
...^HAPPY READING^...
Kau tak ingin menyapa ayahmu tuan Wiliam? "Wiliam, yang baru selesai muntah karena melihat darah dan kekejaman dua gadis cantik itu, merasakan ngilu yang teramat ngilu di bawah ************ nya, ia membayangkan si Otong miliknya di potong juga... hhhhii serem....ia melangkah mendekati dua gadis berbahaya itu.
Beberapa menit "Uhhh..." Edgar sadar.. "Wil.. bawa kabur aku dari sini..." dengan suara lirih, sebab penglihatan melihat Wiliam di depannya dengan buram.
"Bagaimana rasanya ayah.." tanya Wiliam.
"A-pa ma-ksudmu ?" Edgar memastikan pendengarannya.
"BAGAIMANA RASANYA AYAH" teriak Wiliam.
"Si-si-siapa kamu ,, aku tak memiliki anak, anakku sudah mati"
Dengan nada dingin Wiliam berbicara "dengar , Namaku wiliam Argananta Li, putra dari Amora li, wanita yang kau bunuh 18 tahun yang lalu, dan kau kremasi di rumah mu sendiri tuan edgar"
"Ti-dak kau ikut mati dengan ibumu, dan aku memastikan itu dengan kepalaku sendiri" sangkal edgar kokoh.
"Hahhahaha... Sayangnya anak itu selamat dan menuntut balas atas apa yang kau lakukan kepada kami" air mata Wiliam berjatuhan.
"Kau anak pelacur itu kan,,, hey ... Arga... Nama mu Arga, aku bukan ayahmu, ya dulu aku memang memainkan trik untuk memperkosa ibumu tanpa di ketahui siapapun termasuk ibumu, sebab waktu itu aku adalah supir ibumu, aku memberikan obat perangsang di minuman ibumu waktu pesta pertunangan dengan kekasihnya, dan setelah ibumu tidak sadar aku memperkosanya di ruangan gelap, dan meninggalkannya tanpa jejak, kejadian yang menimpa ibumu di putus begitu saja oleh tunangannya, sedangkan melihat anaknya ternodai dan di tinggalkan, dan pastinya tak akan ada laki-laki yang mau kepadanya dengan reputasi ibumu, karena selama aku berkerja dengan keluarga ibumu aku adalah orang baik di mata mereka, mereka memohon kepada ku untuk menikahi putri mereka, tak lama kemudian kakek nenekmu tewas akibat kecelakaan yang aku rencanakan, lalu Setelah kakek nenekmu meninggal, aku menjual ibumu kepada rekan-rekan Bisnisku, dari sana lah aku mendapat kan pundi-pundi kekayaan, dan asal kau tau aku melakukan oprasi agar tak memiliki keturunan, entah rekan Bisnisku yang mana yang menitipkan benih di dalam kandungan ibumu, sehingga lahirlah kau kedunia ini, bahkan aku ingin menggugurkan mu tapi waktunya sudah terlambat, ibumu menyembunyikan kehamilan dengan apik, karena warisan kakek mu jatuh ditangan ibumu, aku ingin mengabil semua kekayaan itu tapi dengan sangat kekeh ibumu mempertahankan miliknya, hingga tanpa sadar aku menancapkan pisau di perutnya, maka dengan mengkremasi kalian warisan ibumu jatuh ke tangan ku tanpa susah-susah." Cerita Edgar.
Wiliam yang mendengar kejahatan laki-laki ini terhadap sang ibu langsung mengabil samurai di tangan Zia langsung "sssreeet" pedang itu terhunus di jantung laki-laki itu, mata edgar membelalak merasakan kematian tiba-tiba.
"Buk" wiliam jatuh terduduk sambil menangis mengenang sang ibu.
"Kalian berpesta rupanya" seorang datang menghampiri ketiga orang yang menjagal Edgar.
__ADS_1
Ketiga orang itu menoleh kepada wanita yang menyapa mereka.
"Nona ada sudah datang" sapa Yumna.
Zia menimpali "Saya bersyukur anda tidak apa-apa nona"
"Ia aku baru datang, dana kalian sudah membereskan tugas kalian dengan benar, maaf tuan Wiliam kau melihat yang tak semestinya dilihat" jawab Qiana. Qiana menyaksikan drama di tempat itu melalui hp nya, ia sungguh kasian pada laki-laki ini.
"Tidak apa-apa nona, terimaksih atas bantuan nya, tanpa anda saya tidak tau kebenaran yang sesungguhnya," Wiliam mengambil akta kepemilikan HCL dan cek 500 M milik Qiana.
Qiana mengambil akta kepemilikan HCL crop dan mengambil cek itu," aku akan memulihkan perusahan itu, dan kau akan menjadi presidir disana, sebab HCL perlu Dana besar untuk bangun kembali, kalian bawalah mayat itu ke vila pribadinya, dan bakar tempat itu hingga hangus, buat berita CEO hcl group korupsi, dan bunuh diri di vila nya" perintah Qiana.
"Baik nona" semua anak buah Qiana langsung bergegas membereskan tempat itu.
"Mohon kesudian anda mengangkat saya menjadi anak buah anda nona, saya akan bekerja dibawah anda dengan sebaik mungkin" Qiana yang sudah mengetahui tentang Wiliam merasa iba,
"Baik nona" Wiliam langsung menyanggupi nonanya yang tak lain wanita milik tuan muda Taksa itu.
"Ayo kita semua pulang" Qiana memasuki mobilnya dengan Taksa, ia rebahan dia tas paha sang suami.
Qiana berkata dalam hatinya."Aku saat ini sudah kuat, Bisnisku kokoh, dengan adanya group na, dan HCL crop, mafia ku sudah sangat kuat, tunggulah kalian para musuh-musuhku, dan untuk keluarga lu, saat ini kalian sama sekali tidak memiliki sandaran sebab aku telah menumpas kan edgar dan Bram yang selama ini selalu berada di belakang kalian ... Tunggulah aku"
"Kau sudah siap pindah ke kota i honey" tanya taksa.
"Siap..." Qiana menarik kepala sang suami, lalu "cup... Terimakasih sudah mencintai ku yang kejam ini hubby"
"Aku mencintai mu apa adanya hon..." Taksa membenamkan bibirnya lagi, kali ini ciuaman itu bukan hanya sekedar kecupan melainkan ******* liar dan saling menuntut bedanya saat ini Qiana lah yang aktif dalam permainan.
__ADS_1
"Klik" pembatas kemudi dan penumpang di aktifkan.
Setelah tertutup , Qiana berjongkok di bawah kaki Taksa, ia membuka resleting celana Taksa, lalu narik celana itu hingga di bawah lutut, untuk pertama kali mulutnya Qiana mencicipi gurihnya si Jery, ia memberikan servis ekslusif untuk sahabat suaminya, bak pemain profesional.
Jagan ditanya bagaiman taksa saat ini, kepalanya menghadap ke atas meracau tak karuan, tangannya tak berhenti mengelus kepala Qiana sebagai pujian untuk sang istri yang bermain dengan dahsyat.
Untung tadi Qiana berhati pakaian dres yang berkancing depan, tanpa sudah-sudah ia hanya membuka kain segitiga, dan suaminya dengan sigap membuka kancing bagian tempat bakpau berada, lalu ia duduk di pangkuan sang suami, dan "jleb" Qiana memasukkan jeri dalam terowongannya.
Pertarungan itu yang penuh kontra pensi dimulai
Sedangkan di kemudi mulin kelimpungan mendengar suara go'ib, dari belakang kemudi.
"Astaga telingaku tidak suci lagi,,,, Mak aku ingin kawin" begitulah jeritan mulin di depan kemudi.
Jika di belakang menjerit nikmat maka di depan menjerit menenangkan sesuatu yang bangun dengan sendirinya.
Mulin menghentikan mobilnya di pinggir jalan, ia duduk di pinggir sungai menenangkan adiknya yang bangun tiba-tiba "jika tetap jalan yang ada aku nabrak mobilnya ke pohon trus mati, jadi perjaka sehidup semati nanti," rutuk mulin sambil melihat sungai dan pemandangan indah asri.
^Mana komentarnya gaes.... Sepi amet kayak kuburan.... ^
Jagan lupa like
komentar
vote nya
^^^~To be continued^^^
__ADS_1