
...^HAPPY READING^...
Sedangkan dilain tempat seorang gadis yang biasanya dingin dan tak tersentuh resah tidak bisa tidur.
"Aduh kenapa dengan diriku ini, bisa-bisanya aku memikirkan laki-laki brengsek yang mencuri cuman pertamaku, dan entah kenapa tubuhku tidak bisa menolak, malah menikmati perbuatannya padaku, aku tadi ingin meremukkan tulangnya, tapi entah kenapa aku malah kasihan kepada nya, ahhh perasan melow apakah ini." tanya Qiana pada dirinya.
"Dia pasangan pantas untuk mu Qiana, aku lihat dia akan berguna menolongmu suatu saat nanti, aku harap kau tidak mengambil keputusan tergesa-gesa untuk laki-laki ini," Qiana asli menjawab kegundahan hati Qiana.
"Tapi aku jengkel padanya, dia mencuri ciuman ku"
"Tapi kau menyukai sentuhan nya, dan itu kemajuan untuk mu, aku yakin laki-laki ini yang akan mendampingi mu, karena kau butuh kekuatan untuk menemukannya, dendammu akan cepat terbalas kan jika kau memiliki orang berkuasa di belakangmu" nasehat Qiana asli.
"Baiklah aku akan menguji kesabaran nya kepadaku, jika hatiku yakin maka aku akan memilihnya"
"Aku harap dendammu cepat terbalaskan, aku ingin kau hidup dengan baik dikehidupan mu yang saat ini" ucap Qiana asli
"Yang ku ingin kau tetep berada di sisiku Qiana, kita berdua hidup dalam satu tubuh" Qiana serius
"Aku tak bisa berjanji, ada masanya aku harus kembali kepada sang pencipta, kau tidurlah biarlah hai esok banyak hal menunggumu " ucap Qiana asli.
...* * * *...
Burung burung bersahutan menandakan hari pagi, membangunkan Taksa dari tidurnya, ia langsung bergegas kekamar mandi
"Ah wajah tampanku sudah pulih dalam satu malam, tidak sia-sia aku mengobati sendiri dengan cream milik gadisku, kau sungguh berlian yang langka sayang, dan kau Jery setiap aku memikirkannya kau langsung Bagun, apakah kau sudah menginginkan nya???,, bersabarlah lebih banyak, kau tidak boleh masuk sangkar sembarangan, sangkar mu itu spesial dan itu butuh kerja keras yang ekstra, mangkanya jika kau menginginkannya kau harus bersabar, aku akan men spa mu seperti ini... ohhh,,, sayang ,,,, jeri sudah nggak tahan, kau jagan lama-lama menerima kami baby ,,, ahhh, benar kata kakek sebelum kau bertempur di Medan perang kau harus les private dulu dengan materi yang kakek nanti berikan,,, ahhh" Taksa pagi-pagi men spa sang sahabat Sabil bercermin....kir...kir...
__ADS_1
Setelah rapi dengan setelan kantornya, ia turun kebawah untuk sarapan dan memulai kerjanya seperti biasa didampingi sekertaris.
~D****ikantor Taksa
Taksa sibuk kerja hingga ia mengurungkan niatnya menemui kekasih hatinya, tapi karena kerjaan menumpuk ia cepat-cepat mengerjakan berkas-berkas yang menggunung itu hingga ketukan pintu ruangannya.
"Tok tok tok"
"Masuk" ucap Taksa dingin
"Tuan maaf menggangu tuan baru saja utusan tuan Colvis mengantarkan surat-surat kapal yang ada beli dan saya sudah menghubungi pihak perusahaan kapal Amerika, untuk pembelian kapal dengan atas nama anda, mereka memberikan harga 3 kali lipat harga kapal tuan" lapor mulin sambil sambil menyodorkan surat-surat itu.
"Belilah sesuai harga yang mereka tentukan, aku tak masalah dengan harga, dan kau ikut denganku setelah makan siang, kita akan mengunjungi kekasih ku, aku ingin makan siang dengannya, aku ingin membeli bunga untuk hadiah kekasihku, dan aku ingin kau memilihkan toko bunga paling bagus di kota ini , aku akan pergi memilih nya sendiri."
Mulin yang sudah mulai terbiasa dengan sikap taun mudanya cuma mengabulkan permintaan tuannya, meski aneh sekali pun
...* * * *...
Setelah menelpon Rafael Taksa dan mulin datang ke toko bunga terbesar di kota ini.
"Aku ingin bunga yang indah dan paling istimewa dari yang biasa-biasa" Taksa arogan sedangkan yang menjual bunga syok karena melihat laki-laki tanpan nomer 1 yang sempurna didepan mereka padahal dari dulu mereka cuma melihat di majalah bisnis , seakan mereka sedang bermimpi karena melihat tuan muda Taksa masuk ke toko mereka, meski banyak orang besar yang sering mengunjungi ke toko itu.
"Nona apa kau mendengar kata tuanku, panggillah manager kalian" tanya mulin
Karena tidak ada jawaban dari pegawai toko itu, mulin menepuk pundak sang pelayan, setelah itu ada seorang ibu paruh baya keluar dari taman belakang .
__ADS_1
"Maaf tuan jika pelayanan kami kurang baik, anda ingin membeli bunga apa," tanya wanita paruh baya itu
"Tuan saya yang akan memiliki" jawab mulin
setelah mulin memberi tahu jika tuannya yang akan memilih, wanita paruh baya itu mengalihkan perhatiannya kepada laki-laki yang duduk di kursi Kusus, karena mengenali siapa yang duduk di kursi tokonya wanita paruh baya sesaat syok, pantas saja karyawannya syok seperti patung ternyata tamu mereka adalah orang nomor satu.
"Maaf tuan sudah menunggu dengan watu lama, anda mencari bunga seperti apa??"
"Tunjukkan bunga kalian yang terbaik aku akan memilihnya"
"Maaf sebelumnya anda akan memberikan untuk siapa bungnya, karena kita memiliki banyak macam bunga"
"Untuk kekasihku" jawaban simpel Taksa membuat pemilik toko itu membatin, betapa beruntungnya wanita kekasih tuan muda Taksa saat ini, karena Taksa sampai meluangkan waktu hanya untuk memilih bunga.
"Oh baik tuan, ini ada bunga Daisy, lili, mawar, mata hari dsb" pemilik toko bunga itu menjelaskan bunga satu persatu.
"Anda ingin membeli bunga apa tuan ??" tanya pemilik bunga, Taksa melihat bunga-bunga itu dengan cermat.
"Aku ingin bunga mawar ini di dicampur dengan berbagai warna mawar di toko ini dan aku ingin seribu bunga mawar warna warni di tata dengan cantik nanti truk datang ke toko ini menjemput mereka, aku ingin bunga-bunga itu di tata dengan rapi".
Kata kata Taksa membuat semua orang syok, dan pemilik toko bunga itu sangat bahagia karena bunga-bunga nya diborong, sedangkan saat ini ia tidak yakin bahwa bunga nya akan lengkap, ia harus memesan dulu ke petani bunga untuk mendapatkan pohon bunga mawar yang hidup, bunga mawar disini memilki banyak waran dan ukuran pohon nya pendek dan harganya sangat mahal, dan butuh 1 hari dalam pengiriman ke tempat ini.
"Tuan sepertinya bunga nya tidak cukup untuk seribu bunga, bisakah sebagian besok pagi dikirim ketempat anda?? " mencoba bernegosiasi..
"Baiklah" karena yang di beli Taksa adalah bunga yang hidup ia memberikan toleransi pada toko itu.
__ADS_1
"Sayang kenapa aku memberikan bunga mawar berwarna warni, karena menurutku kau sama dengan bunga ini, paras yang cantik, sifat mu yang tidak mudah ditebak berwarna warni dan berbahaya seperti duri ini" kata hati Taksa lalu memberikan uang 10 kali lipat harga bunga yang iya beli, membuat sang pemilik toko bersujud sukur,
^^^~To be continued^^^