Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
Pernikahan


__ADS_3

...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...


...~•^HAPPY READING^•~...


...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...


Rahang para pria langusung mengeras apalagi melihat para istri mereka mengenakan baju haram, dan pria pria bule sedang melayani minum dan makan mereka, tak lupa ia membawa si kecil Aruna yang sedang bersenang senang di pesta lajang Nona dan kakak iparnya.


Mata para wanita itu melihat pra pria bule yang mengenakan kaus ketat sehingga tercetak otot otot mereka yang menggugah selera.


“Qiana sayang kau masih ingat pasal 2 yang aku tetapkan tidak?!!” Ucap Taksa dengan raut wajah pucat.


Seseorang dari pria itu tiba tiba mencium tangan Mami Taksa, “Hey pria bule kam•pret kenapa kau mencium tangan istriku, Taksa kau siapkan Mobil Kontainer aku mau menabrak pria itu” Ucap Ayah Taksa yang cemburu buta.


Dan ada lagi pria yang menyuapkan cake kedalam mulut Qiana, dan Qiana seperti terhipnotis menerima suapan dari pria paling tampan, “Ayah aku akan menambahkan buldozer untuk menggaruk pria itu lalu ku lempar ke kolam para Piranha” Ucap Taksa.


“Sayang kau mendengar ku???” Tanya Taksa frustasi...


Kehebohan terjadi apalagi pada saat Yumna berjalan kakinya sedikit tersandung dan dengan gentle orang itu menyelamatkan tubuh Yumna, “Heyyy brengsek kau tak usah mencari kesempatan dalam kesempitan istriku itu tak akan terjatuh, astaga begini rasa sakitnya ketika wanita kita di sentuh orang, bagaimana perasaan Yumna ya pada saat tau tubuh ku pernah di belai wanita lain” Ucap Abraham.


Bukan hanya disitu Seoang lagi duduk berbicaralah dengan Rana membuat wajah Rafael langsung mengeras, apalagi si pria menyodorkan tangannya kepada Rana, “Saya mau mengambil bom dulu, saya akan ledakkan tempat itu” Ucap Rafael.


Satu pria lagi juga duduk dengan Zia memberikan minuman yang entah dari mana, “Zia sayang kau jangan minum minuman itu, siapa tau itu minuman di campurkan obat setan, Aku sudah tak tahan aku akan menembak mati orang yang membawa istri ku ke tempat sesat itu.”Ucap Rafael.


Pria yang di dekat Alana memegang rambut Alana seakan akan memberikan ciuman, “ALANAA...TIDAK.... Tuan saya akan membuat orang yang memiliki tempat ini bangkrut lalu membuang nya ke kolam buaya” Ucap Mulin...


“Mana yang mau menembak mati diriku” Ucap nenek QI, maju ke depan dengan penampilan barunya.



“Uhuk...Uhuk.....Uhuk....” Kakek WU langsung tersedak kopi ketika melihat nenek QI dengan penampilan nyentriknya.


“Astaga QI, kau membuat ku hampir di jemput malaikat maut, untung pintu rumah ku ditutup, jika tidak sudah masuk si malaikat menjemput ku” Ucap Kakek WU.


“AYAH”


“KAKEK” Panggil Taksa kawannya dengan nada dingin, Mereka mengira sang kakek lah biang keladinya disini.


Sedangkan yang lain melihat sang kakek WU dengan tatapan sulit di artikan.


“Hey kalian mau apa, bukan aku yang melakukan itu, tadi si tua QI bilang mau menikmati acara kumpul para wanita” Ucap si kakek membela dirinya.


“Sayang jika kau berani marah sama nenek dan kakek maka aku akan membawa satu dari antara mereka untuk di jadikan ayah bayi kecebong kita” Ucap Qiana.


“Sayang, pulang lah aku tak bisa tidur tanpa mu”


“Dan bagi siapa di antara kalian mencari kami maka bersiap siaplah kami tidak akan pulang” Ucap Ibu Taksa.


Ucapan sang ibu Belanda itu langusung membuat semua pria itu langusung meletakkan handphone nya. Sedangkan Colvis yang mau membunuh orang yang menculik istrinya langusung lemas seperti terong rebus.


“Nenek sayang pulang ya, tak baik janda macem nenek masih mencolek berondong, nantik jika nenek pulang Taksa akan mencarikan jodoh yang masih tong tong, yang kata orang itu kalog masih perjaka si jagung masih kuncup” Ucap Taksa berusaha merayu sang nenek, sedangkan sang nenek masih tak peduli dengan ucapan si cucu kurang garamnya itu.


“Bener Mami, nanti Daren akan memberikan liburan dan shopping untuk Mami Sampek puas liburan menikmati masa tua Mami” Ucap Ayah Taksa.


Gelagat si nenek sudah mulai mau terpengaruhi, ayah Taksa tau jika si nenek QI sangat pergi keluar keluar negeri apalagi gratiskan.

__ADS_1


“Huhuhuhuhu nenek mau meninggalkan ku keluar negeri dalam ke adaan mengandung seperti ini” Tangis Qiana.


“Ohhh cucu ku sayang aku tak akan tergiur untuk pergi keluar negeri karena sekarang aku ingin selalu berada disisi kalian kesayangan Nenek dan tak tertarik lagi untuk berlibur, apalagi sebentar lagi aku menyambut cucu pertama ku” Ucap Nenek QI.


“Untuk para pria kalian nikmatilah pesta lajang kalian, aku membawa para wanita untuk menikmati pesta lajang kalian, Tujuan ku membawa para wanita agar para wanita menikmati masa bebasnya selama dua hari sebelum mereka terjerat pernikahan dengan pria kaku dan dingin macem kalian semua. Jika ada yang mencari kami maka dua hari lagi tak ada yang namanya pernikahan” Ancam Nenek QI.


“Baik Mi” Ucap Ayah Taksa yang mengalah apalagi tatapan maut dari istrinya yang seakan mengandung isyarat yang menakutkan dan alamat si Paku ayah Taksa karatan karena tak di gunakan.


Semua pria langsung bersandar ke punggungan kursi ruang tamu, ketika Video itu terputus, dengan tak bergairah mereka masuk ke kamar masing masing.


-


Sedangkan di lain tempat para wanita tertawa, mereka menikmati dua hari mereka dengan suka cinta, meski mereka juga merindukan pasangan masing masing, tetapi mereka tengah melakukan Fitting baju pengantinnya dan dan hari keduanya mereka melakukan perawatan dari atas hingga bawah, tak lupa mereka juga mencek keadaan di bibir bawah ke bengkel permak agar suami makin lengket, dua hari itu para wanita menikmati shopping menguras ATM Sumi😂🤣, sedangkan para sami memantau jam berapa laporan penggunaan uang di ATM yang di bawak istri mereka masing masing.


...----------------...


Hari ini pernikahan masal yang dinanti sudah berada di depan mata, para wanita dan pria belum pernah bertemu, empat wanita sudah menempati kamar rias masing masing.


Yang keluar pertama yaitu Rafael menggandeng Alana, “Aku titip adikku ini Tuan Mulin didik dia, dan aku harap anda memaklumi tingkah kekanakan adik saya” Ucap Rafael



Anggap ini pasangan Mulin....


“Alana adalah cinta pertama saya yang hilang, dan saya tak akan menyia-nyiakan dirinya yang sudah kembali ke pelukan saya kakak ipar, panggilan saya Mulin saja kita adalah keluarga”


Saat ini Taksa dan Rafael bergabung menunggu pasangan mereka, Tak lama Abraham mengandeng Rana dan Qiana keatas altar, Taksa dan Rafael hampir berhenti bernafas meliahat bisa darinya tengah sampai di depan mata...



“Ku berikan adikku untuk kalian jangan pernah sakiti mereka karena mereka tak pernah bahagia, jika kalian sudah tak tak menginginkannya pulangkan saja di kepada diriku, jika sampai aku melihat mereka menangis maka pada saat itu juga aku mengabil hak kalian untuk menjadi pelindung mereka.” Ucap Abraham dengan air mata sudah mengenang di kelopak Matanya.


“Aku sayang mencintai nya kakak ipar, dan kau tau bukan dia adalah wanita ku satu satunya, jika sampai aku membuat nya sedih maka aku siap kau penggal kepala ku ini” Ucap Taksa, menerima tangan istri nya..



Taksa menarik Qiana agar mendekat lalu ia berbisik, “Kau cantik sayang, aku tak menyangka di hari anniversary kita ke satu tahun kita membuka hubungan baru kita, Terimakasih sudah mejadi istriku” Ucap Taksa.


“Hey belum apa apa nih sudah mau nyosor aja” Ucap Abraham, memberikan tangan Rana pada Rafael.



Anggap ini adalah Visual pasnagan Rafael.^^^


“Anda tidak usah mengancam saya tuan karena bagi saya Rana adalah hidup saya, jiwa saya, dan saya akan berusaha membahagiakan cinta saya yang begitu dalam padanya” Ucap Rafael.


“Panggil lah aku kakak ipar” Ucap Abraham.


“Baiklah kakak ipar” Ucap Rafael ia masih merasa canggung melihat atasannya menjadi iparnya, dan istrinya adalah kembaran dari penolong hidupnya, sungguh kisah misteri illahi, eh salah misteri dunia pernopelan 😂.


Setelah memberikan para adiknya kepada pasangan nya giliran dia yang dag Dig dug der....


Dan tak lama kemudian Yumna sudah di dalam altar,


“Saya titip putri saya taun Muda, tolong bahagiakan dia, karena dia hidup sangat menderita selama ini” Ucap Ayah Yumna.

__ADS_1


“Terimakasih atas restunya ayah mertua, dan memberikan putri anda kepada saya, mohon jangan kaku Panggil saja saya Abraham.” Ucap Abraham...


“Saya yang beruntung mendapatkan menantu seperti tuan muda, keluaga NA kami diberkati anugrah yang sagang besar” Ucap Tuan NA.



...Pasangan Abraham....


Setelah pemberkatan ke empat pasangan itu, empat orang itu sudah di nyatakan sah secara hukum dan negara, dah akhirnya di acara tahap kedua yaitu pesta.


...



Pasangan Colvis ikut pesta...


...----------------...


Liama pasang pengantin saat ini berdansa sangat romantis, seakan dunia milik mereka berdua yang lain ngontrak, kini tiba saat nya mereka melempar bunga, Sabahat Taksa yang satu satunya masih lajang yaitu Dino di dorong oleh Kakek WU untuk ikut berebut bunga...


Satu....


Dua....


Tiga....


Bunga di lemparkan berbarengan Dion mendapatkan satu bunga tapi ada satu tangan wanita juga memegang bunga yang ia pegang.


Mereka berdua sesaat terdiam tetapi tak lama kemudian, ada seseorang mendorong nya sehingga Dion terjatuh menimpa wanita itu.


Pose mereka sungguh tak etis karena wajah sang dokter berada di tengah pepaya gantung sang wanita, entah sengaja atau tidak tangan dokter Dion berada di salah satu pepaya gantung yang besar melebihi tangannya.


Ruangan langusung sunyi...


Kira kira apa yang terjadi setelah ini ya 🤔🤔🤔


^^^~To be continued^^^


Sepertinya ini karya masih perlu beberapa episode, yang perlu di jelaskan agar detail, agar tidak adanya cacat cerita emak usahakan 50 eps beserta ekstra part-nya sudah rampung, dan do'akan emak bulan ini eps ini sudah selesai....


...Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh emak Liana 🙏🙏🙏...


...Jangan lupa...


...Likenya 👍👍...


...komentar🗣️ yang banyak, sambil olahraga jarinya 😘😘😘...


...Hadiah🎁🌹☕...


...Vote 🔥...


...Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini....


...Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini...

__ADS_1


__ADS_2