
Siapa tahu ada yang lupa sama karakter karakternya jdi sengaja author kasi bonus chap khusus visualnya. Selamat menikmati para readersku.
...GAVANO & ALLETA...
...RIKO &ALEXA...
...ARKANA & MIRA...
...REYGAN...
...FELISA...
...GRACE...
...DEVAN...
...AUTHOR & HALUNYA...
...😂...
__ADS_1
Maaf banget jika ada yang tidak sesuai dengan krakter sama visualnya yang ada di dalam novel. Saya cuma berusaha untuk untuk menyamakannya. heheheh.
Btw,,, gimana masih pada betah sama cerita ini.? klalau masih aku lanjut, ya... meskipun di sini aku tidak dapat apa apa, dibayarpun kagak😂. Tapi karna komentar komentar yang para reades kasi, bahkan masukannya, membuat saya semangat untuk ngelanjutin ceritanya.
So' Makasih banyak ya kakak kakak para pembaca yang setia.
Pokoknya aku makasi banyak deh.
Lah kok saya malah curhat di sini sih. hehehe. Oi iyah sambil menunggu chap KISS ME LIAR lulus review, aku punya kisah horror yang diangat dari kisah nyata. Yuk, Selamat membaca
...RUMAH SAKIT KRISTEN TAYU...
# kisah_nyata
Mungkin sebagian pembaca di siini tahu dengan Rumah Sakit Kristen Tayu yang berlokasi di Pati-Jawa Tengah.
Rumah sakit yang berdiri pada tahun 1933 ini, dulunya pernah menjadi rumah sakit satu-satunya yang berada di Pati. Namun, entah karena faktor apa rumah sakit ini sudah tidak beroperasi lagi. Bahkan, terbengkalai sejak tahun 2013 silam. Tak sedikit kisah horror atau misteri yang menjadi tabir tersembunyi di rumah sakit ini. Seperti hal nya yang pernah Narasumber alami.
Keduanya berencana akan berkunjung ke salah satu kerabat mereka yang beralamat di kecamatan Juwana. Dan pada saat itu keadaan Bu Isma sedang hamil tua. Padahal sebelumnya, Bu Isma sudah diberikan nasehat oleh sang ibu untuk tidak melakukan perjalanan jauh, apalagi saat malam tiba.
Namun, karena sang suami mengajak, Bu Isma tak enak hati jika menolak. Mereka pun pergi dengan mengendarai mobil. Sesampainya di depan RSK TAYU ini, tiba-tiba sang istri mengalami kontraksi. Tentu membuat Pak Dimas panik karena sang istri sudah mengeluarkan banyak d*rah.
Di tengah kepanikannya, dia pun melihat Rumah Sakit Tayu ini. Tanpa berpikir panjang, dia pun langsung membawa sang istri ke sana. Setelah dia meminta tolong pada petugas dan perawat di sana, akhirnya Bu Isma pun di bawa keruangan bersalin.
Dengan perasaan gundah, gelisah, dan panik yang berkecamuk menjadi satu itulah, dia hanya bisa berdiri sambil berjalan mondar mandir di depan ruangan. Namun setelah menunggu lama, Pak Dimas merasakan keanehan dengan Rumah Sakit itu.
Orang-orang yang berada di sana hampir tidak ada yang berbicara satu sama lain. Suasana nya begitu hening dan sepi sekali, padahal saat itu banyak orang yang sedang lalu lalang dan berjaga di sana. Dan baju yang mereka kenakan pun berwarna putih polos, tanpa corak ataupun perpaduan warna yang lain.
Setelah diamati dengan seksama, wajah mereka pun juga tampak pucat pasi serta tanpa ekspresi. Cara berjalannya pun cepat sekali. Seketika dia merasakan hawa aneh, dan merinding disekujur tubuh.
Hingga akhirnya, Pak Dimas menghubungi kerabatnya yang akan dia datangi itu. Dia pun berusaha menghubungi lewat telpon.
"Assalamualaikum, Wan?"
__ADS_1
"Walaikum salam Dim? Ada apa?"
"Aku sekarang berada di Rumah Sakit Tayu Wan, istriku akan melahirkan sekarang. Kamu temani aku di sini ya Wan? Kamu gak lagi sibuk kan?"
"Apa katamu? Istrimu mau melahirkan?"
"Iya Wan, ini dia sekarang sudah hampir satu jam lebih belum keluar juga dari ruang bersalin. Kamu kesini ya temani aku?"
"Dim dim, kamu tadi bilang apa? Di Rumah Sakit Tayu? Kamu gak salah?"
"Emangnya kenapa Wan? Kok kamu kayaknya kaget gitu?"
"Dim dengerin aku, sekarang lebih baik kamu cari istrimu dan cepat bawa dia pergi dari Rumah Sakit itu. Cepat dim !"
"Memangnya kenapa Wan?"
"Rumah Sakit itu sudah terbengkalai lama Dimaass"
Seketika Hp Pak Dimas terjatuh dari genggamannya. Dia begitu syok dan terkejut, seketika dia pun berlari menuju ruangan bersalin itu. Betapa terkejutnya dia, setelah tahu bahwa ruangan bersalin itu sudah berubah menjadi ruangan kamar mayat.
Dia pun mendobrak pintu ruangan dengan sangat kencang, hingga membangunkan sang istri. Namun, dia juga terharu, ternyata sang putri lahir dengan selamat dan sempurna. Tapi, ari-ari dari sang bayi sudah hilang.
Tanpa berpikir panjang, dia pun langsung membawa anak dan istrinya pergi dari RSK itu. Yang tadinya rumah sakit itu tampak ramai, jadi sangat sepi dan tanpa penerangan sama sekali. Banyak ilalang dan rumput liar yang mengelilingi setiap bangunan.
Mereka berjalan dengan sangat hati-hati, sambil menahan ketakutan yang teramat sangat. Tak henti-hentinya kedua bibir mereka melantunkan ayat suci Al-Qur'an dan Sholawat untuk menepis rasa takut yang menggelayut. Hingga akhirnya mereka berdua pun ke luar dengan keadaan selamat dari RSK itu. Sungguh pengalaman yang membuatnya tak akan pernah lupa seumur hidup.
The End
Note : Tulisan ini diangkat dari cerita Narasumber. Tidak ada yang dilebih-lebihkan dalam hal penulisannya. Untuk percaya atau tidaknya kisah di atas, saya kembalikan kepada para pembaca.
Makassar 28 Mey 2022 (Waktu up)
# Author, Srhy Chan
Jangan lupa, Like dan komen yah😘😘😘
__ADS_1