
Happy Reading 🌹🌹🌹
Satu Minggu kemudian......
Seorang wanita cantik tengah duduk didepan cermin. Dia tersenyum menatap pantulan dirinya yang terlihat begitu cantik. Dia tak menyangka bahwa dia akan secantik ini.
"Mommy".
Tiga bocah kembar berlari masuk menghampirinya.
Wanita itu tersenyum hangat sambil menyambut ketiga buah hatinya.
"Ayo Mommy. Daddy sudah menunggu," ajak putri kecilnya.p
"Iya Mommy," sambung putra sulungnya.
"Wahhh Mommy cantik sekali. Andai saja Gerald sudah besar. Pasti Gerald yang akan menikahi Mommy," ujar putra keduanya.
"Ck, kau bicara apa? Mana boleh menikahi Mommy sendiri?" protes yang paling tua.
Wanita itu hanya tersenyum gemes mendengar percakapan anak-anak nya yang terdengar begitu lucu.
"Sudah jangan beltengkal," Gerra menagahi kedua Kakak kembarnya.
"Ayo Mom," Gilbert dan Gerald mengandeng tangan wanita itu untuk menemui sang Daddy yang sudah menunggu sejak tadi.
Ya hari ini adalah hari pesta pernikahan Ramos dan Rachel. Pesta yang seharusnya dirayakan enam tahun yang lalu, namun karena banyaknya masalah hingga membuat mereka terpisah cukup lama dan sampai akhirnya cinta kembali menyatukan mereka.
Ramos tak main-main menyiapkan pesta untuk sang istri serta menyambut ketiga anak kembarnya. Dia membuat pesta yang takkan dilupakan oleh sang istri. Ramos ingin menebus semua kesalahannya pada Rachel selama enam tahun ini.
Gilbert dan Gerald mengenakan stelan jas yang sama dengan tuxedo yang dipakai oleh Ramos. Sedangkan Gerra memakai gaun putih sama seperti Rachel dan bentuknya juga sama. Hanya saja yang Gerra kenakan versi kecilnya.
Ketiga bocah itu tak kalah tampan dan cantik seperti kedua orang tuanya. Apalagi mereka sangat kompak dan terlihat lucu dengan pakaian mewah yang mereka pakai.
"Sayang," .
Ramos mengulurkan tangannya untuk menyambut Rachel terlihat begitu cantik hari ini. Gaun mewah yang sengaja Ramos pesan langsung dari desainer ternama dunia memang melekat pas ditubuh istrinya.
Rachel menyambut tangan Ramos dengan senyuman menggembang. Dia tak menyangka hari ini bisa duduk di pelaminan bersama cinta pertama dan akan menjadi cinta terakhirnya
Kebahagiaan menyelimuti keluarga besar itu. Pernikahan mewah yang digelar dikediaman mewah Ramos itu dihadiri oleh tamu-tamu terhormat. Rekan-rekan bisnis, Ramos, Ozawa dan Benedicto.
"Selamat ya sayang," Maria memeluk menanti kesayangan nya itu dengan senyuman.
"Terima kasih Mom," balas Rachel.
"Selamat ya Nak," Ozawa juga ikut memberi ucapan selamat pada menantunya.
__ADS_1
"Terima kasih Dad,"
"Rachel,"
"Ayah," Rachel berhambur memeluk Benedicto.
"Selamat yaaa Nak. Doa Ayah menyertai mu. Ayah akan bahagia jika Rachel bahagia," ucapnya. Kini Benedicto tenang melepaskan Rachel untuk Ramos.
"Terima kasih Ayah,"
Benedicto menyeka air mata putri semata wayangnya itu. Kini tinggal mereka berdua yang tersisa. Benedicto hanya memiliki Rachel dan tidak memiliki keluarga lain lagi. Mungkin juga setelah ini dia akan memutuskan hidup bersama anak nya itu.
"Selamat ya sayang," Lewi memeluk Rachel dengan sayang. Wanita yang pernah dia idam-idamkan menjadi menantunya.
"Terima kasih Mom," balas Rachel
"Rachel," Sandy dan Choky naik keatas pelaminan.
"Mas," Rachel menyalami kedua lelaki hebat yang sudah banyak membantunya itu.
"Semoga kau bahagia yaaaa," ucap Choky.
"Iya Mas. Terima kasih," sahut Rachel.
"Rachel.... Selamat yaaa," Sandy juga turut memberikan selamat pada Ramos dan Rachel.
"Ramos kami titip Rachel," Sandy dan Choky
"Terima kasih juga kalian sudah menjaga Rachel selama ini," ucap Ramos memeluk kedua lelaki itu. "Aku berjasa pada kalian," ucapnya.
Sandy dan Choky mengangguk. Yaa peran mereka memang sangat penting dalam perjalanan hidup Rachel. Namun mereka tak meminta banyak. Mereka hanya ingin Rachel hidup bahagia bersama Ramos dan ketiga anaknya itu saja. Bukankah cinta terbaik itu adalah ketika mampu mencintai seseorang tanpa balas budi?
"Terima kasih sayang, Mas bahagia," bisik Ramos mencuri ciuman dipipi istri nya.
"Mas, masih banyak orang malu," ucap Rachel malu karena Ramos menciumnya didepan banyak orang.
"Biarkan saja. Siapa yang akan melarang mencium istri sendiri? Mas ingin seluruh dunia tahu bahwa kau milik Mas,"
Rachel terkekeh lucu. Suaminya ini memang sudah bucin parah padanya.
Acara berlangsung cukup lama. Para tamu terus berdatangan memenuhi tempat pesta.
Setelah acara selesai. Ramos langsung mengendong istrinya menuju kamar mewah mereka.
Setelah puas merayu ketiga anaknya, akhirnya Ramos menang. Tentu saja dengan rayuan gombalnya yang berjanji akan memberikan adik untuk ketiga anak kembarnya. Gerra yang ingin sekali punya adik begitu senang mendengar ucapan Ramos. Sedangkan Gilbert dan Gerald, sebenarnya yang tak setuju karena tak bisa tidur jika tanpa belaian Rachel seperti biasa. Namun Rachel memberi pengertian pada para anak-anak nya.
Ramos menurunkan tubuh istrinya dengan pelan.
__ADS_1
"Apa aku berat?" tanya Rachel menatap suaminya yang ngos-ngosan.
"Tidak Sayang," sahut Ramos.
"Mau mandi bersama?" tawar Ramos tersenyum devil. Sebagai lelaki normal dia sungguh merindukan kepuasan diatas ranjang. Namun dia takkan memaksa Rachel.
"Boleh Mas," sahut Rachel.
Setelah selesai mandi. Rachel menyiapkan pakaian suaminya seperti biasa. Dia tersenyum hangat.
"Sayang,"
Ramos memeluk Rachel dari belakang. Dia mencium bahu wanita ini. Harum wangi tubuh Rachel selalu menjadi candu untuk nya.
"Mas, pakai baju dulu," ucap Rachel, gugup. Suaminya hanya mengenakan handuk yang di lilitkan pada pinggangnya.
"Untuk apa? Nanti juga pasti dibuka," Ramos mengerlingkan matanya jahil sambil tersenyum menggoda.
Ramos membalikkan tubuh Rachel. Dia menatap wajah cantik istrinya.
Ramos mencium bibir Rachel dengan lembut. Dia ******* bibir manis sang istri yang selalu membuatnya candu. Tangan Rachel melingkar di lehernya Ramos. Dia membalas ciuman suaminya.
Ciuman yang awalnya lembut kini semakin menuntut. Ciuman Ramos turun dileher jenjang milik istrinya, dia mengigit dan menyesap leher itu hingga meninggalkan bekas kemerahan disana tanda cinta dan kepemilikan bahwa Rachel adalah milik Ramos.
Perlahan Ramos membaringkan Rachel diatas ranjang tanpa melepaskan ciuman mereka. Tangan Ramos yang satunya bekerja meremes dua benda kenyal milik istrinya. Sejak melahirkan bukit kembar Ara semakin membesar dan membuat Ramos tertantang untuk menikmatinya.
Ramos melepaskan baju atas Rachel. Sedangkan Rachel sudah mendesah. Dia merasakan gairah yang memuncak.
Ramos membenamkan wajahnya dikedua benda kenyal itu. Dia menghisap benda berwarna pink muda itu memilinnya dengan tangan lalu menyesap dan meninggalkan tanda kepemilikan disana.
Ramos turun kebawah. Dia merasakan lembah istrinya sudah basah.
"Sayang, aku akan memasukkannya,"
Rachel mengangguk dengan mata terpejam. Jujur saja dia pun tak sabar agar segera dimasukkan oleh sang suami.
Lalu terjadilah malam indah mereka berdua. Entah sudah berapa kali Ramos melakukannya hingga dia ambruk disamping sang istri.
"Terima kasih sayang,"
Lalu Ramos memeluk Rachel dan terlelap bersama tanpa sehelai benang setelah melakukan pergulatan panas mereka berdua.
TAMAT.
Cinta sejati adalah ketika dia pergi tapi kau masih menunggunya kembali. Ketika dia hilang tapi kau mencarinya agar pulang lagi. Lalu setelah penantian panjang kau menemukan dia diantara kesakitan. Saat itulah kau sadar bahwa cinta sejati selalu siap menunggu kapan saja, entah itu pasti atau tidak menunggu adalah pilihan satu-satunya agar cinta yang tepat datang diwaktu yang tepat. _Ramos Horta Ozawa__
Cinta sejati akan selalu menemukan cara tersendiri untuk bersama. Tak peduli seberapa sakit luka yang kau rasakan. Tak peduli seberapa lama kau dipatahkan. Dia akan berlabuh pada hati yang selalu percaya pada pengharapan * Rachel Maryam Benedicto __
__ADS_1
Ramos ❤️ Rachel