Love Me Please (Penyesalan suami kejam)

Love Me Please (Penyesalan suami kejam)
Kemana?


__ADS_3

Happy Reading 🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


"Bagaimana apa kalian menemukan di mana alamat gadis itu?" tanya seorang pria yang tengah duduk dengan nyaman di kursi kebesarannya dengan membelakangi sang asisten.


"Maaf, Tuan. Sepertinya alamat tempat Nona Rachel tinggal memang sengaja disembunyikan. Hingga kini saya tidak bisa melacak keberadaannya."


"Brengsek."


Brak!


Pria itu berdiri dan memukul meja dengan keras. Dia yakin ada yang tidak beres dengan semua ini.


"Hanya mencari alamat seorang gadis saja kau tidak bisa. Apa saja kerjamu? Hah?" bentaknya.


"M-maaf Tuan." Sang asisten menunduk.


Pria itu mengusap wajahnya kasar. Kemana gadisnya? Apa yang terjadi kenapa setelah menikah gadis itu hilang bak ditelan bumi?


"Cari dia sampai ketemu dan ajukan kerja sama dengan Ozawa Group!" titahnya.


"Baik Tuan." Sang asisten mengangguk lalu keluar dari ruangannya.


Pria itu terduduk kembali. Sejak gadisnya menikah dan pergi. Dia seperti tak memiliki semangat hidup. Semuanya terasa sia-sia.


"Rachel, kau di mana?" gumamnya menatap foto mereka yang dia pajang di atas meja kerjanya. "Mas rindu, Rachel. Mas khawatir. Mas ingin ketemu, Rachel," ujarnya sambil menangis segugukan memeluk foto itu.


"Kenapa kau lebih memilih pria itu? Apa kau bahagia, Rachel? Apa kau baik-baik saja di sana? Mas rindu, masak berdua denganmu seperti dulu." Tangisnya semakin pecah.


Ini tentang hatinya yang terluka. Tentang hatinya yang patah bukan main. Tentang cinta yang dia pendam berakhir dengan luka yang takkan bisa terobati.


"Mas rindu, Rachel," lirihnya lagi sambil mengusap foto itu.


"Mas."


Ayunia masuk kedalam ruangan pria itu. Dia menghela nafas ketika melihat sang pria yang tampak tersungkur di lantai sambil memeluk sebuah foto dan menangis histeris.


Gadis cantik itu menghembuskan nafasnya kasar. Selalu begitu setiap hari. Pria yang dia panggil mas itu menangis setiap hari saat dia merindukan gadis yang benar-benar dia cintai.

__ADS_1


"Mas."


Gadis itu menghampiri Choky. Lalu merengkuh tubuh pria rapuh ini. Bukan hanya Choky yang merasa kehilangan tetapi dia juga merasakan hal yang sama.


"Hiks hiks hiks." Tangis Choky pecah di pelukkan Ayunia.


Ayunia mengusap punggung Choky. Gadis itu juga ikut menangis. Dia juga merasakan kehilangan yang teramat sangat membuat hatinya remuk.


Rachel adalah sahabat baiknya. Rachel adalah sahabat yang mengajarkan Ayunia banyak hal. Dan Rachel adalah gadis unik yang membuatnya sadar bahwa hidup berharga dari apapun.


"Nia, ayo kita cari Rachel. Mas, yakin jika Rachel tidak baik-baik saja. Perasaan Mas mengatakan bahwa Rachel tidak bahagia disana. Ayo kita cari Rachel, Nia. Ayo." desaknya mengajak Ayunia dengan tatapan memohon.


Ayunia menggeleng, "Mas, kita sudah cari Rachel kemana-mana tapi kita tidak menemukannya. Satu-satunya cara adalah kita pinjam ponsel Ibu dan melacak keberadaan Rachel melalui ponsel itu."


Choky menyeka air matanya dengan kasar. Dia seperti mendapat petunjuk tentang keberadaan gadis.


"Ayo kita temui Ibu." Dia berdiri


Ayunia ikut berdiri dan menggelengkan kepalanya.


"Kita tidak boleh gegabah, Mas. Mas tahu 'kan, kalau yang kita lawan adalah Tuan Ramos? Dia takkan membiarkan kita dengan mudah menemukan Rachel. Mas sabar dan tenang dulu. Aku akan meminta Alvan untuk melacak keberadaan Rachel." Alvan pacar pura-pura Ayunia adalah pria yang jago masalah IT dan dunia hacker.


"Kau benar. Kita harus sabar. Tapi Mas khawatir, Nia. Mas takut jika Rachel disakiti oleh pria itu dan kau tahu harusnya Rachel rutin cuci darah ini sudah hampir sebulan dia tidak cuci darah bagaimana keadaannya? Nia, Mas khawatir." Lagi-lagi pria itu menangis.


Ayunia terdiam sejenak, lelehan bening itu menetes dipipi cantiknya. Mengingat semua penderitaan Rachel membuat hatinya perih dan sakit.


"Rachel wanita kuat. Dia akan baik-baik saja, Mas," ucapnya menepuk pundak Choky. "Mas harus tenang. Kita pasti bisa menemukan Rachel," sambungnya yakin.


Hal yang membuat Choky curiga, Rachel menghilang tanpa kabar. Bahkan sejak menikah kabarnya tak lagi terdengar. Mustahil jika ibu dan adiknya tidak diberi tahu tempat dia tinggal.


Choky curiga jika Ramos melakukan hal-hal yang kasar pada Rachel. Choky cukup kenal Ramos pria kejam yang tak kenal belas kasihan. Bahkan di dunia bisnis pun pria itu tak kenal kawan dan lawan.


.


.


.

__ADS_1


.


Seorang wanita paruh baya menatap kosong keluar jendela kamarnya. Dia duduk di kursi roda. Wajahnya tampak sendu dan berantakkan. Seolah dunia adalah kehancuran. Dia bahkan enggan menatap siapapun.


"Rayana," gumamnya


Air mata luruh di pipi keriputnya. Meskipun tua dan tak terurus dia tetaplah cantik dengan wajah seperti itu.


"Kau di mana, Nak?" lirihnya.


Putri kembarnya terpisah saat berusia lima bulan, dia terpaksa melepaskan putrinya yang satu demi menyelamatkan putrinya yang paling tua. Namun, takdir pun berkata lain, putrinya yang sulung menghilang dan pergi untuk selamanya dalam sebuah tragedi kecelakaan lima tahun yang lalu. Dia kehilangan kedua putrinya. Tetapi dia berharap jika putrinya yang hilang itu masih hidup dan dia diberikan kesempatan untuk bertemu lagi dengan anaknya.


Seorang pria paruh baya masuk kedalam kamar dengan nampan ditangannya. Dia menghela nafas panjang ketika melihat sang istri yang terduduk di kursi roda dengan tatapan kosong.


"Nirmala, ayo makan, Sayang." Dia meletakkan nampan itu.


"Di mana putri kita, Mas?" tanyanya tanpa melihat sang suami dengan air mata berderai


Sang suami menghela nafas panjang, "Aku berjanji akan mencarinya. Tapi ayo makan dulu. Kau harus makan, dari kemarin kau tidak makan. Kau bisa jatuh sakit," ucap sang suami mereka kasihan melihat keadaan istrinya ini. Dia juga rapuh tapi apa boleh buat hidup tak selalu berpihak pada keadaan bukan?


"Aku mau bertemu putri kita, Mas," ungkapnya sendu.


"Aku tahu, Nirmala. Tapi kau harus makan." Dia masih merayu sang istri. "Makanlah sedikit. Kalau kau begini terus bagaimana bisa kita mencari keberadaan putri kita," ucapnya sendu.


Wanita itu menyeka air matanya. Dia menatap sang suami dengan tatapan sendu dan sakit sekali.


"Mas."


Sang suami memeluk istrinya. Mereka hanya hidup berdua dengan kekayaan yang berlimpah-limpah. Tetapi putri semata wayangnya pergi dan hilang selama-lamanya. Sedangkan putri yang menghilang selama dua puluh enam tahun yang lalu sampai sekarang pun belum di temukan.


**Bersambung.....


Hai guys makasih buat yg masih setia ikutin kisah Rachel ya...


Mohon maaf cerita ini memang sadis dan kejam karena menceritakan tentang seorang suami yang membenci wanita yang dijodohkan dengannya akibat itu dia harus menghilangkan impiannya untuk menikahi sang kekasih.


Akan ada adengan kekerasan. Hinaan dan kata-kata kotor, mohon siapkan mental kalian ya guys...

__ADS_1


Kalian tenang aja suatu saat nanti Rachel akan menemukan terang dalam hidupnya. Untuk sekarang kita temani dia menderita dulu ya. hehhe.


Jangan lupa dukungan kalian buat author yaa. Terima kasih seklian lagi**.......


__ADS_2