Lentera Cinta

Lentera Cinta
Episode 4 Sekolah Baru 2


__ADS_3

Hari pertama tidak ada pelajaran. Hanya diisi dengan pengenalan guru dan siswa juga pemilihan struktur kelas. Satu persatu murid di absen oleh guru. Hingga tiba di absen 5 murid bernama Ben Alvaro, ia sudah dipanggil guru beberapa kali namun belum juga muncul.


"Maaf pak saya terlambat" suara murid yang terengah engah dari luar.


"Ben Alvaro! Kamu sudah saya panggil beberapa kali dan ternyata kamu telat masuk! Ini masih hari pertama tapi kamu sudah telat masuk! Cepat masuk!" amarah Pak Gery selaku wali kelas VII E.


"Iya pak maaf.." Ben langsung masuk kedalam kelas. Saat ia masuk ia terkejut melihat ke arah Arra.


"Eh, apa dia ini melihat ke arahku?" gumam dalam hati Arra karena merasa Ben sedang melihat kearahnya.


"Dia.." suara ben terhenti ketika Pak Gery memarahi Ben lagi.


"Ben Alvaroo!! Kenapa masih bengong disini? Cepat duduk!!"


"I iiya pak.." Ben berjalan menuju tempat ia duduk, tepat di sebelah Arra.


Ben terus melihat ke arah Arra, tentu saja itu membuat Arra takut karena dari tadi di lihat oleh seorang cowok.


"Dia ini... Kenapa dari tadi melihat ke arahku sih!!" lagi lagi Arra bergumam di dalam hatinya.


Tanpa disadari, Pak Gery ternyata memanggil namanya dari tadi.


"Ze Arrabella? Ze Arrabella? Apakah ada yang bernama Ze Arrabella?" teriak Pak Gery.


"Eh saya pak" sontak terkejut karena Arra kurang fokus karena Ben yang dari tadi memperhatikan nya.

__ADS_1


"Kamuu!! Sama saja dengan Ben!! Lain kali kalian harus datang lebih awal dan juga fokus saat dikelas!!" amarah Pak Gery kembali melonjak


Arra merasa geram dengan Ben karena dia dari tadi melihat kearah Arra dan membuatnya tidak fokus sehingga Pak Gery memarahinya.


"Dia... Bernama Ze Arrabella... Jadi dia ini..." gumam Ben ketika Pak Gery memanggil nama gadis disebelahnya yang bernama Ze Arrabella.


"Oke, semuanya sudah lengkap disini. Mari kita mulai dengan menyusun struktur kelas! Pertama kita pilih dulu ketua dan wakil ketuanya! Yang minat boleh mencalonkan diri" Tegas Pak Gery.


"Aku" gadis berambut pendek dan berparas cantik itu mengacungkan telunjuknya seraya mencalonkan diri sebagai Ketua.


"Ya ada satu yang bersedia menjadi ketua, yaitu Seila Emelie. Tunggu calon berikutnya lalu kita akan menentukan Voting" sahut Pak Gery.


"Ketua?? Huh aku tidak mau ikut" Ben bergumam sendiri.


"Hah? Kenapa aku? Kamu kan juga bisa Rei?" balas Arra dengan heran.


"Ya aku juga mau tapi bersaing dengan nenek sihir seperti dia pasti akan dipermalukan saja" jawab Reiva dengan nada kesal.


"Nenek sihir? Apa maksudnya?" Arra terheran heran dengan ucapan Reiva.


"Kamu mau tahu Ra?"


"Iya aku ingin tahu, apa yang terjadi Rei?"


"Kalau begitu... Pak Arra ingin mencalonkan diri" dengan tegas Reiva mengangkat tangannya.

__ADS_1


"Hah? Apa?? Reivaaa?? Apa maksudmuuu??" bisik Arra dengan sangat kesal.


"Ze Arrabella, calon ketua nomer dua. Ada lagi?"


"Wleekk.. Hahahahaa" ejek Reiva sambil tertawa melihat ekspresi terkejut Arra.


"Dia ikut? Kalau begitu... Pak saya juga mencalonkan diri" seru Ben dari arah tempat ia duduk.


"Tidak disangka ternyata kamu juga tertarik dengan ini Ben" jawab Pak Gery.


Selang beberapa menit, akhirnya Pak Gery membuka suara siswa siswi untuk memilih ketua kelas. Pak Gery meminta calon ketua kelas berdiri didepan. Arra merasa canggung lagi karena harus berdekatan dengan cowok yang membuat ia dimarahi Pak Gery.


"Aku yakin posisi ini aku yang akan mendapatkannya" dalam hati Seila percaya diri bahwa ia akan menjadi ketua kelas.


"Silahkan pilih calon ketua dan wakilnya sesuai dengan pendapat kalian!" pinta Pak Gery.


"*Ze Arrabella? Bukankah dia putri keluarga Ze yang terkenal itu?" bisik para siswa siswi.


"Benar.. Dia sangat lah cantik rupanya" bisik bisik.


"Aku rasa dia pantas mendapatkan posisi ketua atau tidak wakil ketua disini" bisik bisik.


"Kau benar..." bisik bisik*.


Pengumpulan suara sudah selesai, saatnya untuk mengumumkan vote terbanyak dari siswa siswi. Jantung Arra kembali berdegup kencang, ia merasa takut kalau dirinya menjadi ketua atau wakil ketua. Karena ini pertama kalinya Arra berada di lingkungan sekolah terhebat, ia takut melakukan kesalahan.

__ADS_1


__ADS_2