
Selamat malam jum'at😁😁😁✌
...Riko dan Alexa, yang akan menwmani malam jum'at para reades kali ini...
...🌹HAPPY READING🌹...
"Kakak... maafkan Lexa." Ucap Alexa setelah berbaring di kasur.
"Aku yang seharusnya minta maaf karna tidak bisa menjagamu."
"Itu salah Lexa kakak.!"
"Sudahlah kamu istirahat saja dulu, aku akan keluar mencari pakaian untukmu."
"Tidak perlu kakak, Lexa ingin memakai pakaian kakak saja."
Tak mau membuat Alexa samakin sedih, Riko melepas kemeja putihnya dan memberikannya pada Alexa, baru kemudian berbalok hendak keluar dari kamar denagan tidak memakai baju.
"kakak Riko mau ke mana.?"
"Memesan satu kamar lagi."
"Kakak, Lexa tidak ingin sendiri, Lexa masih takut." Ucap Alexa memohon.
"Baiklah, maka kamu tidurlah di kasur, aku akan tidur di sofa." Jawab Riko pasrah.
"Baiklah..."
Hingga beberapa saat kemudian, Riko telah larut dalam tidurnya, sementara Alexa yang sejak tadi memandangi Riko dari arah tempat tidur, mulai memikirkan sesuatu.
Perlahan gadis kecil itu bangkit dan turun dari tempat tidur. Pelan-pelan di melangkah ke arah Riko, dan berjongkok tepat di hadapan wajah tajam dan tampan Riko.
Tak kuasa menahan, Alexa segera menjatuhkan ciuman pada bibir Riko, merasa ada sesutu yang menimpa bibirnya, Riko segera terbangun dan memperbaiki posisi duduknya.
Tak mau membuang waktu, Alexa dengan sigap naik ke pangkuan Riko, lalu menjatuhkan wajahnya di bahu Riko.
Merasa Riko diam saja, Alexa mulai me..n..cium leher Riko, lalu berpindah ke bibir Riko. Tak bisa Riko pungkiri bahwa sesuatu dalam dirinya juga sudah ada gejolak yang ingin keluar.
Tapi Riko masih dalam kewarasannya, hingga memegang pinggang Alexa dan mengangkatnya menjauh dari pangkuannya.
"Kenapa kakak selalu menolakku.?" Teriak Alexa frustasi, lagi-lagi rencananya gagal lalu berdiri melangkah mundur.
"Alexa... aku tidak bermaksud, hanya saja aku tidak bisa jika seperti ini terus menerus, kamu begitu menyiksaku Alexa!" Bentak Riko bangkit dari duduknya.
"Jika itu menyikasa kenapa kakak tidak meluahkannya, Lexa akan menerima semua apa yang kakak inginkan, bahkan tubuhku, aku... aku akan memberikannya pada kakak." Kembali Alexa berteriak di sela tangisnya.
"Alexa, apa yang kamu inginkan dariku.? aku sungguh tidak bisa"
__ADS_1
"I need your hug."(Aku butuh pelukanmu). Ucap Alexa sambil mengusap air matanya.
Tak tega melihat Alexa yang menagis sedemikian rupa, bahkan suara gadis kecil itu sudah mulai serak, Riko segera menarik Alexa ke dalam pelukannya. membenamkan wajah cantiknya itu di dada bidang Riko
"Kakak, Lexa mencintaimu..."
Karna sudah tidak kuasa menahan perasaannya, akhirnya Riko benar-bebar meluahkan perasaan tersebut. Dinding pertahanannya yang ia jaga selama ini akhirnya roboh, Riko kemudian mengankat wajah Alexa hingga mereka betatapan, lelaki itu sedikit mebugkuk dan menjatuhkan ci..u..man pada bibir Alexa.
Sementara itu Alexa terkejut, baru kali ini Riko berinisiatif untuk menciumnya terlebih dahulu, maka tampa menuggu waktu lama, Alexa membalas ci..u..man itu, yang lama kelamaan menjadi ci..u..man panas.
Ga..irah keduanya sudah bergejolak, Riko segera mengangkat tubuh Alexa ala bridal style (kaki menyilang di pinggan dan tangan merangkul tengkuk leher).
Lelaki itu membawa Alexa ke tempat tidur tampa melepaskan ci..u..mannya. Ci..u..man Riko kini berpindah pada leher Alexa. Tangannya mulai membuka satu persatu kancing kemeja Alexa.
Rasa kagum Riko sangat jelas ketika melihat benda kenyal milik Alexa. dan tidak berlama-lama lagi Riko segera me..ngu..lum benda itu, me..ji..latinya secara bergantian.
"Ah...!" Le..guh Alexa yang tangannya juga sudah me..re..mas rambut Riko.
Hingga tangan Riko mulai nakal dan menyusup di bawah sana.
"Ugh...! Le..gu..h Alexa saat Riko menekan sesuatu yang menonjol kecil di dalam in..tinya.
Jari nakal Riko mulai bermain di bawah sana, mulai bergerak naik turun sesuai keinginannya, bahkan sesekali menekan pada sesuatu yang meneonjol itu.
Semakin jari telunjuk Riko menekan semakin jelas de..sa..han yang keluar dari mulut Alexa memenuhi kamar hotel itu. Sementara Riko bermain di bawah sana, tangan Alexa yang tadinya me..re..mas rambut Riko, kini sudah mengapa-gapai, mencari apapun untuk mendeskrepsikan ke..ni..kmatan itu, sampai tangganya hinggap dan me..re..mas bantal di sampihgnya.
Dan tiba-tiba, Riko sudah berada di bawah sana, beraimpuh di area se..lang..kangan gadia kecil itu, mulai memainkan li..dahnya dengan gerakan yang begitu sempurna hingga membuat Alexa semakin gila.
Semakin Riko mempercepat gerakan li..dahnya, semakin keras de..sahan Alexa, hingga pada akhirnya Alexa mencapai pe..le..pasannya.
Riko tersenyum melihat Alexa telah mencapai pe..lepasannya, dan karna ke..jan..tanannya juga sudah sejak tadi mene..gang, Riko segera naik ke tempat tidur, lalu kembali men..ciumi bibir Alexa sambil menekuk sedikit kedua kaki Alexa
"Gadis kecil, apa kamu siap.?"
"Lexa siapa kakak."
"Apa kamu tidak menyesal.?"
"tidak."
Mendengar persetujuan Alexa, Riko menuntun ke..jan..tanannya mengarah pada in..ti Alexa. Perlahan lelaki itu menekan ingin menerobos, akan tetapi, tembok penghalang itu sungguh kuat, hingga membuat Riko harus berusaha lagi dan lagi.
Meskipun ke..jan..tannya terkadang meleset ke kiri, ke kanan, tapi dengan usahanya, akhirnya Riko dapat menembus tembok pertahanan itu. ke..jan..tanannya terbenamkan dengan sempurna bersamaan dengan keluarnya da..rah pe..rawan Alexa
"Auw...!"
"Apa kamu tidak apa-apa.?"
"Tidak kakak.!" Ucap Alexa dengan senyum begitu hangat.
Perlahan Riko mulai bergerak maju mundur di sertai dengan pe..kikan kecil dan de..sa..han yang keluar dari bibir Alexa, membuat Riko semakin bersemangat untuk bergerak dan memberikan hen..takan-hen..takan di bawah sana. bergerak ma..ju mu..ndur tampa jeda.
__ADS_1
Mesikupn terasa sakit, Alexa berusaha untuk menahan. Dan itu tidak sia-sia, rasa yang tadinya begitu menyakitkan berganti dengan rasa yang begitu ni..kmat, hingga semua jemari Alexa kembali mulai me..re..mas rambut Riko.
Semakin Riko me..mompa ge..rakannya dengan cepat, semakin merdu suara de..sahan dan le..guhan yang keluar dari bibir Alexa.
"A..h...h...! kakak. aku u..gh, aku me.. agh.. mencintaimu.!"
"Aku juga mencintaimu gadis kecilku.!"
"A..hh..!.. ug..h. kakak... a.hh.. ug..h.!"
De..sahan dan le..guhan Alexa benar-bebar telah memenuhi ruangan itu ketika Riko semakin mempercepat me..mompa, dan bergerak ma..ju mu..ndur di bawah sana dengan hen..ta..kan-hen..ta..kan yang sempurna.
Membuat Alexa kembali merasakan sesuatu akan tumpah lagi di bawah sana.
"Kakak... a..hh.. ug..hh.! kakak... ah..hh aku, aku a..h.. a..a..hhhh....!!!" De..sa..han panjang keluar dari bibir Alexa saat mencapai pe..le..pasannya.
"Agr...hhhh...!" Pekik Riko mengikuti de..sahan panjang Alexa, bersamaan dengan keluarnya sesuatu yang berwarna putih kental seperti susu.
Setelah permainan, Riko mengendong Alexa ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Lelaki itu tahu bahwa akan terasa sakit di bawah sana untuk berjalan saat pertama kali melakukannya.
Sebentar kemudian Riko dan Alexa kembali ke tempat tidur dan terlelap sambil memeluk gadis kecilnya.
Malam yang panjang berlalu begitu saja. Semua perasaan yang telah ditahan selama ini kini sudah hilang entah ke mana perginya.
Hingga esok hari, Alexa terbangun terlebih dahulu, dan duduk di samping Riko, memandangi wajah lelaki yang begitu sulit ia dapatkan.
"Ahk... ternyata semua hanya mimpi" Ucap Alexa kecewa.
Dan semua yang terjadi semalam hanyalah mimpi liar Alexa saja. Namun tidak semua yang terjadi adalah mimpi.
Yang terjadi semalam memang Riko meluahkan perasaannya pada Alexa, namun tidak sampai menodai gadis kecil itu, ia memang bermain sampai mecapai pe..le..pasan, tapi tidak sampai ke tahap itu. Dan pe..le..pasan Riko tentu saja atas bantuan Alexa yang bermain dengan bibirnya. begitu pula Riko, yang hanya bermain bibir di in..ti Alexa dengan bibirnya.
Jadi Alexa terbangun masih dalam keadaan pe..rawan.
Beberapa saat kemudian Riko juga terbangun dengan senyum hangatnya. Lalu mendekatkan wajahnya pada Alexa. mereka saling menggoda satu sama lain. Hingga Riko tidak tahu bahwa sebuah pesan masuk ke ponselnya. sebuah pesan yang dikirim oleh Gavano.
Kini Riko tidak perduli lagi jika suatu saat Gavano mengetahui dan akan sangat marah padanya, bahkan membunuhnya. Riko akan tetap menerima konsekuensinya.
Saat ini Riko hanya ingin Alexa tetap berada di sisinya. Apapun yang terjadi.
"Kakak. Lexa mencintaimu.!"
"Aku juga begitu mencintaimu Lexa." Ucap Riko menjatuhkan ci..uman pada kening Alexa.
Bersambung...
******
🤣🤣🤣🤣
__ADS_1
✌✌✌✌