Love Me Please (Penyesalan suami kejam)

Love Me Please (Penyesalan suami kejam)
Pencarian


__ADS_3

Happy Reading 🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


“Bagaimana Heru?” Tanya Ozawa sambil menyesap kopi tanpa gula didalam cangkirnya.


Heru menggeleng dengan lemes “Tidak ada informasi Tuan tentang Nona Rachel.” Jawab Heru.


“Apa kau sudah menyelidiki orang-orang yang ada didekat Rachel?” Tanya Ozawa lagi. Pria paruh baya ini memiliki pembawaan yang tenang.


“Sedang dalam penyelidikan Tuan.” Jawab Heru “Tapi saya juga mencurigai Dokter Sandy.” Sambungnya.


“Sandy?” Ulang Ozawa.


“Iya Tuan, Dokter Sandy.” Ujar Heru.


“Ada hubungan apa Sandy dan Rachel?” Tanya Ozawa penasaran “Apakah Sandy mengenal Rachel atau sebaliknya?” Tanya Ozawa lagi ingin tahu.


“Ini Tuan, saya mendapat beberapa informasi dari orang suruhan kita bahwa sebelumnya Dokter Sandy dan Nona Rachel pernah dekat sebelum menikah dengan Tuan Muda.” Jelas Heru sambil menunjukkan beberapa foto yang dia dapat dari anak buahnya.


Ozawa menatap foto itu memang tampak Sandy dan Rachel saling berbincang satu sama lain.


"Apa kau sudah menyelidiki dimana keberadaan Sandy?" Tanya Ozawa mengembalikan ponsel Heru.


"Sudah Tuan. Dokter Sandy tidak ada dirumah sakit. Informasi dari asistennya Dokter Sandy sedang ada urusan penting yang mengharuskan dia berangkat keluar Negeri." Jelas Heru.


"Luar Negeri?" Gumam Ozawa "Ini sangat janggal Heru, bagaimana mungkin Sandy keluar negeri sejak kebetulan dengan hilangnya Rachel?" Ucap Ozawa.


"Saya juga berpikir seperti itu Tuan. Seperti nya Dokter Sandy ada kaitannya dengan hilangnya Nona Rachel." Timpal Heru "Menurut orang suruhan kita sebelum Nyonya Irina meninggal, Nona Rachel sempat dioperasi."


"Operasi?" Tanya Ozawa. Ini seperti teka-teki yang harus dipecahkan. Kenapa seperti misteri?


"Iya Tuan. Sebelum nya saya minta maaf." Heru membungkuk hormat "Nona Rachel menikah dengan Tuan Muda karena Nyonya Besar membayar seluruh biaya rumah sakit Nyonya Irina dan Nona Rima. Disaat yang bersamaan Nyonya Besar dan Nyonya Irina memiliki janji di masa lalu sehingga memutuskan untuk menjodohkan Tuan Muda dengan Nona Rachel dan_." Heru menghela nafas panjang.


"Dan apa Heru?" Ozawa menatap asisten putranya itu.


"Nona ravhe mendonorkan ginjalnya untuk adiknya Nona Rima."

__ADS_1


"Apa?" Pekik Ozawa tak percaya "Pendonoran ginjal?" Ulangnya sekali lagi.


"Iya Tuan." Jawab Heru.


Ozawa teringat dengan video yang sempat dia lihat. Didalam video itu tampak Ramos menarik rambut Rachel hingga terpental dilantai dan dia memotong dengan paksa rambut istrinya. Dan bayangkan bekas operasi sebesar itu saat terhempas dilantai, bukankah lukanya akan kembali berdarah?


"Heru, Ramos sudah berbuat diluar batas Heru. Ini penyiksaan yang begitu kejam. Aku harus melaporkan nya ke polisi. Dia harus menanggung akibat dari perbuatannya." Ozawa berdiri dari duduknya. Dia benar-benar tak menyangka. Tak habis pikir.


"Jangan Tuan." Cegah Heru.


"Kenapa Heru? Kau membelanya?" Ozawa menatap Heru tajam


"Saya tidak membela Tuan Muda, Tuan. Tapi sebaiknya jangan. Saya bisa lihat jika Tuan Muda sungguh menyesal dengan perbuatan nya. Saya takut jika Tuan Muda di penjara jiwanya akan semakin terguncang Tuan. Biarkan Tuan Muda menyesali semua yang dia lakukan hingga nanti dia sadar kembali." Jelas Heru menahan Ozawa.


Ozawa terduduk kembali. Pria paruh baya itu tampak frustasi. Dan istrinya menyembunyikan fakta bahwa sebenarnya Rachel benar-benar dibayar untuk menikah dengan Ramos meski unsur utamanya tetap perjodohan dimasa lalu.


"Heru kau selidiki semuanya. Cari kemana pun keberadaan Rachel. Temukan dia dan bawa dia dalam keadaan baik-baik saja dihadapanku." Tintah Ozawa.


"Baik Tuan." Heru membungkuk hormat "Tuan ada satu informasi lagi yang ingin saya sampaikan." Heru mengambil laptop nya dan duduk disamping Ozawa.


"Saya menemukan foto di akun media Dokter Sandy, Tuan. Ini." Tunjuk Heru pada layar laptop nya.


Ozawa menatap layar laptop itu "Bukannya ini Rachel?" Ucap Heru.


"Bukan Tuan. Ini adalah Nona Rebecca, mantan tunangan Dokter Sandy yang meninggal dalam kecelakaan bersama kedua orangtuanya lima tahun yang lalu dan disaat yang hampir bersamaan Tuan Agam, Ayah Nona Rachel juga meninggal dalam kecelakaan." Jelas Heru.


"Heru aku tidak mengerti ini maksudnya apa? Apa kau bisa jelaskan dengan detail? Bagaimana bisa mantan tunangan Sandy begitu mirip dengan Rachel? Apa mereka kembar? Tapi kenapa bisa terpisah dan kenapa kecelakaan itu bisa terjadi?" Tanya Ozawa bertubi-tubi. Kepalanya semakin pusing mencari informasi tentang menantunya ini.


"Tuan, Nona Rachel bukan putri kandung Tuan Agam dan Nyonya Irina. Mereka menemukan Nona sejak bayi dan merawatnya. Untuk kecelakaan Tuan Agam, apa anda tidak curiga pada seseorang?"


Ozawa menatap Heru dengan penuh tanda tanya. Asisten Ramos ini memang memiliki kecerdasan tinggi jika masalah memecahkan masalah.


"Curiga pada seseorang? Siapa?" Tanya Ozawa bingung.


Heru kembali mengotak-atik laptopnya. Jika dengan Ramos dia selalu kerja on time dan clop. Karena Tuan Muda-nya itu memiliki kecerdasan yang sama dengan dirinya.

__ADS_1


"Tuan, ini adalah rekaman CCTV didepan halte bis ketika Nona Rachel menunggu jemputan Ayah nya. Lalu datang sebuah mobil dan langsung menghantam motor didepan nya. Mobil itu adalah milik...." Heru sebenarnya tak ingin mengatakan hal ini tapi Tuan nya perlu tahu.


"Milik siapa Heru?"


"Milik Tuan Ramos dan Nona Agnes, Tuan. Lima tahun yang lalu mereka sempat liburan ke Indonesia beberapa Minggu dan kembali pulang ke Belgia." Jelas Heru


"Astaga." Ozawa menutup mulutnya tak percaya.


"Jadi Ramos yang menabrak Ayah angkat Rachel?" Tanya Ozawa syok. Sangat. Sangat syok.


"Iya Tuan. Tapi Tuan Ramos seperti nantinya tidak tahu bahwa yang dia tabrak itu adalah mertuanya sendiri. Karena ketika kecelakaan dia langsung melarikan diri." Jawab Heru.


Ozawa memijit-mijit pelipisnya yang terasa berdenyut sakit. Apakah setelah ini akan ada masalah lain lagi yang akan dia ketahui?


"Baik Heru. Kau urus semuanya. Tapi apakah polisi pernah menyelidiki kecelakaan itu?" Tanya Ozawa lagi.


"Tidak Tuan. Masalah kecelakaan ini tidak pernah diproses. Karena Nona Rachel tidak pernah melaporkan kasus ini ke polisi." Jawab Heru.


Terdengar helaan nafas berat dari mulut pria paruh baya itu. Putranya Ramos sudah sangat. Sangat banyak berbuat salah pada Rachel.


"Baiklah. Simpan rapat informasi ini Heru. Jangan beritahu siapapun. Termasuk Ramos." Ucap Ozawa "Tetap cari informasi selanjutnya tentang menantuku dan laporkan padaku." Tintah Ozawa.


"Baik Tuan. Kalau begitu saya permisi." Heru membungkuk hormat dan melengang pergi dari ruangan Ozawa.


Bersambung......


Dimanakah Rachel?????


Apakah misteri yang harus terpecahkan kembali.??


Benarkah Ramos sampai depresi dan gila????


Ayo ikutin terus kisah mereka...


Jangan lupa selalu kasih dukungan buat author biar semangat update tiap hari. Jujur Komenan kalian adalah semangat dan motivasi buat author. Setiap kalian komen selalu ada ide-ide baru uny cerita ini... Jadi kalian jangan bosan-bosan buat kasih dukungan zaaa...

__ADS_1


Gbu...


__ADS_2