My Little Gwen

My Little Gwen
Welkom in Indonesië


__ADS_3

Setelah menyelesaikan semua urusannya di Amsterdam, akhirnya hari ini Zafier menjadwalkan keberangkatannya ke Indonesia. Namun Zafier tidak langsung menuju kota P, Zafier akan menetap beberapa waktu di kota J. Di sana Zafier akan menemui salah seorang sahabatnya ketika kuliah.


Setelah menempuh perjalanan lebih kurang 16 jam 25 dari Amsterdam dan menempuk jarak sejauh 11370 km , akhirnya Zafier mendarat di bandara kota P. Keluar dari bandara, seorang teman lama sudah menantinya dengan antusias, Arsenio Shaka Narendra. Sahabat dekatnya semasa menempuh pendidikan di Amsterdam. Karena berasal dari negara yang sama, perasaan sama-sama berada di perantauan menyebabkan keduanya merasa senasib sepenanggungan.


Meski masing-masing sudah menamatkan pendidikan, dan meneruskan bisnis masing-masing, namun mereka terus berhubungan baik melalui media telekomunikasi.


Walaupun Zafier sudah bertahun-tahun tidak pulang, namun ketika Arsen di Belanda, keduanya kerap bertemu, bahkan terkadang berkumpul kembali bersama teman-teman kuliah mereka dulu.


"Welkom in Indonesië, broer", sapa Arsen pada Zafier menyalami sahabatnya itu.


"Dank u (terima kasih), broer", jawab Zafier seraya memeluk Arsen.


Sementara sopir Arsen dengan sigap memindahkan semua barang-barang Zafier ke dalam mobil.


Arsen dan Zafier bergegas memasuki mobil. Di dalam mobil mereka sibuk dengan pembicaraan mereka.


"Kenapa Gavin tidak ikut bersamamu, Zafier?", tanya Arsen.


"Aku akan berada cukup lama di sini untuk sebuah urusan Arsen, bisa bangkrut bisnisku disana kalau dia ikut ke sini, cuma dia orang kepercayaanku yang punya kemampuan hampir setara denganku. Hanya dia yang bisa kupercaya menggantikanku sementara aku di sini", jawab Zafier. Arsen pun mengangguk-anggukkan kepalanya pertanda ia memahami penjelasan Zafier.


"Sudah lama sekali kita tidak bertemu bro, angin apa yang membuatmu akhirnya kembali ke tanah kelahiranmu, apa ayahmu sudah menemukan pasangan untukmu dan kau dipaksa untuk segera menikah", tanya Arsen menyelidik.


Seketika tawa Zafier meledak. Arsen kebingungan.


"Ha ha ha... Kau tidak akan percaya kenyataan yang menyebabkan aku kembali Arsen", jawab Zafier masih tertawa sambil menepuk-nepuk pundak Arsen.

__ADS_1


"Kau membuatku makin penasaran Zafier", ujar Arsen dengan wajah penuh tanda tanya.


"Nanti aku ceritakan semuanya, sekarang bawa aku ke restoran terdekat, aku sangat lapar dan rindu makanan negeri kelahiranku. Meski di Amsterdam banyak restoran Indonesia, tapi pastinya rasa jauh berbeda dari masakan aslinya", ujar Zafier dengan wajah memelas karena kelaparan.


"Ck ck, kau ini makanan saja yang ada di otakmu", kesal Arsen lagi, disambut tawa Zafier yang memenuhi mobil itu. Namun tak urung Arsen tetap memerintahkan sopirnya untuk mencari resto.


Tak berapa lama mobil Arsen memasuki parkiran sebuah resto ternama di kota J. Mereka memasuki ruang VVIP yang telah dipesan asisten Arsen sebelumnya.


"Oiya, bagaimana kondisi papimu?", tanya Zafier sembari duduk di salah satu kursi resto.


"Papi stroke, karena terjadinya penyumbatan, penyempitan, atau pecahnya pembuluh darah yang menuju ke otak. Akibatnya, asupan darah dan oksigen ke otak menurun dan menyebabkan sel-sel saraf otak menjadi mati", jawab Arsen, ada kesedihan dalam suaranya


"Papi terkena Stroke Hemoragik, dimana saat pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan. Kondisi ini termasuk ke dalam kategori stroke berat", jelas Arsen lagi sambil menarik nafas panjang dan menghembuskannya kembali dengan kasar. Seolah ingin melepaskan segala kegalauannya.


'Maafkan aku daddy', bisiknya lirih pada dirinya sendiri.


Lamunan Zafier terhenti ketika pelayan resto mulai menata pesanan mereka satu persatu.


Zafier melirik Arsen yang ternyata sedang sibuk menelpon seseorang.


"Ada apa Arsen?", tanya Zafier setelah Arsen menutup ponselnya.


"Biasa, urusan perusahaan. Oiya, berapa lama kau di sini? Kau menginap di apartemenku saja? Atau kau ingin tinggal di mansion bersamaku. Sejak papi sakit, aku pindah ke mansion, karena aku tidak mungkin meninggalkan papi di mansion tanpa pengawasan", ujar Arsen yang nampak masih sibuk mengamati sesuatu di ponselnya.


"Asistenku sudah memesankan hotel dan kendaraan untukku selama di sini, karena aku juga punya beberapa urusan bisnis di sini. Tapi aku nanti tetap akan mengunjungimu dan oom", terang Zafier. Matanya tetap memperhatikan aktivitas Arsen yang masih sibuk dengan ponselnya. Arsen bahkan tak menyentuh makanannya sama sekali. Padahal makanannya sendiri sudah nyaris tak bersisa. Zafier jadi merasa tidak enak pada Arsen. Zafier paham jika Arsen sedang menghadapi banyak urusan.

__ADS_1


"Arsen sepertinya kau sangat sibuk, pergilah ke perusahaanmu. Aku menunggu di sini saja, sebentar lagi sopir akan menjemputku", ujar Zafier.


Arsen mengangkat kepalanya. Sejenak menatap Arsen dan kemudian baru menyadari kalau dari tadi perhatiannya begitu tersita pada ponselnya.


"Maafkan aku Zafier, ada masalah cukup berat yang tengah aku hadapi, suatu saat nanti akan aku ceritakan padamu", jelas Arsen dengan rasa bersalah.


"Kom op (ayolah) broer, santai saja, jangan merasa bersalah seperti itu. Pergilah urus masalahmu. Jika kau butuh bantuanku, kau tinggal kontak aku saja, 24 jam waktuku, khusus aku sediakan untukmu. Tidak usah kuatirkan aku, sebentar lagi sopirku akan datang menjemputku. Ingat kau utang satu cerita padaku", ujar Zafier tersenyum, seraya menepuk punggung Arsen.


"Oke broer, terima kasih atas pengertianmu. Ingat, kau juga utang satu cerita denganku. Begitu urusanku selesai, aku akan menghubungimu. Asistenku sudah mengurus semuanya di sini. Kau tenang saja, Zie je weer (sampai jumpa lagi)", ujar Arsen. Tak berapa lama Arsen pun pergi.


-


-


-


Haiiii readers semuaaaah, salam kenal, author mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua atensinya buat novel ini.


Readers semuaaah, kenalin aku author nya "Little Gwen", ini novel pertama thor, jadi mohon maaf dan mohon dimaklumi jika masih banyak kekurangan dan typo di dalam setiap episodenya. Yang pasti author akan selalu menyajikan yang terbaik yang author mampu untuk membahagiakan readers semuaaah.


Ow iya, mungkin readers semua bingung yaa karena author beberapa hari ini jarang update episode. Maafkan diri thor ya readers semua. Novel ini untuk sementara waktu sedang dalam proses pengajuan kontrak ke pihak Mangatooon. Author masih menunggu persetujuan dari pihak Mangatoon yaaa. Semoga readers semua tetap setia menunggu episode demi episodenya. Penasaran kan bagaimana pertemuan Zafier dan Sheza si little Gwen, gak bakal lama lagi kok, tinggal beberapa episode lagi. Mohon dukungan like nya ya readers tercinta 🥰, agar Zafier dan Sheza bisa bahagia ☺🙏


Jangan lupa .... doakan novel pertama thor ini bisa lolos yaaa, biar lebih semangat updatenya sampai the end dan lebih semangat juga untuk buat novel lainnya ☺. Love love yang banyak buat readers semuaaaa ya, muaaaaach 🥰🥰


Tak lupa thor ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa yaaa, bagi yang menjalankan 🙏

__ADS_1


__ADS_2