
Dihotel turis bintang lima.
hotel plaza athenee,, Paris.
Pukul 00.00
Masih tengah malam,, Meyra baru terbangun dari tidurnya. Ia menyipitkan kedua bola mata nya dan kesadaran nya belum pulih.
Ia mengubah posisi nya menjadi duduk dan mengucek - ucek kedua matanya.
"Hoam,, ternyata masih dikamar yang sama yah??" tanyanya pada diri nya sendiri.
"Apa!!!" Ia tersadar,, masih berada dimana entah ia tidak tahu. Karena Angga mengajaknya saat ia masih pingsan, beberapa hari yang lalu Meyra pingsan tidak sadarkan diri dijalanan saat Angga berusaha mengejar nya.
"Angga!!!!" teriak nya.
Sampai pada akhirnya Angga yang tertidur begitu nyenyak dengan posisi kaki bertumpu pada dinding kamar menghadap atas kepala Meyra membuat nya terjatuh ke lantai.
Bugh! suara itu terdengar begitu keras. Karena ranjang tempat tidur nya dengan lantai begitu sedikit tinggi.
"Aduhhh,, pantat ku." Angga memengang pantatnya hampir terasa pecah.
"Angga apa yang kamu lakukan membawaku kesini! cepat bawa aku pulang!" teriak Meyra dan ia turun dari ranjang tempat tidur nya.
"Kya!!" Angga menutup kedua matanya dan tidak lupa menutupi wajahnya juga.
"Mey tutup dulu,, tubuhmu. kamu tidak menggunakan apa - apa,, terlihat menggoda jika dilihat." Ucap Angga.
__ADS_1
Meyra membulatkan kedua matanya dan ia menatap kearah bawah baru menyadari nya.
"Aaaaaaa! dasar Anggaa,, apa yang kamu lakukan pada ku!! dasar suami mesum!!" Meyra mengambil selimut tebal dan menutupi seluruh tubuhnya dan melepar beberapa bantal itu kearah Angga sehingga ia yang mulai berdiri dari lantai kembali terjatuh lagi.
"Rasakan itu memang enak!! Ayo cepat bawa aku pulang!!" teriak Meyra masih melempar bantal itu.
••
Keesokkan paginya..
"Untung nih istri udah bisa tidur,, kalau enggak capek aku dengar suara nya yang cerewet." Ucap Angga sembari bangun dari tempat tidurnya untuk segera berendam tubuhnya dibahtup.
Beberapa jam kemudian..
Meyra menyipitkan kedua matanya akibat silau sinar mentari pagi yang masuk melewati celah jendela hotel yang terbuka.
Ia memandangi seluruh kamar nya tidak mendapati Angga disana.
Ia mencoba berjalan kearah pintu kamar mandi dan menempelkan telinganya pada pintu. Terdengar suara gemericik air.
"Ehm,, jadi dia mandi. baguslah.."
Pandangan matanya tidak sengaja tertuju kearah luar jendela dan membuat nya mengehentikan langkah nya untuk mengganti pakaian nya.
"Oups tunggu,, apa aku tidak salah lihat?" Meyra berlari kecil kearah jendela dan ia begitu membulatkan kedua matanya. Ia begitu terpana melihat pemandangan begitu menakjubkan selama ini ia impikan.
"Menara Eiffel Paris!!!"
__ADS_1
"Kya,,, ini gak mimpi,, kan...?!" Meyra serasa ingin pingsan saking senangnya.
Tiba - tiba tangan kekar melingkar di pinggang nya dan mengendus - endus bau tengkuk leher Meyra yang masih terlihat wangi meski belum mandi tiga hari.
(Ya, maklum tempur di ranjang selama tiga hari,, hehehe.)
"Kamu baru menyadari nya,, ya...?" tanya Angga tertawa kecil melihat tingkah istri nya yang terbawa suasana karena ia geli akan sentuhan nya.
"Sudah hentikan,, aku mau kesana?" Meyra menunjuk menara Eiffel itu.
"Mandi dulu,, aku akan mengajak mu kesana." Angga melepaskan pelukan nya dan menghadapkan Meyra kearah nya.
"Ye,, kamu kira aku ngak akan mandi." Meyra mengerucutkan bibirnya gemas.
"Ya udah aku mandi dulu."
"Tunggu sebentar.".
"Apalagi?"
Angga menangkup wajah Meyra dengan kedua tangannya dan mencium bibir Meyra terasa masih menggoda dibibirnya.
"hmphhh,, hentikan... aku mau mandi." Meyra mendorong dada Angga menjauhkan tubuhnya dari nya.
Ia pun berlari ke arah kamar mandi sebelum ia menutup pintu itu ia menatap kearah Angga.
"Angga,," panggil nya.
__ADS_1
"Suami mesum,, blekkk.." Meyra meledeknya dan menutup pintu itu dengan cepat sebelum suaminya itu mencoba untuk masuk kedalam kamar mandi lagi.
Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️