Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 65


__ADS_3

Ekhem..


tuan anggaranaya berdehem dengan keras mencairkan suasana diantara mereka yang sedari tadi hanya terdiam.


"Angga kau masuklah kedalam kami menunggu diluar saja. tidak baik meninggalkan Meyra didalam sendirian." Ucap tuan anggaranaya.


"Iya pa." Jawab Angga. Ia masuk kedalam ruangan Meyra dan Meyra yang tadinya membalikkan badannya kearah jendela kamar ruangan itu menatap kearah pintu yang dibuka.


Angga berjalan kearah nya. "Kamu membutuhkan sesuatu?" tanya Angga, ia menyadari mata perempuan itu sebab. seperti nya dia habis menangis.


Jangan- jangan benar kata mama Delia dan pak dokter mungkin pikiran Meyra sedang kacau itu sebabnya bisa amnesia? pikirnya.


Meyra hanya menggelengkan kepalanya.


"Dimana Gea?" Mencari keberadaan temannya itu.


"Dia sedang diluar ada sesuatu yang dibicarakan dengan mama dan papa." Ucap Angga berbohong.


"Kak Angga bisa kamu keluarlah sebentar aku ingin istirahat." Titah Meyra.


Mendengar Meyra mengatakan memanggil nya 'Kak angga' membuat nya tersentak.

__ADS_1


"Dia memanggil ku kak Angga?" ucap nya dalam hati.


"Kak." panggil Meyra.


"Baiklah. aku akan keluar, nanti jika butuh sesuatu panggil saja aku." Ucap Angga dan mendapatkan anggukan kepala dari Meyra lalu ia berlalu keluar.


Setelah Angga keluar dari ruangan itu ia tidak mendapati kedua orang tua nya disana dan hanya menyisakan Gea yang sedang asyik memainkan ponselnya.


Saat Gea menyadari itu, "eh kak. bagaimana apa kak Gea sudah bisa mengingat kakak?" tanya Gea mendekati sang kakak.


"tidak. dia belum mengingat nya, mungkin segitu sedihnya Meyra sampai melupakan suaminya sendiri." Senyuman Angga begitu kecut, ia mendudukkan dirinya dikursi samping tempat adiknya duduk.


••


lima hari kemudian.


Meyra telah dinyatakan sudah sembuh dan pulang kembali kerumah. Tetapi setelah ia sampai dikediaman anggaranaya.


Ia menatap gedung rumah menjulang tinggi lima lantai itu dan menyipitkan kedua matanya menatap kearah Gea.


"ge.. apa ngak salah aku akan tinggal disini? perasaan aku ngak tinggal disini. ini bukan rumah kakakku." kata Meyra lontarkan membuat semuanya hanya saling melirik dengan perasaan sedih.

__ADS_1


"Ehm. iya sayang. kamu tinggal disini untuk sementara waktu." Ucap mama Delia ia mendekati Meyra dan mengelus bahu Meyra dengan lembut.


"Mey pulang aja ya. Mey ngak mau ngerepotin Tante sama om."


"Jangan. kamu tinggalah disini, kakakmu itu yang menitipkan mu ke Tante selama beberapa hari karena dia pulang ke Korea selama beberapa hari " Ucap mamaa Delia berbohong menatap kearah suaminya dan Angga tajam.


"Baiklah, kalau begitu."


"Ge.. kamu anter Mey sebentar ya ke kamar seperti biasanya." titah mama Delia.


"iya ma." Jawab Gea.


Ia menuntun Meyra menuju kamar Angga dan kamar Meyra. sementara Antara kedua orang tua nya dan Angga berdiam diri disana menatap kepergian Meyra dan Gea.


"Ma, kenapa harus berbohong sama Meyra. kenapa ngak bilang yang sejujurnya saja." Ucap Angga.


"mama terpaksa sayang, kamu yang sabar dulu. secepatnya mama akan memberitahu kan Meyra yang sebenarnya ya. kamu untuk sementara waktu tinggal di kamar tamu ya." Ucap mama Delia mengelus pundak putranya.


"Tapi sampai kapan? Mey ngak mungkin akan mengingatku sampai kapanpun. Masalahnya hanya kalian yang diingat sedangkan aku dia tidak mengingat ku sama sekali." Seru Angga.


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️

__ADS_1


__ADS_2