
Sehubungan dengan keikut sertaan author dalam lomba YOU ARE A WRITER Season 7.
Author mohon dukungan readers setia Lentera Cinta untuk memberi like dan komentar membagun serta vote dan hadiah pada novel terbaru author yang berjudul
...BETWEEN US...
Tumbuh dan dewasa bersama, membuat Kirana dan Keanu saling membutuhkan satu sama lain.
Kirana menyadari, dia bukan hanya butuh Keanu berada disisinya. Tapi dia telah menjatuhkan hati pada kakak sepupunya yang selalu menjaga dan melindunginya selama ini.
Haruskah Kirana menutup rasa itu atau dia biarkan saja tumbuh, walau dia tahu itu akan menyakitinya suatu saat.
Menjaga Perasaan
Sudah sejak subuh Keanu menghubungi Kirana, namun tidak ada satupun panggilan yang diterima oleh gadis itu. Bahkan pesan yang dikirimkan Keanu pun diabaikan oleh sang adik. Memaksa Keanu akhinya pagi-pagi sekali mendatangi kediaman pamannya. Disinilah Keanu berada, dikamar gadis kecilnya.
"Bangun" suara Keanu yang menggema di kamar Kirana memaksa gadis itu membuka matanya.
"Ada apa sih, Bang. Ganggu Kiran aja." sungut Kirana yang kembali menutup matanya.
__ADS_1
"Ikut Abang"
"Enggak mau"
"Harus mau"
"Enggak"
Keanu naik ketempat tidur, memeluk dan mencium seluruh wajah Kirana, cara terakhir yang selalu dia lakukan untuk membujuk gadis itu agar mau ikut bersamanaya.
Kirana tidak bisa menolak jika Keanu sang abang sudah seperti ini. Terlebih lagi, Keanu mengecup lembut bibirnya. Hatinya menghangat dan luluh dengan keinginan Keanu.
"Kemana?" tanya Kirana setelah menetralkan detak jantungnya.
Jawaban yang diberikan Keanu membuat semangat Kirana kembali turun. Bukan satu atau dua kali Keanu mengajak dan memperkenalkan kekasihnya yang baru pada Kirana. Sudah dapat ditebak kali ini Keanu kembali memperkenalkan kekasih barunya itu.
"Siapa lagi? Anak fakultas mana?" tanya Kirana.
"Udah ikut aja, nanti bisa kenalan" Kirana mengkrucutkan bibirnya, membuat sang kakak kembali mengecup bibir merah delima itu.
"Abang apaan sih" bentak Kirana. Bukan tidak suka, tapi dia tidak ingin menahan sakit. Kecupan itu hanyalah kecupan seorang kakak pada adiknya, tentu saja itu melukai Kirana yang memiliki rasa pada sang abang.
__ADS_1
Keanu terkejut dengan bentakan Kirana. Ini bukan kali pertamanya dia mengecup bibir yang sudah menjadi candunya. Sejak dulu, bahkan ketika mereka masih kanak-kanak, Keanu sudah terbiasa mengecup bibir sang adik.
"Maaf" ucap Kirana saat melihat wajah Keanu yang terkejut.
Keanu mengusap lembut wajah Kirana, wajah yang tidak akan pernah bosan untuk ditatapnya. Mata mereka bertemu, jantung Kirana berdebar bila sudah seperti ini. Dia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Keanu kembali menempelkan bibirnya, bukan hanya mengecup tapi dia melu mat danging kenyal itu dengan lembut. Mata Kirana terpejam merasakan sentuhan yang Keanu berikan.
"Sana mandi" perintah Keanu setelah melepas tautannya sambil merenggangkan pelukannya pada Kirana.
Selalu saja seperti ini pada akhirnya, Keanu seakan-akan tidak melakukan kesalahn telah memporak porandakan hati Kirana. Kirana bisa apa? Marah atau protes? Kembali yang Kirana lakukan adalah memilih diam, memendam rasa luka mencinta sendiri.
"Abang Ken tunggu diluar sana!" Usir Kirana pada Keanu. Laki-laki itu tersenyum dan kembali mengecup bibir adiknya.
"Dandan yang cantik" pesannya sambil berlalu keluar kamar Kirana.
"Dandan yang cantik" Kirana mengulang ucapan Keanu dengan nada kesal.
"Untuk apa dandan yang cantik, apa pedulinya" rutuk Kirana ucapan Keanu.
Kelanjutannya bisa baca di karya author selengkapnya, ya...
Terima Kasih author ucapkan sebayak-bayaknya untuk readers yang mendukung karya author ini.
__ADS_1
...đđđđđ...
...đđđđđ...