
Melani sangat kecewa mengetahui Armando bertunangan dengan Trisia. Tapi dia tidak mengatakan apa-apa pada Armando. Menyimpan rasa kecewa seorang diri sangat sakit. Melani pun memutuskan berjalan-jalan untuk mengusir rasa kecewanya. Dia duduk di satu cafe pada sebuah mal. Dia sedang memikirkan hubungannya dengan Armando. Walaupun Armando tidak berniat putus dengannya tapi pria itu juga menjalani pertunangannya dengan Trisia. Hal itu yang membuat Melani gundah. Mana yang di pilih Armando, dia atau Trisia. Tapi Melani yakin Armando akan memilih Trisia, karena Trisia pilihan Mauren. Kesedihan Melani jadi bertambah. Sedang sibuk merenung tiba-tiba Lordy Vin duduk di hadapannya. Dia sudah mengikuti Melani sejak dari apartemen. Tapi dia belum dapat menghampiri Melani karena gadis itu bersama Dita. Tampaknya Dita meninggalkan Melani untuk pergi ke toilet. Hal itu di gunakan Lordy untuk mendekati Melani.
"Apa kabar sayang. Kau terus menghindariku, apa sebegitu bencinya kau padaku?" tanya Lordy dengan senyum penuh ejekan. Melani gugup.
"Aku tidak benci, hanya aku rasa tidak ada perlunya kita bertemu." jawab Melani, matanya mencari Dita. Apa yang di lakukan Melani membuat Lordy tersadar, bahwa Dita bisa saja kembali. Lordy pun menarik Melani bangkit lalu menariknya pergi. Tenaga Lordy sangat kuat Melani tidak dapat menahannya, maka dia dengan terpaksa mengikuti Lordy. Arleta dan Revita akan makan di mal siang itu. Mata Arleta menangkap sosok Melani yang tampak takut dan terpaksa mengikuti seorang pria yang menariknya. Arleta langsung curiga.
"Vita itu Melani, kita ikuti yuk." Arleta langsung mengikuti Melani yang sudah agak jauh. Revita terkejut dan bingung pada apa yang di lakukan Arleta. Lalu dia mencoba menyusul Arleta. Tiba di depan mal Lordy langsung memasukan Melani pada sebuah taksi, lalu pergi. Arleta tidak membuang waktu menghadang sebuah taksi lalu masuk dan meminta supir taksinya mengikuti taksi Lordy. Revita yang tertinggal sangat cemas pada Arleta. Dia meminta bantuan. Tapi yang ada di kepalanya adalah nama Kevin. Maka Revita pun menelpon Kevin. Dia menceritakan kekhawatirannya akan Arleta. Kevin tentu saja tidak tinggal diam. Kevin menelpon Arleta yang diangkat gadis itu. Arleta pun berjanji akan memberikan lokasinya agar Kevin dapat menyusulnya. Pikiran Arleta tegang dan cemas. Akhirnya taksi Lordy berhenti di sebuah rumah. Dia memaksa Melani masuk. Gadis itu karena takut mengikuti ke inginkan Lordy. Arleta langsung memberikan lokasinya pada Kevin, lalu mengendap ingin tau apa yang terjadi pada Melani. Di dalam Melani duduk pada sebuah kursi.
"Akhirnya kau aman bersamaku." kata Lordy merasa puas. Apa yang aman, pikir Melani. Tapi dia tidak menjawab Lordy, karena dia merasa cemas.
"Kau akan pulang bersamaku, kau tau Avery mencarimu." kata Lordy sambil tersenyum. Melani terkejut.
__ADS_1
"Betulkah Avery mencariku?" tanya Melani tidak percaya.
"Ya keluargamu mencarimu. Aku akan menyerahkanmu pada mereka dan meminta imbalan." Lordy pun mengutarakan maksudnya membawa paksa Melani. Setelah tau maksud Lordy Melani terdiam dan berpikir apa yang akan di lakukannya. Lordy mengalihkan perhatiannya keluar jendela. Dia merasa ada orang yang mengintainya, maka perlahan Lordy keluar dari pintu belakang. Dilihatnya Arleta yang sedang mengintip ke dalam rumah. Lordy bertindak cepat menangkap Arleta dan menariknya ke dalam rumah.
"Kau siapa? Apa yang kau lakukan di rumahku?" tanya Lordy marah. Melani terkejut melihat Arleta.
"Dia temanku." jawab Melani cepat, dia tidak mau Lordy bertambah marah dan mencelakai Arleta.
"Aku akan memanggil temanku untuk menjaga kalian." kata Lordy sambil mengeluarkan ponselnya. Melani menjadi pucat. Sedangkan Arleta berharap Kevin segera datang. Lordy pun mencoba mengontak temannya, tapi karena jaringan yang buruk dia berjalan ke luar rumah. Di sanalah Kevin memukulnya hingga pingsan. Kevin sudah melihat Lordy menarik Arleta ke dalam rumah dengan kasar. Kevin marah melihat wanita pujaannya di perlakukan demikian. Maka dia mencari kesempatan untuk menjatuhkan Lordy. Kevin pun menyeret Lordy ke dalam rumah.
"Kevin." Arleta dan Melani menyerukan namanya berbarengan. Kevin sendiri takjub. Dua mantannya ada di rumah pria asing.
__ADS_1
"Sebenarnya ada apa sih?" tanya Kevin menuntut penjelasan.
"Pria itu menculik Melani." jawab Arleta.
"Kau tau dia menculikku?" tanya Melani pada Arleta. Dia sebenarnya merasa bersalah pada Arleta, karena pernah menghancurkan hubungannya dengan Kevin. Apalagi Arleta tampak khawatir padanya perasaan Melani semakin tidak enak.
"Arleta sebaiknya kita pergi dari sini." kata Kevin. Dia khawatir Lordy akan sadar. Mereka pun segera keluar dan naik ke mobil Kevin. Arleta sengaja duduk di belakang, karena ingat statusnya. Kevin kecewa namun dapat mengerti pilihan Arleta. Kevin mengantar Arleta pulang terlebih dahulu. Di rumahnya Restandi menyambutnya dengan bingung, melihat orang-orang yang ada di dalam mobil.
"Kalian sedang nostalgia?"tanya Restandi tidak mengerti. Kevin tidak menjawab, perkataan Restandi mengingatkannya pada peristiwa yang dulu.
"Sayang jelaskan padaku." tuntut Restandi pada Arleta. Istrinya mengangguk dan menarik Restandi ke kamar. Arleta akan menceritakannya di sana. Kevin mengantarkan Melani pulang. Betapa terkejutnya dia ketika tau Melani tinggal di apartemen Armando. Kevin langsung curiga, setaunya Armando akan begitu baik meminjamkan apartemennya bila tidak ada sesuatu. Tapi Kevin tidak bertanya, karena dia merasa itu bukan urusannya. Setelah mengantar Melani Kevin pun segera pergi tanpa mampir. Yang penting Melani sudah selamat. Armando sangat marah ketika tau Melani menghilang dan Dita bingung mencarinya. Apalagi Armando mendapat laporan dari anak buahnya jika Melani kembali dengan di antar seorang pria. Melani tidak mengatakan pada Armando peristiwa dengan Lordy. Apalagi tentang Kevin yang menolong mereka dan mengantarnya pulang. Melani berharap Arleta juga akan melakukan hal yang sama. Tidak menceritakannya pada Armando. Untuk sementara Armando menerima penjelasan Melani, karena dia yakin Melani tidak akan berselingkuh atau melakukan sesuatu yang aneh. Restandi menuntut penjelasan Arleta dengan apa yang dilihatnya. Karena baginya itu bukan hal yang biasa. Arleta pun menceritakan apa yang terjadi padanya dan Melani. Lalu bagaimana Kevin menolongnya. Tapi Arleta yakin pasti Revita yang menghubungi Kevin. Permasalahan sebenarnya Arleta tidak tau. Tapi dia dan Restandi yakin jika Lordy adalah pria masa lalu Melani.
__ADS_1
"Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?" tanya Restandi ingin tau. Dia bingung melihat istrinya yang khawatir pada Melani. Seperti tidak ingat siapa Melani itu dan apa yang sudah dilakukannya.