KISS ME LIAR (Cium Aku Pembohong.!)

KISS ME LIAR (Cium Aku Pembohong.!)
Rindu yang berbeda


__ADS_3

Seperti biasa ya reders... 😅😅😅


Slamat malam jum'at✌✌✌


...Authore note : Gerah bastie...


...🌹HAPPY READING🌹...


Sebentar Gavano memutar otak dan berfikir. 'Aku tidak boleh egois, istriku juga harus mengenal keluarganya lebih jauh lagi.' Ucap Gavano dalan hati.


"Baiklah, aku akn memngizinkan istriku di sini untuk beberapa hari ke depan, kalau begitu, aku panit dulu."


"Kenapa tidak menginap.? bukankah kamu adalah suami dari salah satu pemilik rumah ini.? Cegah Julia.


"My... menginaplah.!"


Gavano yang tak ada pilihan lain akhirnya menuruti permintaan Axcel dan Julia.


Hingga waktu menunjukan pukul 20:02, Di kamar Alleta sedang bermanja pada Gavano, namun tiba-tiba Gavano mendapatkan sebuah pesan, dan karna pesan itu, dirinya harus meninggalkan Alleta. Tapi sebelum pergi, ia berjanji akan segera kembali.


Malam kian larut, semua orang telah tertidur kecuali Alleta, gadis muda itu terlihat begitu khawatir, lataran Gavano belum juga kembali, padahal sudah tengah malam.


Sampai pada tepat pukul 23:50, suara mobil terdengar memasuki pekarangan kesiaman Atmaja. Alleta yang mendengar itu berlari keluar dari kamar.


Gadis muda yang tengah hamil itu tidak sabar untuk bertemu suaminya, hingga ia berlari menuruni anak tangga dengan tergesa-gesa, Alhasil kakinya terpeleset.


Jantungnya berdegup kencang, sekelabat pikiran-pikiran tak menentu menusuk otaknya, rasa takut dan panas dingin menyelimutinya. Ia hanya bisa menutup mata dan menerima semua konsekuensinya jika terjadi sesutu padanya


Sebentar kemudian, Alleta sadar. 'Eh..kenapa tidak sakit.?' tanyanya dalam hati, seraya perlahan membuka matanya.


Gadis muda itu terkejut melihat dirinya sudah berada di pulukan Gavano. Rupanya tadi saat kakinya terpeleset, dan hampir terjatuh, Gavano yang baru memasuki rumah segera menangkapnya.


"My...!"


"Alleta, bisakah kamu lebih hati-hati, tolong pikirkan anak kita. Aku tidak ingin terjadi sesuatu pada kalian berdua."


"Maafkan aku, itu semua salahmu, mengapa kamu begitu lama.?"


"Ada yang harus aku lakukan."


"Apa itu tentang Leo."


"Ya... seperti dugaanmu."


"My...!"


"Em...!"

__ADS_1


"Aku rindu.!" Kata Alleta manja sambil melonggarkan dasi Gavano


"Bukankah aku sudah ada di sini.?"


"Maksudku bukan rindu yang seperti itu.!"


"Lalu.?"


Alleta mulai membuka tiga kancing bagian atas kemeja Gavano, Ia lalu meraba dada bidang lelaki itu, menghujaninya dengan ciuman, sementara kedua tangannya mulai membuka gasper Gavano.


Baru saja Alleta hendak menyusupkan tangannya, Gavano dengan sigap menangapnya.


"Alleta... jangan seperti ini, apa kamu lupa pesan Dr.Aneth.?"


"Dr.Aneth kan hanya mengatakan bahwa kita melakukanya hati-hati, bukan tidak melakukannya sama sekali."


"Apa kamu yakin Siluman kecil.?"


"Yakin!"


Akhirnya Gavano luluh dengan godaan-godaan Alleta, lelaki itu segera mengangkat Alleta layaknya karung beras menaiki anak tangga menuju ke kamarnya, dengan sesekali memukul bo..kong gadis itu.


Alleta memekik ketika Gavano membaringkan tubuhnya ke atas pembaringan sambil mencubit kecil ujung buah da..da Alleta.


Kaki jenjang Alleta mulai menyusuri seluruh bagian otot di perut Gavano, sementara Gavano hanya membiarkan Alleta melakukan itu padanya. Membiarkan Alleta menikmati setiap pahatan indah dngan urat-urat menyembul sempurna yang menjadi dambaan setiap wanita.


"Siluman kecil, kamu sungguh nakal."


Gavano kemudian membuka kemejanya, memperlihatkan kedua dada bidangnya yang terlihat begitu ek..sotic. belum lagi lengannya yang besar dan sempurna sangat kokoh, membuat Alleta hanya menelan air liurnya.


Hingga Gavano mulai bergerak naik ke atas Alleta tampa menindihnya, lantaran takut akan terjadi sesuatu pada kandungan istrinya.


Lelaki itu mulai me..nciumi bibir Alleta, yang lama kelamaan menurun ke bagian leher, lalu ke benda kenyal milik Alleta, benda yang tampak sedikit lebih besar dari biasanya, mungkin saja karna pengaruh hamil, Seraya membuka satu persatu pakaian Alleta hingga gadis itu mejadi polos


Me..re..masnya perlahan, mengulum,dan me..jilatinya perlahan pula, benda kenyal itu, Membuat Alleta sesekali mengeluarkan de..sa..han dan le..guhannya.


"A..h..h.! U..g..g..h..h.hh!"


Gavano juga tak lupa bermain dengan lidahnya di bagian in..ti Alleta, sekali lagi Gavano terpesona dengan aroma stroberry yang manis di bagian itu. Tak menunggu waktu lama bagi Gavano untuk memainkan li..dahnya.. me..jilati bahkan sesekali menekan li..da..hnya pada sesuatu yang menonjol di bagin in..ti istrinya.


"Ah...!" de..sah Alleta.


Puas bermain di bagian in..ti Alleta, Gavano bangkit dan menangkap kaki te..lanjang Alleta, dengan perlahan Gavano membuka lebar kedua kaki gadis itu, membuat wajah Alleta merona


Gavano kemudian mengarahkan ke..jan..tanan..nya yang sejak tadi sudah me..ne..gang meminta pe..lepasan pada in..ti Alleta yang sudah menjadi candunya. Lelaki itu memposisikan dirinya memasuki in..ti mi..li..k Alleta. membuat pekikan kecil yang keluar dari bibir gadis itu.


Perlahan Gavano bergerak ma..ju mun..dur di bawah sana. memberikan he..takan-he..takan nikmat,

__ADS_1


"Ug..h.. My...a..h..h..." De..sah Alleta sambil memeluk tubuh besar yang sedang bergerak di atasnya dengan hati-hati.


Sementra Gavano memberikan hen..ta..kan-hen..takan nikmat di bawah sana, lelaki itu men.mciumi setiap inci wajah istrinya dan kedua tangannya me..re..mas dan me..milin benda lunak milik Alleta


"A..h..h...!, M..y.., Ug..h..h.. My,,, aku...a..h..ah" sambil me..re..mas rambut Gavano.


"Jangan pernah meninggalkanku Siluman kecil" Bisik Gavano, gadis itu hanya bisa mengangguk karna bibiranya terus dilu..ma..t oleh Gavano.


"emm..." Jawab Alleta er..oti..s.


Jawaban e..r..otis Alleta, membuat Gavano semakin mempercepat tempo gerakannya, tentunya masih dengan sangat hati-hati, membuat Alleta, menjerit kenik..ma..tan.


"My... a..h..h..! M..y.. Ug..h..h"


Le..guhan-le..gu..han Alleta memenuhi ruangan dengan suasana maskulin itu, yang hanya di terangi oleh cahaya bulan yang menyelinap dari sela-sela jendela kamar.


"A..h..h..h...! U..g..h..h..h.!"


Di kamar itu hanya ada suara alunan ke..nik..matan dari sepasang suami istri yang sedang berpagut menyalurkan kehangatan na..f..su bi..rahi. Tentunya dengan status yang sah.


Semakin lama, Gavano memo..pa semakin kencang, hingga beberapa saat kemudian Aleta me..de..sah panjang saat mencapai pe..le..pasannya.


"A..a...h...h...h...!"


"Ag..r..r..h..h"


De..sa..han panjang yang keluar dari bibir mungil Alleta bersamaan dengan keluarnya cairan yang tumpah dari dalam in..ti miliknya.


Cairan yang putih yang sudah bercampur antara milik Alleta dan milik Gavano.


Sebenarnya ingin sekali Gavano melakukannya lagi, namun mengingat saat ini Alleta sedang mengandung, ia mengurungkan niatnya. Terlebih lagi saat ini Alleta tampak sangat kelelahan setelah melayani Gavano dalam waktu yang tidak singkat.


Gadis itu langsung tertidur setelah membersihkan dirinya di bantu oleh Gavano.


Matahari menyilaukan wajah cantik Alleta yang masih berbaring di atas ranjang yang hanya berbalut selimut berwarna putih. Matanya mengerjap beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang masuk sambil merentangkan kedua tangannya. Tidurnya semalam sangat nyenyak sehingga tak sadar bahwa lelaki yang menemani malamnya sudah tidak ada.


Alleta berusaha mencari-cari di mana Gavano, namun sosok yang ia cari tidak ia temui, hanya tersisa aroma Gavano saja yang begitu Alleta sukai.


Alleta kemudian melirik ke arah nakas yang sudah tersedia segelas susu segar dan sepiring sereal dan lengkap dengan potongan-potongan buah-buahan di atasnya.


Tak butuh waktu lama bagi Alleta untuk menyantap makan itu, tapi sebelum itu ia membaca sebuah pesan yang tertulis di secarcik kertas kecil. -Makanlah, aku sudah pergi untuk bekerja-


Setelah menghabiskan sarapannya, Alleta bergegas untuk berbenah, sebentar kemudian Alleta meraih ponselnya, karna mendengar ada pesan yang masuk.


Betapa terkejutnya Alleta saat membuka pesan itu, matanya terbelalak lebar, Amarah, emosi, benci bercampur menjadi satu.


Bersambung...

__ADS_1


******


__ADS_2