Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
Tantangan End


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


Udara di gudang itu sangatlah mencekam :


Qiana menoleh pada Jemi "Hay tuan aku suka kejujuran mu,"


"Nona saya mohon anda berlindung di belakang kami, kami takut tuan muda marah dengan kami, nyawa kami adalah taruhannya." kata bodyguard wanita yang takut terjadi kepada nonanya itu.


"Kalian tak asik... kenapa tidak jadi berantem, aku terima tantangan mu nona... " Laki-laki yang berambut botak itu melihat seluruh tubuh Qiana dari atas hingga bawah dengan tatapan lapar.


Qiana tidak mengambil 6 buah senjata, tetapi 10 buah senjata.


Lelaki berperut tambun meremehkan Qiana, "nona kau memilih 10 buah, aku tau kau hanya acting, menyerah lah, kau tak lihat 6 orang di belakang anda sudah kehilangan banyak darah, dan aku suka tampang ketakutan mereka, hahahahaha...."


Qiana tak memperhatikan sekitar saat ini, matanya berbinar penuh dengan semangat melihat senjata-senjata yang ia pilih....


"Aku pilih 10 senjata ini, kan peraturan 6 untuk mereka, aku tak pernah merasa kalian memberikan peraturan kepadaku , kau hanya menyuruh ku memilih" dengan nada santai.


"Aku mohon nona, tolong hentikan, kau anggap apa nyawa kita sehingga kau setuju dengan para bajingan itu "


"Benar nona, jika kau benar menebak semua ini, aku akan bersyukur, 100 kali di kaki mu" Jemi sembarangan berkata.


"Aku akan menantinya" Qiana menjawab Jemi.


"*Anda memang gila nona" pinat.


"Terimakasih". jawab Qiana*


Semua orang semakin gemetar ketakutan, bahkan anak buah Taksa yang tidak memberi komentar serasa ingin kencing dicelana.


"Nona muda yang kaya belagu " Alisia menggerutu.


*


*


*


" Dengarkan aku baik-baik "


Qiana mengambil satu persatu senjata, menjelaskan dengan singkat dan padat.



FN FAL




Dalam waktu 1 menit, senapan mesin ini mampu melesakkan 700 butir peluru. Namun sebagai gantinya, sang penembak mudah terdorong mundur.


Ketika Qiana menyebutkan nama sebuah senjata semua orang langsung diam senyap.


"Kata mereka anda adalah seorang nona muda kaya simpanan pria-pria kaya, dari mana kau tau nama senjata ini". kata si kepala botak.


"Mungkin hanya sebuah kebetulan saja" Alisia tak mempercayai kemampuan wanita didepannya.


"Hey Nona lanjutkan" kata si perut buncit yang ngeces melihat kemolekan tubuh Qiana



Rheinmetall MG 3




Diproduksi oleh Jerman, MG 3 adalah senjata di balik garda depan. Dia mampu menjadi senapan mesin ringan ataupun berat.

__ADS_1


semua orang yang ada di sana sedikit was was dengan gadis cantik di depannya.



Uzi Submachine gun




ciptaan Major Uziel Gal dari Israel Defense Forces. Uzi sering digunakan sebagai persenjataan mereka di garda depan.



Glock 45 GAP




Pistol semi-otomatis Austria. Karena mudah dibawa dan disembunyikan, Glock menjadi pistol yang berbahaya.



M4 Carbine




Versi pendek M16, M4 Carbine memiliki daya tembak setara dengan senapan mesin tradisional.



Desert Eagle Mark XIX Pistol





Heckler & Koch HK41




Mirip dengan M4 Carbine. Kemampuan senapan ini dapat menembakkan 900 butir peluru tiap menit.



AK-47




Selain salah satu senjata api berbahaya, AK-47 juga paling khas. Dalam pertempuran jarak dekat maupun jauh, Ak-47 sangat efektif.



Accuracy International AS50




AS50 adalah salah satu senapan jarak jauh paling berbahaya karena mampu mengenai sasaran berjarak 1.500 meter.

__ADS_1



TrackingPoint Guns




Dibuat Amerika, nama lainnya adalah smart rifle karena mampu membuat kalkulasi tembakan yang akurat serta efektif.


Qiana menjelaskan secara cepat nama-nama senjata di depannya, hingga para mafia lawannya tak ia beri bicara lagi.


" *bagaimana tuan apa semua nama senjata ini ada yang salah ? "


Sedangkan anak buah Taksa mendengar sang nona menjelaskan beberapa senjata itu , mereka ada yang terduduk ada juga yang hampir pingsan, sebab mereka tidak mengetahui satupun senjata di depannya, mereka beranggapan jika Qiana hanyalah mengarang.


" PLOK....PLOK... PLOK... sungguh pengetahuan yang sangat mengesankan nona, semuanya jawaban kamu benar tapi sayang kita diperintahkan untuk menghabisi kalian semua ... kalian bunuh wanita ini, "


" Dor .... BUK"


Semua anak buah Taksa syok jika nonanya sangat pandai prihal persenjataan, syok mereka bertambah ketika pimpinan mafia m membunuh sang nona, jantung keenam orang itu rasanya hampir copot , mereka semua membayangkan kemarahan sang tuan muda, bahkan para wanita sampai meneteskan air mata, saking takutnya.


"Bagaimana kau menebak dengan sekejap mata, siapakah kau sesungguhnya, ". si botak tak menyangka jika rekannya si buncit tewas dengan bekas tembak di keningnya,


Sebab ketika si buncit mau menodongkan senjatanya, sudah keduluan Qiana yang menebaknya dengan kecepatan angin.


"Aku hanya seorang wanita yang di sebutkan oleh mereka" jawab Qiana


Mendengar sang nona bicara, anak buah Taksa langsung tersadar dari syok nya benar-benar syok...


Sedangkan Jemi yang meremehkan nonanya langsung bergetar ketakutan, tenggorokan nya serasa memakan paku satu Kg dengan sekali telan.


Adegan yang mereka lihat sungguh menakjubkan, sebab selama ini mereka tak pernah melihat pembunuhan dengan sadis seperti ini, dan tembakan sang nona mengenai kening si mafia itu.


"Banyak omong, aku benci orang banyak omong, dor.... dor ... dor.. dor... dor... dor...dor... dor..." Qiana menembak tujuh orang itu tanpa melihat satupun musuhnya.


"Alice kau bunuh wanita ini, kau tunjukkan padanya sabuk merah taekwondoin mu"


Sedangkan ke 6 anak buah Taksa memandang Qiana dengan binar takjub


"Nyonya muda, hati-hati wanita itu hebat, aku pun di buat pingsan oleh nya"


teriak Jemi memberi semangat kepada sang nona, sungguh mulai saat ini Jemi adalah fans sang nona.


Ketika Alice mendekati Qiana, kaki Qiana di naikkan ke atas, dengan sekali hentakan langsung mengenai kepala Alice " BUK" Alice langsung pingsan.


"Aku belum bilang kepadamu jika aku pemegang sabuk hitam di semua bidang beladiri" Qiana menodongkan ke kening si kepala botak yang ketakutan sebab teman-temannya sudah tewas, sedangankan Alice sudah terkapar pingsan,


sorak gembira Jemi sebab dendamnya kepada Alice yang membuatnya pingsan terbalaskan "Anda hebat nona angkat saya menjadi murid anda"


"Ampuni nyawa saya nona apapun saya lakukan untuk anda"


"Bawalah aku ke markas kalian sekarang juga"


Tanpa bernegosiasi si botak itu langsung menyanggupi permintaan nona berdarah dingin didepannya "baik nona, ikutlah saya"


"Hey kau bawalah gadis itu, kalian ikutlah denganku, kau seperti orang bodoh, siapa yang bilang jika aku bodoh tadi, dan benci model wanita seperti ku "


"Hehehehe... ampuni saya nona, kami salah, sebagai balasannya kami ingin mengabdi kepada anda"


"Benar nona". jawab serempak 6 orang itu.


"Memangnya kau pantas jadi anak buah ku, melawan sabuk merah ?? saja tepar,"


"Kami akan memantaskan diri nona" jawab pinat yang sedari tadi diam.


^^^~To be continued^^^


^Heyy para pembaca ku tersayang, padahal setiap episodenya lebih dari seribu kata bahkan ada yang seribu lima ratus kata, masak dibilang pendek

__ADS_1


aku kasik satu lagi nih ^


__ADS_2