Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
Terjerat Cinta Berondong Kaya, (kelanjutan kehidupan kedua sang putri)


__ADS_3

Assalamualaikum


Hay para reader emak apa kabar 🤗


semoga kalian sehat selalu🤲


emak hadir kembali membawa karya Badas yang tentunya pemeran utamanya sosok wanita tangguh.


Karya ini adalah menceritakan seorang wanita cantik model yang nasibnya malang, karena si model mengalami sebuah kecelakaan yang merenggut matanya dan kakinya yang indah menjadi cacat.


Didalam malam pesta lajangnya ia mendapatkan sebuah kenyataan yang membuat seorang Aya MA hancur dan bertekad membalaskan dendam nya.


Bagaimana jika si wanita buta itu dinikahi oleh Jaguar Kendrick Taksa WU yang mewarisi sifat ibunya dan ketampanannya duplikat sang Ayah?


Cus intip karya emak dengan tema MERUBAH TAKDIR 🥰


EPS 1.


Seorang Wanita tengah duduk didepan meja rias. Riasan ringan dan sederhana semakin menambahkan kecantikan alami wanita itu.


Wajahnya yang cantik. Kulitnya yang putih mulus tak miliki Kekurangan sedikit pun, nyamuk saja terpeleset jika hinggap di atas permukaan kulit yang licin nan kinclong.


Kecantikan alami wanita ini membuat para wanita iri melihatnya dan para pria tergila-gila kepadanya.


Setelah selesai merias wajahnya ia digiring mengganti bajunya agar penampilannya tambah sempurna.


“Oh Ayam ku sayang! kau begitu cantik,” puji seroang wanita tambun yang tengah memoles wajah gadis itu.


“Aya Ma ada spasi di tengah antara A dengan M Mary Gabine!” Aya MA meralat ucapan si asisten serta sahabatnya.


“Baiklah, Aya MA ku sayang! Apa kau yakin menghadiri pesta lajang mu tanpa diriku ini?” wanita itu merasa tidak tenang bosnya pergi ke tempat ramai sendirian.


“Tidak apa-apa Mary, kan ada Hendry yang akan menemaniku di pesta lajang kami! Lagian ini adalah hari terkahir aku menyandang status lajang,” ucap gadis itu dengan senyuman lebar untuk pertama kali setelah gadis itu mengalami kebutaan serta kaki indahnya Pincang.


“Sayang! Bolehkah aku menanyakan pertanyaan ini satu kali lagi. Aku janji tidak akan bertanya kepadamu lagi, apakah kau sudah bertekad bulat menikahi Hendry Salamone itu?” tanya Mary.


“Mary dengarkan aku! Pria yang bertahan ketika pasangannya tak lagi sempurna adalah pria yang tulus mencintai. Aku sangat mencintai Handry, dulu sebelum kejadian itu aku susah menerimanya tetapi ketika ia menjadi mataku ketika aku gelap maka di sanalah aku yakin jika Hendry mencintaiku apa adanya!” Gadis itu lalu terdiam meratapi nasibnya yang malang.


Tok ... Tok ...Tok pintu kamar Aya MA diketuk.


“Hendry datang!” ia meraba meja riasnya.


“Ambillah tongkatmu! Maafkan aku honey. Aku tak bermaksud mengingatkan mu tentang lukamu yang terdalam, pergilah bersenang-senang, ingat kau tak boleh menyentuh minuman keras setetes pun. Jika Nenekku tak berbuat ulah aku akan ikut dengan mu!” ujar Mary kepada bosnya itu.


“Urus saja Nenek, jangan marahi dia Mar, mungkin beliau merindukan Kakek yang telah tiada makanya ia kerjaannya mau minggat mencari suaminya.” Gadis itu menasehati Mary.

__ADS_1


“Baiklah ... Baiklah,” jawab Mary, Lalu ia menuntun Aya MA keluar Dari kamar.


Dikamar seorang pria tampan yang ketampanannya cukup di bilang lumayan, bolehkah kita anggap ukur ketampanan seorang Hendry Salamone ini tingkat Kecamatan.


Mata Hendry tak berkedip melihat calon istrinya yang cantik paripurna, “Cantik banget tapi sayang buta dan pincang,” Batin Hendry.


“Sudah siap tuan putri?” tanya Hendry sambil mengulurkan tangannya ia kepada calon istrinya.


Mary mengalungkan tangan itu ke lengan Hendry, “Jaga di baik-baik, jika ada yang lecet padanya maka kau habis di tanganku,” ujar Mary yang memang dari awal tak menyukai pria itu.


“Baik, Ayo sayang!” ucap Hendry dengan lembut dan penuh cinta kasih.


Pasangan calon suami istri itu pergi kesebuah club' yang terletak di tengah kota, yang mana tempat itu sudah di boking oleh pasangan itu.


...----------------...


Jep ... Ajeb ... Ajeb ... Ajeb...


Suara musik disko yang menggetarkan kepala hingga kaki, meresap kedalam dalam. Dan membuat orang yang sakit gigi nyut-nyutan, yang punya sakit jantung langsung Anfal.


Riuh Pasangan menari melenggang lenggok seperti cacing kepanasan. Aroma khas minuman keras yang memabukkan itu tercium di Indra penciuman Aya MA.


Kedatangan sepasang calon suami istri itu disambut kesenyapan agar para tamu memperhatikan orang yang merayakan pesta.


“Halo tuan Hendry. Selamat atas pernikahan kalian,” sapa seorang pria yang merupakan partner bisnis Hendry.


“Halo Nona Aya MA. Lama kita tak berjumpa. Selamat atas pernikahan kalian!” pria itu mengulurkan tangannya kepada gadis itu.


Karena disini si Aya MA kagak bisa melihat ia hanya terdiam, “Oh maaf saya lupa jika ada saat ini buta Nona!” ujar si Samson.


“Tidak apa-apa tuan! Maafkan saya juga dan terimakasih,” ucap Aya MA menundukkan kepalanya untuk menghormati tamunya, tangannya terkepal di samping gaun yang ia kenakan, ia sedih dengan apa yang menimpa dirinya.


“Istrimu sangat cantik tuan! Anda beruntung mendapatkan wanita secantik dirinya, tetapi jika di masa mendatang bolehlah saya memilikinya satu malam saja. Bukanya kita sering menjadi partner yang sama di segala bidang,” bisik si Samson. Dan Hendry langsung mengacungkan jempol menyetujui permintaan pria itu.


Tangan Aya MA semakin terkepal, kuku-kukunya yang indah menusuk kulitnya yang selembut kapas, Jika ini bukan malam yang spesial untuknya sudah ia pukul pria hidung belang itu menggunakan tongkatnya.


Didalam benaknya ia berkata, ‘Kenapa calon suaminya hanya diam??’ tetapi Aya MA mencoba untuk bersabar.


...----------------...


Langkah demi langkah Hendry menuntun Gadis Buta nan berkaki cacat itu.


“Sayang, kau tunggulah disini. Aku akan menemui rekan bisnisku. Lihatlah di sampingmu ada Margarine!” ucap pria itu.


Aya MA yang mendengar nama sahabatnya ia sungguh bahagia, Margarine yang datang menjadi Sahabatnya setelah ia buta membuat hari hari Aya MA tidak lagi sendiri. Karena wanita itu sering datang kerumahnya menemani dirinya.

__ADS_1


“Rin kau kah itu?” tanya Aya MA.


“Ya ini aku! Kau apa kabar Aya?” wanita itu langsung memeluk tubuh Aya MA dengan erat layaknya sabahat lama tak jumpa.


“Aku baik-baik saja. Kau tak pernah ada kabar!” ujar Aya MA kepada sahabatnya itu.


“Maaf job ku banyak banget, apalagi fashion week sebentar lagi akan di gelar,” ucap Wanita anggun itu.


“Selamat!” ucap Aya MA nada sedih, ia seakan memiliki luka terdalam jika mengingat panggung besar itu.


“Halo, Nona Rine!” sapa seorang wanita.


“Hay nona Tera Si dan nona Muna Fika,” sapa Rine.


“Wah anda sungguh model papan atas yang tidak sombong dan ramah sekali padahal kita hanya berjumpa sekali. Memang pantas menjadi model nomer satu 7 bulan lagi,” puji mereka.


“Oh kalian terlalu memuji ku. Aku belum sesukses kak Aya MA,” ujar Rine nada bahasa begitu lemah lembut.


“Aya MA siapa?” tanya Tera Si.


“Kalian lupa jika di dunia modeling ada seorang Anggelina Aya MA yang mampu berdiri di posisi pertama selama 5 tahun,” ucap Rine melihat kearah Aya MA.


“Oh model yang paling mengenaskan itu bukan? Setelah Mendapatkan penghargaan ia harus mengubur kejayaan yang baru ia raih 1 jam lamanya,” ujar Tera Si.


“Hus ... Lihat orangnya ada di depan kita! Jika itu kebenaran jangan kencang-kencang, berpikir kemanusiaan sedikit kenapa sih! Halo Nona Aya MA, kenalkan nama saya Muna Fika, maafkan temanan saya yang suka ceplas-ceplos, mari bersulang Nona,” Rine menukar minuman Aya MA dengan gelas yang ia pegang.


Ceting ... Bunyi gelas bertabrakan. Dua wanita itu bersulang.


Ketika cairan itu memasuki tenggorakan Aya MA ia kaget, “Apa yang aku minum ini? Siapa yang menukar gelas ku?” Batin Aya MA. Jika ia menyemburkan minumannya maka ia di bilang tidak sopan, terpaksa ia menegak alkohol itu hingga tandas.


3 menit kemudian. Kepala Aya MA seakan berputar putar karena pusing, ia mulai mabuk.


“Memang benar kok apa yang aku katakan jika Aya MA itu seorang mantan model yang mengenaskan,” Bisik si Tera Si.


“Tuan Hendry itu kasian, seumur hidupnya melayani wanita buta. Karena jika istrinya buta yang jelas hanya tuan Hendri saja bergerak sedangankan istrinya hanya gaya batu.” Bisik si A.


“Ya ialah, memangnya apa yang akan di lakukan oleh wanita buta selain menerima uluran dari orang lain,” dijawab oleh si B bergosip.


“Kau bener wanita buta itu mana bisa melayani kebutuhan suaminya, jika disuruh masak ia tak bisa, sungguh wanita tak berguna yang beruntung di nikahi seorang CEO YU.PI entertainment,” Si C juga ikut bergosip.


Bisik bisik terdengar jelas di telinga Aya MA karena musik di clubs malam itu senyap.


Karena sudak tak mampu mendengar orang mencemooh kekurangan dirinya, ia mengambil tongkatnya lalu bangun dan melangkah untuk menjauh dari tempat itu.


Prang ... Kaki Aya MA tiba-tiba di halangi oleh sebuah kaki, yang mana membuat tubuh wanita cacat itu jatuh menimpa meja, dimana minuman keras tersusun rapi yang di suguhkan untuk para tamu.

__ADS_1


Hahahaha .... Hahahaha .... Semua orang tertawa tak satupun orang yang menolong wanita itu.


^^^~to be continued^^^


__ADS_2