KISS ME LIAR (Cium Aku Pembohong.!)

KISS ME LIAR (Cium Aku Pembohong.!)
Pernikahan Reygan


__ADS_3

Hari pernikhan Reygan dan Delia yang sempat di tunda akhirnya terlaksana.


Persta di mana Reygan dan Delia saling mengucapkan janji pernikah di hadapan penghulu.


Di susul resepsi pada malam hari tepat pukul 19:00 yang di adakan di sebuah kapal pesiar yang mewah salah satu milik Gavano. Dan hari pernikahan Reygan bertepatan dengan hari ulang tahun Atmaja Grup yang ke enam puluh lima tahun.


Reygan memeilih hari itu bertujuan melakukan pesta sekalian.


Para tamu dari kalangan menegah ke atas menghadiri resepsi pernikahan Reyagan dan Delia. Tak terkecuali para aktor dan aktris papan atas yang sedang naik daun.


Resepai itu dihadiri semua keluarga, baik itu dari keluarga Gavano, Reygan, Delia dan kelurga Riko.


"Kakak Riko, apa gaunku cantik.?" Tanya Alexa.


"Cantik, seperti yang memakainya."


"Sungguh.!"


"Tapi itu terlalu terbuka, desainer bodoh mana yang membuat gaun seperti ini, seperti kekurangan bahan saja."


Alexa tertawa, gadis kecil itu baru tahu ternyata Riko adalah seorang pria posesif.


"Mengapa tertawa.!"


"Tidak ada. Tapi kakak, kenapa ada noda darah di lengan bajumu.?" Tanya Alexa.


Gadis kecil itu melihat ada noda seeprti percikan darah di lengan baju Riko, hanya sedikit tapi siapapun yang melihat akan tahu bahwa itu adalah darah.


'Sial...aku lupa menganti pakaianku, semoga Alexa tidak bertanya lebih.' Gumam Riko dalam hati.


"Oh... tadi tidak sengaja menumpahkan wine."


"Benarkah.? kenapa tidak di ganati.?"


"Kenapa.? apa kamu malu bergandengan dengan pria yang bjunya kotor.?"


"Tidak... tidak bukan itu maksud Lexa. maafkan Lexa, Lexa tidak akan mempermasalahkannya lagi."


Berbeda dengan Riko dan Alexa yang saling menggoda, Arkana hanya bisa melihat Mira bekerja menjadi pelayan di resepsi pernikahan itu


"Ada apa Paman.?" Tanya Devan yang sejak tadi tangannya ditenteng oleh Arkana.


"Tidak ada.!"


"Faik tau kakak Arka pasti cemburu kan, melihat orang-orang punya pasangan sementara kakak Arka tidak." Ejek Faiq.


Memang benar Arkana saat ini sedang cemburu dengan orang-orang yang berpasangan, sementara dia harus terjebak dengan tiga anak kecil di sekitarnya, Fia, Faiq dan Devan.


"Ah... persetan dengan mereka.!" Keluh Arkana.


Sementara itu di sisi lain, Grace yang juga berdandan sangat cantik, melihat Gavano di satu sisi sedang minum wine. Segera saja ia menghampirinya.


"Vano...!" Panggilnya, namun Gavano hanya diam saja.

__ADS_1


Gavano bahkan meninggalkan Grace, hingga Grace begitu kesal.


"Sialan... lagi-lagi tidak berhasil. Kesal Grace.


Para tamu memberikan selamat pada Reygan dan Delia, tak terkecuali Leo, Sebagai para pebisnis, tentunya Leo juga di undang di acara itu.


"Selamat direktur Reygan atas pernikahan dan ulang tahun Atmaja Grup yang ke enam puluh lima." Kata Leo menjulurkan tangannya.


Reygan menangkapnya dengan senang hati.


"Terimah kasih direktur Leo."


Revandra dan Aliya yang baru kembali dari New york kemarin menghampiri Axcel dan Julia yang tampak sangat sedih. Andre dan Aren menyusulnya.


"Ada apa ibu Reyagan.?" Tanya Aliya.


"Ah... ibu Vano, aku hanya mengingat Alleta, dia tidak bisa menyaksikan pernikahan kakaknya."


"Berhentilah bersedih, kami juga sangat kehilangan Alleta." Kata Revandra.


"Sebaiknya kita berdoa saja untuk ketenangannya." Di susul Andre.


Karna hadirnya orang-orang baik, akhirnya Julia berhenti bersedih. Di ganti dengan canda tawa yang menertawai Arkana hanya di kelilingi anak anak.


"Berhentilah tertawa." Kata Daniel tiba-tiba menyela, yang baru saja bergabung besama istrinya dengan mereka.


"Kenapa kakak.?" tanya Aliya bungung.


Kini bukan hanya Aliya yang bingun, tetapi Revandra beserta Axcel dan julia juga ikut bingung.


"Apa maksudmu Daniel.?" Tanya Revandra.


"Tidakkah kalian melihat di sudut sana. Kedua insan yang saling menggoda dengan mesra" Kata Daniel menunjuk ke satu arah di mana Alexa dan Riko berada


"Putri kecilku." Kata Revandra terkejut dan sedikit nada tinggi.


Sementara Aliya sangat senang.


"Jika itu yang terjadi di antara mereka, maka biarlah seperti itu" Ucap Aliya.


"Apa kamu tidak keberatan Al.?" Tanya Aren.


"Kenapa harus keberatan, aku suka sama putramu."


"Tapi...!" Sela Revandra


"Husss... tidak ada tapi-tapi Ay.!"


Dan seperti biasa jika Aliya sudah menginginkan sesuatu maka Revandra tidak dapat berbuat apa-apa.


Melihat wajah Revandra yang cemberut, mereka semua kembali tertawa, Hinga Gavano mengbil alih perhatian yang menghentikan tawa meraka, dan semua mata tertuju pada Gavano.


"Semuanya, karna hari ini juga adalah hari ulang tahun Atmaja Grup, maka saya selaku peminpin Gramentha Grup akan memberikan hadia spesial kepada pemimpin Atmaja Grup, saya mohon Presedir Axcel dan istrinya untuk maju kedepan."

__ADS_1


Setelah Axcel dan Julia berada di samping Gavano. Semua penasaran dengan hadiah apa yang akan di berikan Gavano pada pemimpin Atmaja Grup.


Tampa menunggu waktu lama, Gavano menyebutkan apa hadiahnya.


"Alleta, keluarlah.!"


***


Sekitar dua Jam sebelumnya di sebuah villa milik Leo, Leo sedang bersiap untuk menghadiri resepsi pernikah Reygan sekaligus ulang tahun Atmaja Grup.


"Leo, kamu mau ke mana.?" Tanya Alleta.


"Aku harus menghadiri sebuah pesta rekan bisnisku."


"Boleh aku ikut.?"


Leo kemudin berjalan mendekat ke arah Alleta yang duduk di kursi sambil mengaduk susu di gelas. Leo menyapu rambut panjang Alleta


"Alleta sayang, aku hanya sebentar, tunggu aku. Kamu istrahatlah, lihat perutmu sudah membesar seperti ini, akan terlihat aneh saat kamu mengenakan gaun yang sempit, sementra kita pindah ke villa ini tampa membeli gaun terlebih dahulu."


"Lalu kenapa kamu tidak membelikanku.?" Ucap Alleta merajuk.


Lagi-lagi dengan sabar Leo memberi pengertian.


"Sayang.! aku sangat panik, jadi tidak ada sempat untuk memikirkan hal itu. Terlebih undangan juga baru aku terima kemarin. Maafkan aku ya.!"


"Baiklah..."


Leo tersenyum hangat, lalu menjatuhkan ciuman di ubun-ubun Alleta dan meninggalkannya.


Setelah memastikan Leo sudah pergi jauh dari villa, Alleta memanggil dokter wanita yang selama ini merawatnya yang tidak lain dan tidak bukan adalah Dr.Aneth. Dokter pribadi Gavano, juga dokter yang menagani Alleta saat keracunan waktu lalu.


"Dr.Aneth..." Panggil Alleta.


"Maaf nyonya muda."


"Tak apa, cepat infokan kepada Gavano segera bergerak, sepertinya Leo sudah pergi jauh.


Seperti yang di minta Alleta, Dr.Aneth menghubungi Gavano untuk segera menjemputnya.


Beberapa waktu kemudian Gavano tiba dengan helikopter dan beberap orang-orang suruhannya, termaksud Riko, Saat itu terjadi peperangan antara orang-orang suruhan Gavano dengan orang-orang yang menjaga villa.


Tapi tidak mudah untuk melawan Gavano dan orang-orangnya. Hingga salah seorang suruhan Leo, hendak menghubungi Leo dan memberitahu apa yang sedang terjadi di villa, tapi.


Dorr... Suara tembakn menggema di villa itu, Riko menembak tepat di kepala orang itu hingga tewas. Dan darahnya terpecik diblengan baju Riko. Sementra Gavano menetup mata Alleta yang saat ini sudah berada di pelukannya.


Setelah menyelesaikan masalah di villa Gavano menaiki tangga gantung yang terhubung dengan helikopter sambil membopong Alleta di pelukannya. Dan Dr.Aneth ikut di mobil Riko dan segera meninggalkan villa yang sudah di genangi darah dari para suruhan Leo.


Sementara orang-orang Gavano yang terluka, segera di bawa ke rumah sakit.


Bersambung...


******

__ADS_1


__ADS_2