
...^HAPPY READING^...
Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Qiana, tapi untuk saat ini ia sengaja menyembunyikan statusnya dulu, dia belum siap bertemu mantan suami Qiana yang asli, bukan belum siap tapi ia merasa belum saat nya, maka dari itu ia mengunci data pribadi dirinya, kepercayaan nya saja belum tau siapa dia.
kembali ke topik saat ini
~pembukaan QCL teknologi & farmasi
Pembukaan itu dibuka pada jam 19.00 , para kolega bisnis dan dan tamu undangan sudah memenuhi aula gedung beserta wartawan yang sengaja diundang untuk meliput berita perusahaan besar yang baru berdiri, karena QCL perusahaan terbaru yang sedang naik daun, dari segi prestasi dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pengusaha.
Setelah semua tamu berkumpul, di sambut oleh rafael selaku wakil direktur di perusahaan itu menyambut para tamu yang sudah hadir di di aula besar perusahaannya itu, dekorasi yang megah dan berkelas membuat semua tamu mengagumi pesta itu, pesta ini sangat mewah menandingi pesta perusahaan yang sudah sukses bertahun-tahun, mereka semua meyakini jika pemilik gedung ini sangat lah kaya raya.
"Perhatian hadirin sekalian, saya ucapkan terimakasih atas tamu-tamu terhormat yang sudah berkenan menghadiri pesta sederhana kami, dan saya disini ingin memperkenalkan sekertaris dan tim sukses QCL pada hadirin semua , saya panggilkan tuan Tony" begitu sambutan dari Rafael.
Orang-orang pada riuh banyak komentar dan cacian kepada Tony disaat tadi ia naik panggung.
"Maaf tuan Rafael mungkin anda belum tau sekandal tuan Tony ini, anda tidak salah memperkerjakan seorang kor**tor yang sudah di blacklist oleh semua perusahaan, dan kami semua yang berkerja sama anda tidak menginginkan perusahaan kami yang didalamnya ada koruptor " kata tuan jefry perwakilan dari PT RMB.
"Benar kata tuan jefry kami tidak ingin bergabung dengan perusahaan yang ada didalamnya sam**h masyarakat" jawab serempak tamu di aula itu.
"Maaf jika kehadiran saya didepan kalian saat ini membuat semua hadirin resah, tapi sekali lagi saya tekankan semua yang dituduhkan kepada saya adalah fitnah, sekarang saya minta semua hadirin sekalian silakan buka hanpone kalian masing-masing, setelah ini kalian putuskan apakah masih akan tetap disini atau pergi dari tempat ini
Di setiap hanpone para tamu muncul video seseorang yang tak lain adalah tuan jefry berbicara dengan mantan istri Tony yang saat ini menjadi pacarnya, disana tuan jefry sedang merayakan kesuksesan nya menendang Tony dari pekerjaannya, dan memperlihatkan adegan tak senonohnya dengan istri Tony yang kala itu Toni belum di ceraikan istrinya, dan setelah Tony di blacklist dari semua perusahaan istrinya meninggalkan surat cerai dan meninggalkan suami dan anaknya yang sedang sakit, disana juga ada adegan tuan Jefri menyewa pereman bayaran untuk mencelakai Toni dan anaknya, sampai video kejadian pertemuannya dengan Qiana waktu itu.
Semua kejadian itu membuat keributan besar, disaat ada segerombolan bodyguard menyeret Jefry keluar dari gedung, setelah sebagian orang menyiram tuan Jefri dalang dari kekacauan ini.
Toni yang melihat bekas bawahannya di keroyok orang di pesta terdiam dia atas podium ia mengingat percakapan dengan nonanya sebelum acara ini dimulai
__ADS_1
~F****lashback
Sebelum acara dimulai Tony di panggil keruangan Qiana.
"Kau sudah siap hadir didepan orang-orang setelah ini Tony."
"Saya sudah siap nona" jawab Tony mantap.
"Kau tidak takut dengan kemarahan tamu nanti" uji nona.
"Saya percaya sama anda, anda sudah mempercayai saya mendampingi tuan Rafael menjadi kepercayaan anda di perusahaan ini, saya yakin akan mengatasi suasana disana, agar dunia melihat saya pantas berada disamping anda , anda adalah malaikat hidup saya dan putri saya, terimakasih berkat obat anda anak saya mulai ceria lagi , saya yakin sebentar lagi ia akan sembuh, putri saya ingin bertemu dengan penolongnya." ungkap Tony
"Bagus aku pegang kesetiaan mu, buktikan dengan prestasimu nanti, dan aku punya hadiah untuk musuh mu, sudah saatnya kau membersihkan namamu, dan aku mau menanyakan apa keputusanmu untuk mantan istri mu" tanya Qiana.
"Saya serahkan penghianat itu pada anda, putri saya tidak pernah dekat dengannya, cukup saya aja sudah cukup untuk saya" ucap Tony dengan raut marah.
" Baik nona, sudah saatnya saya turun sekarang. " pamit Tony.
~ flashback off
...* * * *...
Setelah keributan tadi acara kembali tenang selama 5 menit setelah itu acara itu kembali diributkan kedatangan tuan muda Taksa yang hadir ke pesta ini, disampingnya sekertaris mulin mebawa buket bunga besar, semua orang bersyukur tidak ditendang dari pesta ini karena tadi sempat menyinggung tuan rumah yang mendirikan pesta ini, jika mereka ditendang di pesta ini, alamat usaha mereka akan bangkrut dalam hitungan menit, rupanya tuan muda Taksa mengenal pemilik perusahaan ini yang terkenal misterius itu, karena apa yang dibawa tuan muda Taksa ke acara ini.
"Selamat datang di pesta sederhana kami tuan suatu kehormatan anda berkenan hadir di pesta kami, mari kami antar di ruangan VIP" sambut Rafael dengan keadaan terkejut, Taksa dibawa keruangan Kusus untuk nya yang langsung dibuat dadakan saat itu juga,
"Baikalah, kau jangan sungkan, aku ingin bertemu dengan nona kalian, dan aku akan membicarakan penawaran bisnis dengannya. " ungkap Taksa didengar orang yang berdiri didekat nya,
__ADS_1
Semua orang kagum kepada pemilik gedung ini, karena mendapat tawaran kerja sama dari perusahaan no 1 , dan ini awal bagus untuk karir perusahaan ini, pasti setelah ini akan banyak tawaran kerja sama untuk QCL teknologi & formasi.
Sedangkan Taksa saat ini tengah duduk di ruangan VIP Kusus untuk nya, ia mengingat percakapan dengan Kedua anak buah nya.
🌷flashback
Setelah dia tertawa tidak jelas dan hampir membuat pingsan mulin dan hampir juga membuat dokter Dion hampir terkena serangan jantung melihat tingkah mereka.
"Sekarang kau suruh anak buah mu, untuk mencari tau tentang pemilik perusahaan itu, jika sampai nanti sore mereka belum menemukan pemilik perusahaan itu, berarti dugaan ku benar jika perusahaan itu milik calon istriku, dan kita akan membawakan penawaran kerja sama dengan perusahaan kita dan siapkan hadiah cantik untuk bidadari ku itu"
"Maaf tuan selama ini kita tidak pernah mengajukan kerja sama terlebih dahulu," Mulin menjawab
"Beda dengan yang ini Mulin, aku ingin dekat dengan istriku mulai dari kerja sama ini, kau tak tau pepatah menyelam sambil minum air, kau yang tidak pernah jatuh cinta mana mengerti hal seperti ini huh" wah ternyata si kaku tiba-tiba menjadi seorang pujangga, kasian sekertaris mulin yang syok dengan kata-kata tuannya, sejak kapan tuannya mulai mengerti pepatah padahal mereka itu 0% dalam urusan cinta..
mulin tidak tau kalau tuannya selama ini membaca internet tentang cinta wkwkwk.
Dion yang mendengar dan melihat perubahan sahabatnya itu syok dan tidak percaya
"Taksa bisakah kau mengajakku nanti malam ?? aku ingin ikut datang ke pesta itu," ungkap Dion berharap
"Tidak boleh nanti kau malah jatuh cinta pada istriku, kau pilih ikut atau loncat dari balkon kantorku ini" tanpa persaan membuat bulu kuduk nya merinding.
"Tidak usah terimakasih aku ingin hidup sekarang aku mau kerumah sakit aku ada oprasi," pamit Dion dan langsung mengambil langkah seribu, dengan menggerutu sepanjang jalan, ia masih merinding dengan ke posesifan Taksa.
~flashback off
^^^~To be continued^^^
__ADS_1