
...^HAPPY READING^...
ketika Qiana sampai di lantai 100, kekesalan tentang apa yang dikirimkan oleh Taksa dalam seminggu ini kembali mencuat ke dalam benaknya, membuat Qiana yang memiliki karakter tenang merasa terusik hingga kemarahan sampai di ubun-ubun
untuk sesaat Qiana menghela nafas menetralkan emosinya, agar tidak membuat babak belur sang pemilik Rungan itu.
"Nona tua ada didalam, tadi baru kembali dari rapat saham, anda masuklah langsung, tuan pasti sangat bahagia dengan kedatangan anda."
tanpa mengetok pintu Qiana masuki ruangan kekasih taruhannya dengan ekspresi datar.
"Rupanya semua orang sudah tidak menghormati ku sebagai pemimpin kalian, rupanya kalian ingin aku pindahkan ke kutub Utara semua" ucap dingin Taksa.
"Siapa yang membiarkan wanita menjijikan ini masuk keruangan ku, dan tiba-tiba keluar dari kamar mandi ruangan ku, disaat aku mau marah malah ada orang yang masih tanpa permisi, dan wanita menjijikkan ini jatuh menimpaku seperti ini, aku ingin ruangan ku dibersihkan seluruh nya, aku GK Sudi menghirup bau menjijikan wanita lain selain kekasih ku" kata hati Taksa
"Tuhan mimpi apa aku semalam, aku ada dipangkuan Taksa, aku yakin Taksa akan terangsang dengan bodi ku yang sempurna, tak sia-sia aku melakukan operasi di mana-mana, aku yakin semu orang tidak menyadari jika ini hasil operasi, karena aku membuang uang ku sangat banyak agar terlihat alami. " kata hati wanita itu,
Qiana bisa menyimpulkan jika kekasihnya ditempeli Wewe Gobel di jaman modern, lihat saja wajahnya yang licin seperti papan perosotan yang dikasi minyak, semut aja akan terpleset jika nempel di kulit wajahnya, dan pantatnya seperti pantat pinguin itu Qiana yang melihat malah bergidik ngeri, berapa kg silikon yang Terpasang di sana, sepeti ojek saja, dan payudara nya yang besar seperti Wewe Gombel saja, apanya yang bodi bak gitar spanyol, jika dilihat seperti badut yang nangkring di pasar malam cuma kurang kostum saja
hahahahahaha Qiana tertawa dalam hati.
"Rupanya kau tidak bisa diganggu ya sayang"
"Sa-yang kenapa kau tak memberi tahuku jika ingin kesini, kan aku bisa menjemputmu baby" tanpa perasaan Taksa bangunan sehingga pantat wanita itu terhempas kelantai,
"kau tak suka aku menemui mu, rupanya dalam seminggu kau tak menemui ku karena selingkuh dariku ya sayang"
tanpa ba-bi-bu Qiana membuka jas Taksa melempar nya ke sembarangan arah.
lalu menarik dasi Taksa tanpa melihat jika di bawah kakinya seorang wanita memancarkan aura permusuhan yang sangat kental.
Qiana tau semua itu tapi ia ingin membuat wanita itu panas seperti di atas penggorengan yang mendidih.
__ADS_1
salah siapa menyentuh kekasihnya, Qiana merasakan kemarahan tertahan, entah sejak kapan Taksa mulai menduduki ruang hatinya walau sedikit.
"Dan kau sayang rupanya kau sangat menikmati pantat bahenol menggencet si Jery, apa si Jery sudah merubah seleranya saat ini saya" tatapan dingin Qiana menarik dasi Taksa, tanpa Taksa duga....
" Cup " Qiana mencium nya, mimpi apa coba semalam, hingga gadisnya mengunjungi kantornya lalu menciumnya.
Taksa tak membuang kesempatan itu, ia langsung pemegang tengkuk Qiana ia ******* bibir seksi alami Qiana, saat ini Qiana tanpa ragu-ragu membalas cuman Taksa yang panas dan bergairah seakan tiada hari esok.
sepasang kekasih itu melupakan wanita yang syok dengan apa yang ia lihat, melihat kelakuan sepasang kekasih yang lagi kasmaran serasa dunia milik mereka berdua yang lain ngontrak, wanita itu marah seperti tubuhnya disiram bensin dana di bakar,,, banyak kutukan dari wanita itu untuk Qiana.
"Nona apakah kau ingin melihat kami bercinta ???"
"Kau pulanglah kasian sama pantat bantal mu itu, pasti tadi memantul di lantai saat kamu jatuh terjungkal dengan cara yang tak lazim" nada mengejek
"Nanti silikon mu pecah akibat jatuh kelantai nona, kau cepatlah cari dokter spesialis mu agar bodi mu tidak rusak"
Karena mendapat penghinaan dari Qiana wanita itu pergi dengan perasaan marah, jengkel, dan dendam, seperti nano nano saja.
"Siapa yang cemburu" sewot Qiana, mukanya sudah seperti kepiting rebus
Setelah memastikan wanita itu pergi Qiana berusaha melepaskan tubuhnya dari pelukan Taksa, sebelum terlepas Taksa langsung menarik tubuhnya ke pangkuan Taksa, mengurung tubuh indah Qiana di pangkuannya, dengan posisi Qiana menghadapnya, saat ini mereka duduk berhadapan di kursi kebesaran Taksa...
"Ada apa sayang, janganlah marah, wanita itu selalu mendekatiku, dan aku tidak tertarik kepadanya sama sekali Baby, I only love you, and you are my only queen " ucapan mesra Taksa.
"Dasar Gobal aku ingin memberi mu pelajaran bodoh, aku datang kesini punya tujuan yang sangat penting tuan muda Taksa"
"Katakanlah baby"
"Yang pertama, buat apa kau membaut landasan pesawat di dekat rumahku, dan kau memberikan itu untuk ku dengan cuma-cuma beserta jet pribadi, yang ke dua kenapa kau kirim barang-barang branded ke rumahku, aku tak ingin membuka toko baju, dan yang ketiga apa maksudnya bunga-bunga itu kau kirim ke rumahku, aku tidak ada niatan membuat kebun bunga bodoh.
"Satu-satu baby, kenapa aku membeli lahan untuk pesawat untuk mu, karena jika aku ingin mengunjungimu aku tinggal menaiki helikopter turun di depan rumahmu, dan jika aku dinas keluar negeri aku tinggal turun di depan rumah mu, tak perlu merasakan macet di jalanan. "
__ADS_1
"Yang ke dua itu adalah hadiahku untuk mu baby, terimalah sebagai koleksimu"
"Dan untuk mawar hidup aku memberikan untuk mu melambangkan kesucian cinta ku padamu, seperti aroma mawar ditubuh mu, aku sudah menyuruh anak buah ku, untuk menanam bunga-bunga itu di pinggir danau mu yang masih kosong, jika laki-laki diluar sana memberikan bunga mawar diberikan untuk sang kekasih maka arti bunga mawar untuk ku adalah keindahan dirimu, indah tapi jika tidak hati-hati maka kau akan ter luka oleh duri-duri kecilnya itu, sepeti dirimu anggun dan indah, jika sembarangan menyentuhmu maka orang akan terluka " ujar Taksa
(Siapa sih yg tidak meleleh dengan keromantisan si Aa' Taksa,,,, author saja meleleh)
"Trus apa kompensasi ku datang kesini, aku melewati banyak rintangan, dijalan aku kena tilang, Disni emosiku sedang tidak bagus"
"Apapun yang kau minta akan aku berikan,"
"Benarkah"
"Benar baby"
"Jika aku minta satu rumah sakit mu apakah kau memberikan untukku" Qiana mau ngetes kebodohan Taksa,
"Akan ku berikan satu rumah sakit ku untuk mu baby," dengan mantap Taksa memberikan permintaan Qiana
Qiana tidak menyangka laki-laki didepannya memberikan rumah sakitnya seperti memberikan mainan
"Yury kau periksalah Data wanita tadi dan kirim kepadaku" dari gelang Qiana muncul karakter anime seorang gadis kecil bersayap muncul secara virtual membuat Taksa takjub dengan apa yang dia lihat
"Baik mama" lalu Yury menghilang
"Sayang apakah tadi itu"
"oh itu adalah ciptaan ku, aku membuat dari program yang menyerupai peri kecil, dia adalah kecerdasan buatan Khusus untuk ku.
^Hay para reader's kesayangan ku menurut kalian Visual Qiana cocok tidak dengan gambar di atas,,, salam manis dari Liana^
^^^~To be continued^^^
__ADS_1