Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
Skejul Bulan Madu Ala Taksa


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


Saat ini asisten Mulin memperhatikan mood tuan mudanya itu dengan seksama


sebab selama seminggu ini tuan muda nya itu sangat sensitif melebihi wanita hamil.


Bagaimana gak sensitif melebihi wanita hamil??, sebab dalam 7 hari tuan muda sudah menskorsing 5 orang karyawan akibat kesalahan kecil.


Bahkan pernah seorang karyawan salah menulis dalam sebuah kalimat, karyawan itu habis ditangan singa jantan yang kelaparan yang tak di beri makan setiap malam oleh Qiana.


Untung nya Taksa masih punya hati untuk orang-orang yang memiliki kesalahan kecil, jika orang yang memiliki kesalahan besar habis dah di tangan bos besar itu.


Sebab Taksa tak pernah memberikan toleransi bagi orang yang mengusik ketenangan Taksa, dan entah karena kejelian dalam menilai sesuatu, ia cukup memeriksa satu kali, dalam 24 jam orang pembuat onar langsung tertangkap beserta bukti-bukti nya,


Maka dari itu Taksa sangat ditakuti sebagai Pemimpin dan Pemilik WU internasional group, jika masih ingin berkarir di perusahaan itu maka satu kuncinya jujur, ketekunan adalah kewajiban setiap karyawan.


Jika kau bermain di perusahaan WU miliki Taksa, dan jika kau hanya pegawai biasa di WU Internasional group maka kau tak akan mendapatkan pekerjaan yang layak kembali di masa depan,sebab perusahan lain tak ada yang berani menerima karyawan bermasalah mereka masih ingin bermitra dengan Taksa maka mereka tak berani mengambil resiko sedikitpun dengan memperkerjakan karyawan bermasalah dari WU Internasional itu sendiri, sebaliknya jika karyawan yang keluar baik-baik dari WU Internasional group maka karir mereka akan lancar di perusahaan-perusahaan tujuannya setelah keluar dari perusahaan Taksa.


Jika perusahaan lain ingin menggulingkan perusahaan milik Taksa, maka siap-siap dalam 5 menit perusahaan milik lawan akan gulung tikar.


Maka dari itu Taksa disebut penguasa bukan hanya kekayaanya yang berlimpah tapi otaknya yang jenius dalam berbisnis serta memiliki pandangan setajam elang untuk memulai sebuah bisnis dan menilai musuh-musuh nya.


Setelah melihat suasana tuannya Mulin langsung memberikan map perencaan bulan madu tuan mudanya.


Mulin menyodorkan map itu kepada tuannya "Tuan silahkan periksa jika masih ada yang kurang"


"Baiklah," Taksa memeriksa satu persatu kegiatan dengan sang istri.


• Hari pertama sampai hari ke 25 mereka berdiam diri di vila tanpa ada orang lain hanya Taksa dan Qiana

__ADS_1


• Hari ke 26 sampai 30 mereka mengunjungi pulau tetangga untuk jalan-jalan berwisata


• Pulau dijaga ketat oleh para bodyguard untuk kemanan mereka.


• Semua yang ikut ke pulau pribadi dilarang keras memasuki vila mereka, di jam-jam tertentu,


• Urusan makanan dan membersihkan Vila diatur oleh paman Desmon pada jam 3 pagi sampai jam 5 pagi, tanpa ada suara bising sedikitpun


• Semua orang yang ikut ke Vila sudah disediakan tempat khusus untuk mereka,


• Membesarkan kamar pribadi harus menunggu tuan muda Taksa menginstruksikan kepada pihak pembantu


• Segala urusan kantor di serahkan kepada asisten Mulin.


Begitulah isi yang tertulis di kertas yang berada dalam map itu.


"Kau memang paling mengerti aku Mulin sebab aku ingin dalam sebulan ke depan merasakan namanya dunia milik kita semua yang lain ngontrak"


"Baik tuan" jawab asisten mulin, sebab asisten mulin bak Taksa versi imitasinya sebab sama-sama memiliki sifat dingin , dan juga ditakuti oleh orang orang yang merencanakan untuk menjahati tuannya, ia tak segan-segan mengotori tangannya untuk melindungi tubuh mudanya dari apapun.


Mulin juga sangat mengerti apa yang disukai dan apa yang tidak disukai oleh tuan mudanya, sebab dari yang terkecil hingga yang terbesar kebutuhan tuannya mulin lah yang memilihkan untuk tuannya.


Terkait dengan seluruh pakaian dari atas sampai bawah, Bahakan ke dalaman Taksa juga pun Mulin yang memilih kan yang terbaik untuk tuan mudanya, maka dari itu Mulin bak cenayang versi modern jika urusan tuan mudanya.


Taksa tak perlu menyebutkan kebutuhannya, sebab Mulin sudah mendikte sedemikian rupa kebutuhan tuannya tanpa Taksa minta atau sebutkan.


"Mulin luangkan waktuku untuk makan siang"


"Baik tuan, anda mau pulang ke Vila ?"

__ADS_1


"Aku mau pergi ke Mall , mau mencari Lingerie seksi untuk istri tercintaku" Taksa sudah membayangkan sang istri dengan tampilan seksi berdiri dihadapannya,


"Membayangkan saja aku sudah panas dingin, bagai mana ya reaksi tubuh ini jika melihat istriku memakai baju itu didepanku" kata hati Taksa yang sedang berbunga-bunga.


"Maaf tuan apa tak merepotkan tuan harus datang sendiri ke Mall, kemarin kan saya yang mengurus pakaian ada dengan nona" tanya Mulin


"Ya tuhan aku mohon ubahlah pikirin tuan muda, sebab jika tuan muda datang sendiri memilih pakaian dalam untuk sang nona, yang ada besok tuannya akan menjadi trending topik di majalah yang berjudul Direktur utama WU Internasional Taksa Tyaga Danendra WU berbelanja Pakaian dalam Wanita?"


"Jauhkan pirikan mu ini Mulin, aku tak ingin gara-gara memilihkan baju sensitif untuk istriku kau membayangkan kemolekan tubuh Qiana ku" Aura kemarahan Taksa amat mencekam seakan menusuk tulang Mulin.


"Maaf tuan mulin tuh ada pikiran ke sana saya tidak berani tuan, yang saya pikirkan itu jika anda datang ke mall untuk memilih lingerie atau apalah itu, nanti nama anda akan viral, anda lupa bawa pernikahan anda dengan nona masih dirahasiakan , jika anda melakukan tindakan yang memicu penasaran publik, maka identitas nona akan menjadi pencarian utama, bahkan mau tak mau nona akan Terekspos tuan" Jawab Mulin sambil mengusap usap peluh yang menetes di dahinya, sebab ia merasa tertekan dengan kemarahan tuannya.


"Ayo lah tuan, saya melakukan ini untuk kebaikan anda, sebab selama ini jika anda sudah menyangkut tentang nona maka anda kan bersikap bodoh," gerutu dalam hati Mulin sebab tuan mudanya diam setelah mendengar pendapatnya.


"Kau benar Mulin , suruh mall milik ku tutup setelah makan siang sampai aku selesai belanja nantinya, sebab aku akan berkunjung kesana untuk mengajak istriku belanja kebutuhan dan aku ingin berkencan dengannya di mall itu"


"Baiklah tuan*"


"Sultan mah bebas, setidaknya besok aku GK kerepotan menghadap para reporter yang kepo terhadap taun," gerutu Mulin.


"Kau kembalikan keruangan mu, sebab ini sudah jam 9 , jam 12 kita akan keluar dari kantor"


"Baik tuan" Mulin keluar tergesa-gesa dari ruangan keramat milik bosnya itu , sebab jika ia tambah lama berdiam diri disana, dia bisa Pastika bahwa masih banyak keinginan aneh tuannya yang lain.


Belum sedetik Mulin mengeluh tentang tuannya telponnya sudah berbunyi.


"Mulin, kau ****** nona jam 11, sebab aku tak ingin orang lain yang menjemput istriku"


"Baik tuan muda" begitulah jawaban Mulin untuk tuan mudanya itu.

__ADS_1


^^^~To be continued^^^


__ADS_2