Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
pukulan tanda cinta


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


Setelah pesta bubar, semua orang berkumpul di hadapan nona mereka, banyak pertanyaan dan menunggu perintah.


"Nona apa yang terjadi dengan tuan muda Taksa tadi ia keluar dari ruangan ada dengan wajah babak belur, apa mereka datang menemui anda dengan maksud tertentu" Tony yang tidak melihat kejadian ruang VIP dari layar monitor bingung dengan keadaan.


"Aku mau istirahat ke kamar" aura gelap memenuhi ruangan itu, semua orang sudah tau jika nona mereka dalam suasana tidak bahagia, mereka semua tak satupun berani mengganggu nonanya.


Semua orang kembali ketempat masing-masing karena hari esok kantor mereka mulai oprasi.


...* * * *...


Dilain tempat pada saat Taksa keluar dari ruang VIP, mulin dan Rafael yang sedang membahas kerja sama bisnis mereka kaget melihat muka tampan Taksa babak belur.


"Tuan kenapa dengan anda" tanya mulin


"Aku tidak apa-apa, apakah kerja samanya sudah selesai, maaf tuan Rafael jika tadi ada sedikit keributan, kapal itu adalah tanda cinta ku untuk kekasih ku nona kalian, sampaikan kepada nona kalian besok aku akan menemuinya" .


"Sudah selesai tuan, karena sudah selsai kami permisi dulu" pamit Mulin


"Silahkan, dan mohon maaf jika penyambutan kami tidak menyenangkan Anda, dan atas ketidak nyamanan anda saya selaku penanggung jawab memohon maaf kepada anda" Rafael menunduk, karena paling takut menyinggung orang nomer satu se-Asia itu.


"Anda jangan sungkan, luka-lukaku ini adalah tanda cinta dari Qiana, senang berkerja sama dengan anda tuan" ucap Taksa santai menyalami Rafael yang tengah syok dengan ucapan Taksa.


Rafael berfikir "Apa seorang pengusaha nomer 1 ini tahan banting, sedangkan jika pukulan nonanya mengenai orang biasa pasti orang itu langsung pingsan ditempat, malah tuan muda ini bahagia dipukul nonanya, memang daya pikir nya tidak bisa menandingi orang didepannya saat ini."

__ADS_1


" Ya Tuhan.... tuhan.. tuan....Ada apa dengan anda sekarang, apa karena pukulan itu otak anda tergeser, Diman mana orang terluka itu akan mengaduh kesakitan, tapi anda berbeda, anda dengan bangganya di hadapin tuan Rafael tadi jika itu luka tanda cinta, semoga pesona anda tidak berkurang di wajah rekan bisnis kita" Mulin membatin.


~ Di mobil Taksa.


"Tuan apa anda tidak apa-apa ?" dengan nada khawatir mulin menanyakan dengan hati-hati.


"Tau gak mulin aku mendapatkan nya, saat ini dia resmi menjadi kekasihku, ha...ha...ha...ha" Taksa tertawa bahagia.


Mulin yang melihat tawa lepas tuannya yang pertama kali, ia merinding ketakutan, padahal selama ini meski tuannya memenangkan tender terbesar pun tak membuat tertawa serti ini, ia menatap horor tingkah tuannya di kursi belakang, ia sangat khawatir dengan kondisi tuannya, ia takut kepala tuannya ada yang terluka, mana ada orang baru jadian pacarnya digebuki, apa tuannya syok karna ditolak cinta hingga orang tuannya bergeser, ia harus menelpon dokter Dion memintanya datang ke Mainson saat ini.


"Halo.....dokter saya minta saat ini dokter stand by di Mansion sepertinya ada yang salah dengan tuan muda sepulang dari pesta"


".............."


"Baik saya harap anda sudah di Mansion sesampai kita sampai nanti,,, kami masih di perjalanan pulang" tutup mulin.


"halo Colvis?"


"Bagaimana pas 5 menit sampai kapalnya tadi Taksa"


"Oh iya, thank you, berkat ketepatan waktu aku saat ini bahagia, sesuai janjiku, besok mulin akan mengorder kan kembali untuk mu, sesuai janjiku 10 buah kapal."


Sepetinya lawan bicaranya di sebrang itu syok, ia kira Taksa cuma bercanda dengan janjinya untuk menukar kapal yang ia order selama 1 tahun baru dapat kemarin, karena selama ini Taksa selalu membantunya dan Taksa Tak pernah menerima bantuan darinya, maka dari itu ketika mendengar permintaan Taka ia langsung mengabulkan tanpa bertanya.


"Tidak usah Taksa aku cuma ingin kau belikan satu kapal yang sama aku ingin kau cepat membelinya, karena butuh 1 tahun mengorder kapal itu" pinta Colvis

__ADS_1


"Baiklah dalam 1 Minggu kapal mu sudah di tempatmu, terimakasih atas bantuan mu, kau yakin tidak menginginkan janji ku tadi, aku sudah janji padamu" Taksa memastikan


"Tidak usah kau adalah orang pertama yang membantuku jika keluargaku membutuh pertolongan selama ini , dan buat apa kapal itu Taksa, sehingga kau butuh dengan waktu 5 menit saja" tanya Colvis


"Kau tak perlu tau, itu rahasia aku tak perlu tau"


"Ah aku jadinya penasaran dengan rahasia mu, ayolah kawan kita kan sahabat dari kecil" Colvis menggoda temannya itu.


"Ada pepatah mengatakan semakin orang penasaran akan memperpendek umur seseorang" dengan nada dingin, Taksa enggan menceritakan tentang gadis nya, ia takut jika memperkenalkan kekasihnya kepada orang lain.


"Aku GK jadi mau tau, dasar gunung es tidak berubah aku tutup" Colvis menutup telpon dengan sepihak.


Taksa acuh tak acuh dengan padahal sahabatnya ngambek.


Sedangkan mulin dengan sang supir mengusap bulu kuduknya merinding,


"ya tuhan ada apa dengan tuan mudaku, berarti kapal yang di bicarakan tuannya itu adalah kapal tuan Colvis sahabatnya, dalam waktu 5 menit kapal itu harus sampai di danau nona, aduuuhhh tuan anda kenapa, apa karena kebodohan anda itu nona memukul Anda," batin mulin menangis.


"Mudah-mudahan aku tidak pernah jatuh cinta, cinta mengubah tuannya menjadi orang bodoh" dalam hati mulin berdoa jika ia tak ingin merasakan jatuh cinta.


( nah loo tingkah Taksa membuat Abang mulin takut cinta)


"Mulin besok kau order kapal pesiar termewah buatan Amerika, aku ingin dalam seminggu sudah ada disini berapapun mereka minta aku akan membayarnya, kerena aku sudah berjanji sama Colvis" perintah Taksa seenak nya.


"Ba-ik tuan saya akan menghubungi perusahaan itu" ya tuhan setan apa lagi yang merasuk tuanku ini, bagai mana bisa dia menjanjikan 10 kapal pesiar ter mewah dengan harga 19,8 triliun itu dengan enteng untuk iya tukar dengan satu kapal pesiar mewah yang harus dikirim 5 menit, tuaku ini benar-benar gila, mudah sekali tuan melimpahkan pekerjaannya kepadaku, syukur tuan Colvis tidak menerima 10 kapal pesiar itu, tapi sama juga memesan kapal kurun waktu satu Minggu, setahuku memesan kapal pesiar mewah itu berjangka 1 tahun dari pemesanan baru barang sampai, ah berapa yang tuan harus keluarkan untuk membeli kapal super kilat ini." batin mulin menangis, baru kali ini mulin mengumpat tuannya dalam hati, untungnya ia tidak memiliki riwayat sakit jantung, jika ada sudah tamat tuh dirinya.

__ADS_1


^^^~To be continued^^^


__ADS_2