Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
koma


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


Saat ini adalah merupakan mimpi buruk bagi Taksa dan kesedihan mendalam bagi seluruh tangan kanan Qiana, sebab arti Qiana bagi mereka adalah segalanya, semua orang berusaha agar nona mereka bangun.


Taksa yang tidak pernah menangis semenjak tragedi penculikan untuk nya semasa kecil saat ini menangis seperti anak kecil,


"Sayang kenapa aku belum bertemu denganmu, sebelum kau merasakan penderitaan itu, jika boleh meminta aku akan menukar kekayaanku dengan kebahagiaanmu" Taksa menggenggam tangan Qiana sambil mengecupnya berulang-ulang kali.


Saat ini Taksa ingin berdua saja dengan kekasihnya ia tidak ingin ada yang menganggu nya meski seorang pun, ia masih terpukul atas diagnosa Dion tadi


๐ŸŒท Flashback


Setelah keributan terjadi dokter Dion dengan keringat dingin menjelaskan keadaan kekasih sahabatnya sekaligus pemilik rumah sakit yang saat ini ia mengabdi.


"Mohon sabar tuan moda, mari ikut denganku ke ruangan ku terlebih dahulu, dan kau nona aku mohon tahan emosimu disini rumah sakit, nanti taun muda yang akan memberitahu keadaan nona"


"Maaf tuan, mereka bertiga adalah jenius dalam medis, kami akan menangani kondisi nona kami bergabung dengan anda, mohon salah satu ikut serta keruangan anda bersama tuan muda" Rafael meminta persetujuan dokter Dion.


"Baiklah mari ikut saya" Divya selaku ketua tim dan Taksa ikut dokter Dion.


"Dari diagnosa kami saat ini nona Qiana mengalami sesuatu yang mengguncang jiwanya di sebabkan tragedi yang sangat menyakitkan yang pernah ia alami semasa hidupnya."


"Kasus ini biasanya terjadi pada seseorang yang memiliki trauma hidup yang sangat menyakitkan, dan sepertinya kekasihmu mengalami kekerasan dalam hidupnya, sebab di daerah punggungnya kita menemukan banyak bekas luka yang amat banyak, seperti bekas luka dari benda tumpul dan luka melepuh disebabkan oleh benda panas,"


"Sepertinya jiwa nona sudah tak mampu memendam luka batinnya, hingga membuat kondisinya drop, dan mengakibatkan 3 kali mengalami gagal jantung"


"Saat ini kondisi nona agak stabil, cuma nadinya lemah, dan kita hanya menunggu beliau sadar, semoga nona cepat sadar, karena ada beberapa pasien kami yang menderita sama persis dengan nona, membutuhkan waktu untuk siuman, sebab jiwa yang mengalami hal seperti itu akan merasa nyaman di bawah alam sadarnya bisa disebut juga saat ini nona mengalami koma, jika pasien sampai koma terlalu lama maka akan membuat tubuhnya kehilangan berat badan dan nutrisi, dan mengakibatkan kematian juga" jelas dokter Dion


"Berapa lama ia akan sadar"


"Bisa 24, seminggu, sebulan, bahkan tahunan, tergantung semangat hidup dari masing-masing penderita " jelas dokter Dion.


"Aku ingin kau mencari obat penghilang bekas di tubuh kekasihku itu hilang, dan karena aku akan menyembuhkan luka luar dan dalamnya , berapapun akan aku bayar, asal seluruh tubuh kekasihku tak ada bekas luka apapun"

__ADS_1


"Dan akan ku pastikan penderitaannya akan terlupakan, aku akan memberikan apapun untuk nya agar ia keluar dari semua derita yang menyiksa batinnya. "


~ Flashback off


Penjelasan dokter Dion membuat pukulan terbesar untuk Taksa, dan para tangan Qiana.


"Aku setiap hari membatu nona mandi, aku sempat terkejut dengan luka dipunggung nona tapi aku merasa lancang jika menanyakan semua itu kepada nona." Gumam Qiana


"Ban**at... Bisa-bisanya dalam suasana sepeti ini,,,aku malah iri kepada gadis ini yang membantu memandikan kekasihku, aku saja masih belum pernah memandikannya,, dasar. Otak mesum ini" rutuk Taksa dalam hati karena cemburu kepada Zia.


"Kami akan membuat cairan nutrisi agar energi nona tetap stabil, sebab selama nona koma ia tidak akan makan apapun, infus tak cukup untuk nona" ujar Divya bersama tim langsung berlari menyiapkan perawatan nona mereka.


๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท


Sedangkan di Mansion keluarga WU kakek merasa bahagia sebab baru berjumpa dengan calon cucu mantunya, ia menelpon ayah Taksa.


"Iya ayah ada apa" tuan Darendra WU.


"Olivia sudah mendingan ayah cuma belum bisa berjalan "


"Semoga cepat sembuh, agar disaat pernikahan Taksa kelak kita mersakan kebahagian berkumpul bersama." Ucap kakek


"Apa Taksa mau menikah!!" tanya tuan Darendra WU di sebrang


"Belum tapi aku yakin tak sampai lama kita akan memiliki menantu, dan menantu kita adalah seorang gadis yang sangat hebat"


"Aku sangat bahagia mendengar nya ayah, sebab aku sedikit khawatir dengan anakku satu itu, sudah 28 tahun tak memiliki ketertarikan kepada perempuan, pasti mama Taksa akan semakin semangat sembuhnya mendengar anak semata wayang kami dekat dengan perempuan" ucap tuan Darendra WU disana.


"Baiklah kirim dalamku untuk menantuku, semoga cepat sembuh, aku sangat kesepian dirumah besar ini" ujar kakek, lalu memutus sambungan telepon.


"Ah tak sabar menunggu saat saat menimang cicit" gumam kakek sambil menghayal tentang cicitnya yang akan hadir.


Lamunan kakek terusik sebab di kaget dengan bunyi handphone nya yang berdiri, ia melihat si penelpon sambil mengerutkan alis

__ADS_1


"Ada apa di Mansion Taksa kok menelpon ku, sebab aku baru pulang dari sana"


"Halo ada apa Desmond"


"Tuan nona Qiana pingsang dilarikan ke Rumah sakit"


Suasana kakek yang tadinya bahagia bak dihempas dari awan hingga terjatuh ke tanah, bersamaan dengan handphone nya yang jatuh akibat syok.


Lalu memanggil supirnya tadi.


"Kerumah sakit sekarang" tanpa banyak tanya si supir membukakan pintu tuanya lalu mereka melesat ke rumah sakit WU.


Sedangkan di suatu tempat ada seseorang yang telah merencanakan kejahatan untuk memisahkan mereka,


apakah mereka bisa lewati semua rintangan yang akan menguji kisah cinta mereka yang baru dimulai ??


^^^~To be continued^^^


^Sedikit menyapa^


Untuk para teman teman yang setia membaca cerita Liana keizia, saat ini Lian ingin minta pendapat kalian tentang cerita novel saya.


sebab ada beberapa teman-teman yang bilang kalau novel saya mirip sebelah.


saya saat ini ada di posisi yang bisa dibilang down , mau menulis pun otak saya ngeloading lama banget.


saya mau nanyak sama kalian semua dilanjutin atau berhenti disini saja.


sebab saya mengarang cerita ini dengan susah , maka dari itu terkadang ada beberapa kata yang banyak typo karena saya hanya penulis amatir yang masih banyak salah, bahkan dalam pemilihan kata ada beberapa yang kalian pahami, dan mungkin alurnya amburadul tak sesuai harapan kalian , atas semua kesalahan ini Liana mohon maaf sebesar-besarnya ๐Ÿ™,


nanti Liana akan mebaca novel novel yang jandre nya sama, jika benar alur ceritanya sama maka saya akan berhentikan novel ini, sebab Liana tidak ingin dituduh plagiat di kemudian hari.


maaf mungkin kata-kata Liana sedikit menyinggung perasaan para readers kesayangan, jujur entah mendengar jika novel Liana dibilang mirip sebelah Liana jadi baper๐Ÿ™.

__ADS_1


__ADS_2