Kehidupan Kedua Sang Putri

Kehidupan Kedua Sang Putri
ditilang


__ADS_3

...^HAPPY READING^...


Setelah seminggu kejadian Taksa menginap di vila Qiana, dan dalam seminggu ini Taksa tak sempat datang lagi ke vila ia memiliki pekerjaan yang tidak bisa di tinggal tapi, bukannya Qiana tenang Taksa tidak datang kerumahnya nya, tapi Qiana di teror oleh barang-barang baru yang dikirim oleh suruhan Taksa membuat Qiana memijit pelipisnya yang sedikit berdenyut.


Hari pertama, Qiana dikagetkan dengan lahan seberang jalan kosong sekitar Vila nya, tempat itu sudah berubah jadi landasan pesawat yang sangat luas, dan itu semua ulah kegilaan Taksa, ketika hari kedua anak buah Taksa memberi sertifikat tanah landasan pesawat itu ditangannya, di hari ketiga sertifikasi jet pribadi ada tangannya itu.


dihari ke empat mobil keluaran terbaru ada di depan Vila nya, hari kelima barang branded memenuhi ruang tanyanya, dan hari ke 6 dan ketujuh, seribu pohon mawar warna warni yang di biasa sedemikian rupa memenuhi tempatnya.


Cukup sudah kesabaran nya selama ini, meski dapet barang gratis, tapi ini sudah berlebihan, ingin sekali Qiana mencuci otak cerdas Taksa sapa tau salah satu sarafnya terjepit, hingga membuang uang yang bayak untuk menyenangkan nya selama ini.


"Nona bunga-bunga di bawah mau di apakan sepertinya jika kita buat taman makan bisa mengelilingi danau ini, karena bunga satu Minggu yang lalu sudah 3 truk sekarang ditambah lagi seribu pohon nona," tanya Zia yang sedang melayani nonanya setelah mandi.


"Aku sudah sakit kepalaku jika melihat barang-barang mewah yang memenuhi ruangan ganti ku, memang selama ini aku tidak menyukai mengoleksi barang mahal yang sangat bayak, tapi saat ini di sana sudah tertata rapih seperti ruang ganti model kelas dunia saja, baju-baju itu jika dihitung perpotong tidak ada harga dibawah satu juta malahan ada yang puluhan juta, lain tas, make up, jam, sepatunya."


"Apa dia sudah gila mengejar wanita sampai membuang uang segitu banyaknya, apa setiap ia ingin memiliki wanita harus berkorban dengan uang yang amat banyak " geram Qiana.


"Maaf nona jika saya menyela, setau saya tuan muda Taksa tidak pernah punya sekandal dengan wanita, tuan muda Taksa adalah sorotan publik nomer satu dinegara ini, dan banyak wanita dan sosialita ingin menjadi pendamping nya tapi tidak mendapat perhatian nya sedikit pun , hingga banyak berita simpang siur jika tuan muda itu adalah Gay." ujar Kanzia yang notabenenya asli pribumi ini


"Apanya gay... burung nya pun bangun dan aku dengan bodohnya sempat memegangnya, dan apa benar kata laki-laki itu jika selama ini burungnya tidak bangun sebelum bertemu dengan ku, itu semua mustahil, aku kira kata-kata itu untuk menarik perhatianku saja" kata hati Qiana dengan hati-hati wajah memerah.


"Jujur nona saya pun kaget dengan tingkah tuan muda Taksa yang sedikit berlebih dengan anda"


"Bukan hanya sedikit berlebihan", tapi ini sudah kelewatan Zia aku sudah GK tahan aku akan kekantor nya saat ini juga.


Qiana bergegas memakai baju kasual yang sangat elegan membuat siapapun tak bisa mengalihkan perhatian nya dari Qiana, jika Zia adalah laki-laki maka akan menaruh hatinya juga terhadap nonanya yang sangat menawan.


Tanpa riasan, dengan wajah natural ia keluar dari Vila itu, ia memilih menaiki motor sport nya dengan gaya elegan.


Jarak kantor dan Vila Qiana cukup satu jam tapi dijalan ia memiliki kendala, ternyata Qiana melupakan surat-surat motor nya.


Dijalan ternyata ada razia pemeriksaan kendaraan.

__ADS_1


"Selamat pagi nona bisakah anda menunjukkan surat-surat kendaraan anda???" kata polisi tanpan nan Gagah meminta surat-surat Qiana.


"Baiklah", kata Qiana dingin, ia membuka tas kecil di punggungnya ternyata surat-surat motornya ternyata tertinggal, disana cuma ada KTP dan SIM saja


"Maaf surat-surat saya tertinggal"


"Mohon menepi nona anda kami tilang" kata polisi


"Anak buah ku akan mengantarkan surat motor saya dalam menit"


"Karena anda melanggar peraturan lalu lintas, motor anda ditilang dan anda terkena denda pus up 50 kali" ucap polisi


"Baikalah" Qiana membuka helm, masker, beserta jaketnya, semua orang yang lihat wujud Qiana yang sempurna, membuat para pengemudi terpaku, sedangkan polisi tanpan yang mencegatnya tanpa sadar menabrak punggung temnnya karena tersihir oleh bidadari dunia yang tampak sempurna.


"Halo tuan bisakah aku mulai pus upnya" dengan Nanda datar


Sedangkan polisi yang menilang Qiana sadar telah menabrak temannya


"ya Tuhan kondisikan jantung ini, aku terlihat bodoh didepan wanita cantik ini, aku tak pernah merasa kagum dengan seorang wanita selama usia 30 tahun, kenapa hanya sekali pandang jantung ku berdetak seperti ini" kata hati polisi itu,


Qiana yang mendengar kan senyumnya dalam berapa detik saja tersungging, dan membuat semua orang berada disana Terpaku, ada juga pengendara yang selesai ditilang melihat ke arahnya tanpa sadar tangannya menancap gas motornya, alhasil pengendara itu menyerempet polisi yang tadi menghalanginya.


Qiana yang melihat itu langsung m bantu dan mengobati orang itu berserta polisi yang terluka.


gerakan Qiana menarik perhatian semua orang itu.


"Maaf saya menolong orang yang terluka dulu sekarang saya melakukan pus up"


"1 , 2 , 3 , 5 , 6 , 7, 8,9,10" Qiana melakukan pus up dengan sempurna tanpa berkeringat


"Halo..... kau datanglah ke posisiku Bawak aku mobil dan surat-surat motor ini" dengan suara serak orang olah raga Qiana dengan santai pus up dengan satu tangan menyangga sedangkan satu tangannya mengangkat telpon ini"

__ADS_1


"Pak jalan apa ini" Qiana masih pus up dengan suara serak-serak basah hingga mebuat merinding sang polisi, polisi itu sampai gagal fokus melihat cara Qiana pus up sepeti atlet profesinal saja.


"Jalan X nona"


"Kau dengar, dalam 5 menit aku ingin kau sudah sampai disini" nada tegas membaut polisi itu sedikit merinding dengan aura penguasa Qiana.


Dalam 5 menit Rafael datang ke lokasi nonanya, ia memberikan surat-surat motor Qiana.


"Aku akan membawa mobil saja, kau bawalah motor itu, aku sudah telat i u, dan pak polisi pus up ku sudah genap" dengan santai Qiana menyelesaikan tugas nya,


"Polisi yang melihat keseksian Qiana semakin terpesona, sepetinya nona ini bukan wanita sembarangan, aku ingin berkenalan tapi ia sudah pergi" polisi membatin.


...* * * *...


Setelah sampai di kantor Taksa Qiana menemui resepsionis untuk minta ijin masuk keruangan Taksa.


"Permisi nona, tuan muda Taksa ada"


"Mohon maaf nona anda sudah membuat janji dengan beliau dulu?" tanya resepsionis itu profesional


"Maaf aku tidak membuat jadwal pertemuan dulu dengan beliau" setelah mengucapkan kata itu Qiana ingin menelpon Taksa, tapi sebelum itu dari arah belakang seseorang memanggil nya.


"Nona Qiana" Mulin menyapa


"Mulin aku ingin ke ruangan Taksa, Taksa ada??"


"Ada nona silahkan anda mengikuti saya ,,,, dan kalian jika melihat nona ini datang kekantor suruh lansung masuk, karena dia calon istri tuan muda" ucap tegas mulin kepada resepsionis lansung membawa Qiana masuk ke lift menuju lantai 100


Setelah sampai didepan ruang itu Qiana tanpa ba-bi-bu langsung mendorong pintu.


Qiana tercengang dengan apa yang ia lihat, Taksa memangku wanita cantik di ruangannya....

__ADS_1


^^^~To be continued^^^


__ADS_2