
...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...
...~•^HAPPY READING^•~...
...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...
Teriakan Taksa membuat semua orang berkaca kaca, ada yang menangis histeris. Ada seorang predator sedang ingin memakan mangsanya.
"Kemana Nona kami tuan" Zia menarik kerah baju Taksa.
"Lepaskan tanganmu dari suamiku Zia" Ucap seseorang tegas.
Mendengar suara seseorang yang sangat dicintai Taksa langsung berlari mendekati istrinya.
"Sayang" Teriak Taksa kegirangan melihat sang istri datang dengan busana yang sama meski sudah hilang roknya tinggal atasan saja beserta hot pantes saja.
Taksa langsung berlari mendekati istrinya itu, "Aku hampir bunuh diri mendengar bom itu meledak tak ada dirimu di sisiku".
"Aku tadi di bantu tim jenius ku menjalankan rencana, dan aku bersyukur tak ada yang menjadi korban hanya para penjahat hangus di tempat" Ucap Qiana.
"Uwek....Uwek.... Taksa kamu bau sekali, jauh jauh dariku.…. Uwek Uwek..." Qiana muntah muntah dahsyat.
"Sayang kamu kenapa?" Tanya Taksa bingung.
"Uwek.... Uwek... Kamu bau kemenyan sayang, aku mohon jangan mendekat dengan ku" Ucap Qiana.
"Sayang parfum ku ini wangi, dan limited edition" Ucap Taksa tak terima di bilang bau kemenyan.
"Pergi kamu jauh jauh, aku juga enek liat wajahmu, sangat menyebalkan" Ucap Qiana...
"Zia bawa aku pergi" Ucap Qiana.
"Rafael kau tak salah membawa wanita lain datang kesini?" Tanya Taksa.
"Tidak tuan saya memastikan sendiri jika nona adalah ORI" Ucap Rafael.
"Tululang.... Tululing.... Tululang.... Tululing" HP Mulin berdering...
"Selamat malam tuan Mulin" Ucap si penelpon.
"Katakan" ucap Mulin.
"Maaf tuan hotel WU saat ini mengalami ledakan apakan tuan muda Taksa ada bersama anda atau juga berada di dalam hotel bersama keluarga WU?" Tanya si pak POL.
__ADS_1
"Tuan Muda bersamaku Sekang kami akan datang ke lokasi". Teriak Mulin mendalami karakter.
"Mari kita pancing ikan besar agar keluar dari sarangnya, gara gara semua kejadian ini istriku membenciku" Ucap Taksa bersungut-sungut.
"Sayang aku pergi dulu" Ucap Taksa sedih melihat istrinya yang tak memalingkan wajahnya mendengar ia pamitan.
Sepeninggalan Taksa Qiana, nenek QI mendekati Qiana, "Sayang kamu tidak apa apa kan?" tanya nenek QI.
"Tidak nenek saya tidak apa apa" Ucap Qiana lembut.
"boleh nenek memeriksa sesuatu?" Tanya Nenek QI.
Qiana merasa bingung dengan pertanyaan nenek yang di depannya, Qiana mendengarkan pikiran nenek tak ada niatan jelek.
"Silahkan nek" Ucap Qiana.
Nenek langsung mengintip di tengah tengah bakpau Qiana ia memastikan apa yang dia lihat tadi, dan terlihatlah tanda seperti bulan sabit di tengah tengah si bakpau kembar.
"Hu... Hu... Hu... Hu Tuhan memberkatimu nak" Tangis nenek QI pecah.
"Ada apa ini?" Tanya Qiana.
"Kau adalah Salah salah satu pewaris XU sayang, tuhan melindungi mu, apakah kau memiliki sebuah kalung berbandandul bulan matahari? tanya nenek QI.
"Seperti ini bukan Nenek?" Tanya Qiana.
Qiana langsung mengotak ngatik gelangnya tiba-tiba, bunyi BIP... jam itu langsung terbuka seperti hanpone lipat, dan terpampang lah liontin kalung mungil membuat tangisan nenek QI menangis haru.....
"Ayo ikut nenek ke dalam ruangan tertutup yang hanya kita berdua, dan kau si tua WU kau ikutlah".
"Permisi Tuan Nyonya" ucap Rafael.
"Ia tuan?"
"Seorang gadis yang aku kenal juga memiliki kalung seperti itu"
"Benarkah?" Tanya nenek QI penasaran.
"Kau tak salah menebak anak muda?" Ucap si kakek WU.
"Tidak sedari kecil aku melihat liontin kalung itu" Ucap Rafael memastikan jika ia benar-benar melihat kalung itu.
__ADS_1
Nenek QI langsung menelpon seseorang, "Cepat datang ke atap Mall hotel WU, nenek menemukan salah satu dari mereka" kata nenek QI kepada seseorang.
^^^~To be continued^^^
kira kira Siapa keluaga XU???
Satu satu misteri akan terpecahkan..... ! !
Maaf alurnya kurang memuaskan 🙏
Emak ucapakan banyak banyak terimakasih atas dukungan nya temen temen yang komentar di curhatan hati emak online macem ane ini...
Jagan kaget kenapa emak ubah akun emak menjadi emak online karena semua orang yang kenal ane di NT pada panggil emak yang buk ibuk mas mas yang usianya 40tahun manggil ane emak...
Padahal emak masih 24 tahun dan Alhamdulillah sudah beranak satu, emak anggep itu sebuah pencapaian 😁.
Yuk temen temen yang pengen ngintip akun emak dan berteman di FB atau di Igeh kalian bisa intip emak disana emak kasik gambar takut kalian tersesat di rumah tetangga 😂 ....
PD aja kagak apa apa sok pede dapet temen di Di FB Kusus pernopelan.
Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh emak Liana 🙏🙏🙏
Jangan lupa
Like👍
komentar🗣️
Hadiah🎁🌹☕
Vote 🔥
Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di reating pojok popularitas karya ini.
Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini
FB
IGEH
__ADS_1