
Beberapa hari kemudian..
Hari ini adalah hari dimana Arra pertama kalinya bersekolah di lingkungan Amerika. Ia sedikit gugup karena ia berhasil lolos dalam ujian masuk sekolah. Dan kini dihadapannya adalah gerbang sekolah yang ia damba dambakan "The Stars Junior High School".
Karena hari ini adalah hari pertama semua orang bersekolah, banyak sekali siswa siswi yang berada disini. Arra tidak sendiri ke sekolahnya, ia didampingi Papanya. Sementara Aria didampingi oleh Mamanya.
Arra dan Papanya berjalan masuk menuju sekolahan. Semua mata tertuju pada mereka. Arra sedikit kebingungan karena mereka terus memerhatikan dirinya yang sedang lewat dikerumungan banyak siswa.
"Siapa mereka? Sepertinya tidak asing" bisik siswa siswi.
"Bukankah itu Tuan Zeck Darry? Pemimpin perusahaan ternama di Amerika?" bisik bisik.
"Iya benar, lalu siapa perempuan itu? Apakah dia Putri Tuan Zeck?" bisik bisik.
"Wah dia cantik juga, tidak disangka kita satu sekolah dengan putri Tuan Zeck" bisik bisik.
"Mereka ini dari tadi berisik sekali, apa yang mereka omong kan sih!" dengan kesal seorang perempuan berparas cantik, bulu mata indah yang lentik, rambut pendeknya yang indah itu merasa terganggu.
"Mereka sedang membahas tentang putri keluarga Ze" jawab teman yang ada disebelahnya.
__ADS_1
"Apa? Putri keluarga Ze? Tidak ku sangka aku akan satu sekolah dengan nya." perempuan itu menjawab dengan arogannya.
"Arra, Papa hanya bisa mengantar mu sampai sini. Jika ada yang ingin di tanyakan, kau bisa tanyakan kepada kepala sekolah disini. Ia adalah teman Papa, jadi tidak ada masalah." Ucap Papa kepada Arra.
"Tentu Pa" balas Arra dengan senyuman.
Setelah Papanya pergi, Arra menjadi sendirian disana. Ia mencoba memerhatikan Siswa Siswi yang berlalu lalang, siapa tahu bisa menjadi temannya. Arra memang mudah bergaul, jadi ia merasa bisa mendapatkan teman dengan mudah disini.
"Anu.. Maaf, aku sendirian disini. Bisakah aku bergabung denganmu?" seorang gadis berambut panjang, mata yang bulat dan wajah yang cantik itu mendekati Arra.
"Eh kamu juga sendirian? Iya kamu sama aku saja, aku juga sendirian kok" balas Arra dengan senyumnya yang manis.
"Ze Arrabella, itu adalah namaku" Arra mengarahkan tangannya juga kearah Reiva.
"Ya.. Aku rasa kita bisa berteman sekarang" Reiva membalasnya dengan senyuman.
Setelah Arra mengobrol dengan Reiva. Bel peringatan berbunyi menandakan semua siswa baru harus segera masuk ke dalam lapangan sekolah. Arra dan Reiva segera masuk bersama, ia hampir tak menyangka bisa bertemu dengan teman begitu cepat.
Semua siswa siswi berkumpul dilapangan sekolah. Kepala sekolah beserta guru guru lainnya juga berada disana. Dan kepala sekolah pun memulai pembicaraan yang berisi tentang sambutan sambutan, ucapan selamat datang, serta mengenai info info di sekolah nya.
__ADS_1
Selesai acaranya, Arra menarik Reiva ke papan pengumuman untuk melihat dimana ia akan memasuki kelas. Dan ternyata Arra dan Reiva masuk dikelas yang sama.
"Arra lihat, kita berada dikelas yang sama. Kita benar benar berjodoh ya hahaa.." Arra tertawa mendengar yang diucapkan Reiva. Ia sedikit tercengang ketika melihat teman barunya ternyata satu kelas dengannya.
"Zeeee..."
"Ayo kita ke eh.." Arra merasa ada orang yang memanggil nama marga nya. Ia mencoba melihat ke samping kanan dan kiri. Namun sepertinya ia hanya salah dengar.
"Ada apa Ra?" Reiva menyadari Arra yang sepertinya sedang mencari sesuatu.
"Eh.. Tidak ada apa apa kok, ayo kita masuk kelas" ajak Arra.
"Baiklah kalau begitu" Arra dan Reiva pun bergegas menuju kelasnya.
Kelas VII E, adalah kelas Arra dan Reiva. Bisa dibilang kelas paling Favorit karena diisi oleh siswa siswi yang memiliki nilai tinggi dalam ujian masuk sekolah.
Menurut kabar, THE STAR HIGH SCHOOL ini mayoritas diisi oleh keluarga keluarga kaya raya. Sebagian kecil diisi oleh keluarga yang sederhana namun memiliki kepandaian.
Sebagian rumor mengatakan bahwa siswa siswi disini mayoritas anak anak nakal. Namun Arra tetap saja ingin bersekolah disini. Ia hanya ingin menimba ilmu lebih banyak bukan untuk bermain main.
__ADS_1