka 5 tahun yang lalu ketika kematian Rosalina akibat kecelakaan,


Dan keinginan terakhirnya meminta suaminya menikahi sahabatnya karina yang berasal dari kampung 1 bulan sebelum kecekatannya, karena permintaan terakhir istrinya Renaldi menikah dengan Karina.


Pernikahan Karina dan Renaldi bertahan cuma selama 3 tahun karena kematian Renaldi akibat serangan jantung.


Setelah ayah mereka meninggal hidup sesa 22 tahun dan salsa 21 tahun sangat menderita, hidup mereka bagaikan pelayan dirumahnya sendiri, perusahaan peninggalan orang tua nya semakin lama semakin merugi hingga 6 bulan yang lalu perusahaan keluarga mereka bangkrut.


Keadaan itu membuat prahara besar di kehidupan kakak beradik itu.


dimalam itu sang kakak Sesa mengajak sang adik pergi dari rumah mereka, tetapi naas nasib buruk menimpa dua bersaudara itu tepat malam itu ibu tirinya mebawa beberapa preman menangkap putri sambungnya yang berniat melarikan diri dari mereka.


"Anak-anakku sayang berhubung perusahaan peninggalan orang tua kalian bangkrut dan membutuhkan biaya untuk melunasi hutang perusahaan terpaksa aku menj**l kalian kepada mereka" kata Karina tanpa belas kasih


"Mama kau boleh menj**l ku tapi jangan adikku salsa biarkan aku pergi" mohon Sesa. diiringi tangis sang adik


"Kalau m*****l mu saja utang kita tidak akan bisa lunas, terpaksa aku harus menjual kalian

__ADS_1


"Mama biarkan kakak pergi, j**l lah aku saja, nanti aku akan berusaha melunasi hutang kita" kata salsa


"Apalagi cuma menj**l mu aja salsa, sifat mu yang tidak anggun suka berkelahi lebih baik kakakmu yang lemah lembut dan anggun itu aku j**l" ketus Karina


"Bawa mereka semua sekarang, agar tidak mencurigakan aku sudah menyiapkan mobil pick up yang berisi sayuran kalian ikat kencang-kencang kedua gadis kecil ini agar tak bisa bergerak" kata Karina, karena di komplek tempat ia tinggal harus melalui pengecekan jika keluar masuk perumahan itu.


Kedua gadis itu diikat kuat di masukkan ke mobil pick up yang beri sayuran di sekitar tubuh mereka, diatas kepala mereka tertutup terpal agar tidak ketahuan.


Sepanjang perjalanan merek berusaha melepaskan ikatan mereka ketika di sebuah jalan sepi perbukitan tiba-tiba Sesa mendorong salsa agar jatuh diperumputan pinggir jalan agar tidak terlalu melukai tubuh sang adik.


"Maaf kakak adik kakak harus mendorongmu agar kita tidak sama-sama hancur, biarlah kakak yang melunasi hutang kita, nanti kakak akan mencari mu" kata Sesa sebelum mendorong adiknya perlahan,


Karena mulut dan tangannya masih Terikat, salsa tidak bisa mengelak dorongan sang kakak, dan posisi jalanan tanjakan supir didepan tidak menyadari bahwa salah satu gadis yang mereka bawa melarikan diri.


Karena dorongan Sesa cukup kuat membuat tubuh Sasa jatuh terguling-guling ke dasar jurang yang tidak terlalu dalam, membuat kepala gadis itu terbentur batu yang mengakibatkan pingsan selama 2 hari.


Sebelum memasuki rumah di sembunyi di kebun kosong sebelah rumahnya iya melihat warga sekitar pergi melayat.


"Kasian nasib kelurga buk Karina ya, sekarang ia menjadi sebatang kara", kata seseorang warga


"Iya kau benar, kasian almarhum Sesa diakhir hidupnya malah mendapat kematian yang sangat mengerikan" jawab warga lainnya.


"Padahal selama hidup keluarga pak refaldi adalah keluaga dermawan, kenapa nasib si sulung mengenaskan seperti ini meninggal karena pemerko**an yang bertubi-tubi, kabarnya ia dan adiknya bersama pada saat kejadian itu, jika melihat keadaan sang kakak gimna ya keadaan sang adik, karena keluaga cuma menemukan baju adiknya saja tapi tidak menemukan tubuh sang adik" imbuh warga lainnya.


Bak disambar petir salsa tertunduk menangisi mendiang kakaknya.

__ADS_1


setelah pemakaman kakaknya usai ia datang ke kuburan kakaknya menangis histeris hingga tak sadar jika dari jauh karina melihat salsa, ia menelpon anak buahnya untuk mengejar salsa hingga kejadian di bawah bukit Vila Qiana itu terjadi, dan lahirlah sosok baru saat ini Kanzia casia.


~flashback off


...* * * *...


Kembali kepada saat ini.


semua orang yang berada di mobil itu memancarkan aura kemarahan sangat kuat setelah mendengar percakapan Karina dengan laki-laki selingkuhannya saat ini .


"Mereka semu bo**h dengan sandiwara ku selama ini, sahabatku yang malang salah siapa hidupnya lebih beruntung dariku, jika kita masih sama-sama miskin aku tidak akan memb***hnya dengan memutus rem mobilnya, dan untuk suamiku tercinta itu, dia yang selalu mencintai istrinya, dan menganggap ku baby siter anak-anaknya saja, dia juga tidak pernah menyentuhku, hingga aku bertemu denganmu, aku mendapatkan kebutuhan sek***l darimu dan laki-laki itu tidak tau setiap hari aku meracuninya, hingga ia tiada, sebenarnya aku ingin memelihara dua anak ini untuk melayaniku selama hidupnya karena mereka semua penghalang untuk menguasai harta mendiang suamiku, maka keputusan ku berubah aku memberikan mereka kepadamu, tapi sayang si bungsu itu sampai sekarang belum m**i, dan dia tau kejahatan ku terhadap kakaknya" ucap Karina setelah menyelesaikan adegan seksnya.


"Aku sudah mengerahkan anak buah ku selama ini, mereka tidak akan kembali sebelum mendapatkan putrimu itu, ayolah sayang sekali lagi aku belum puasa jika cuma sekali" kata laki-laki berotot khas pereman itu yang usianya sekitar 55 tahun.


"Kau selalu kuat dan jika tidak cukup dengan sekali kita bercinta sayang, tapi aku takut polisi menemukanmu dan memenjarakan mu sayang, aaahhh.... kau terburu-buru m*******nya


sa-yang ahhh....." kata Karina sambil mendesah karena sang lelaki mengulangi adegan uwu uwu mereka


"Karena kau n****t sayang.... aku tidak akan tertangkap sanyang karena aku salah satu penguasa kampung mati, polisi saja jika masuk ke tempat kita mereka tidak akan pernah kembali" imbuh sang lelaki


"Stop disana sudah saatnya kita memb***i habis dua orang ini bagaimana menurut mu Kanzia???"


"Saya ingin me*****pkan laki-laki yang sudah me****i kakak saya dan untuk wanita h**a itu saya ingin merusak mentalnya, saya ingin dia m**i perlahan, dan biarkan wanita itu menerima kemarahan publik nona, karena untuk wanita h**a itu kematian adalah hal termudah ia dapatkan" kata Kanzia


"Permintaan mu aku kabulkan, pegang pedangmu kuat-kuat, dan untuk kalian kecuali Xiever tetap di mobil, karena setelah urusan ini kita punya babak ke dua, Xiever, Kanzia dan aku akan masuk sekarang, sudah cukup kesempatan untuk mereka merasakan ber***ta untuk yang Terakhir

__ADS_1


" senyum iblis Qiana.


^^^~To be continued^^^


__ADS_2