Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 89


__ADS_3

"Aku tidak akan bertanggung jawab, meski aku paksa sekalipun.. kau telah menghianatiku, untuk apa aku bertanggung jawab... itu balasan nya akibat perlakuan mu selalu Gonta - ganti laki - laki." ucap Denis. Ia menghempaskan tubuh Debby ke lantai.


Debby pun menangis atas apa perlakuan denis padanya. "Kau benar-benar laki - laki jahat! Ingat ini anakmu, darah daging kamu sendiri." Ucap Debby dengan terisak ia berusaha bangun.


"Darah daging..? tidak, anggap saja aku tidak pernah melakukan nya dan anak itu kau gugurkan saja apa susahnya kan?" Ucap Denis dengan menyunggingkan senyum nya.


"Baiklah jika kau tidak menginginkan anak ini, aku yang akan merawat nya." Ucap Debby ia berlari keluar dari gudang itu dan berjalan melewati lorong - lorong kecil itu menuju apartemen nya.


••


Ting tong...


Suara bell apartemen berbunyi, dengan cepat Jeffrey membuka pintu apartemen itu.


"Astaga Debby apa yang terjadi padamu" seru Jeffrey ia memapah temannya itu masuk kedalam kamar nya. Kakinya terluka.


"Hikssss ini semua kelakuan Denis... hiksss Denis jahat... apa kau tahu dia telah memperkosa aku dan sekarang didalam perut ini tumbuh benih.. apa yang harus aku lakukan, Jeffrey!" teriak Debby, ia memukuli perutnya itu agar bayi dalam kandungan nya itu tidak semakin tumbuh pikirnya.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan Debby! Itu akan membuat bayi kamu mati! Debby sekarang jawab pertanyaan aku, siapa Denis hah! siapa!" Teriak Jeffrey ia mengoyangkan kedua bahu temannya itu.


"Denis dia pacar aku kedua setelah aku mutusin Angga," Ucapnya kini suaranya semakin melemah.


"Astaga.. Debby, Debby apa yang telah kau lakukan!" Jeffrey memijit pelipisnya yang kini begitu pusing memikirkan tingkah temannya itu.


"Aku sekarang tidak tahu harus bagaimana lagi.... dia tidak mau bertanggung jawab... aku sudah menemuinya... aku memohon pada nya tapi dia tidak menginginkan anak ini." Isak Debby ia merasa bersalah atas apa yang selama ini ia lakukan.


Jeffrey bangun dari tempat duduknya dan ingin pergi menemui lelaki bajingan yang telah memperkosa temannya itu. Ingin sekali ia membunuh lelaki itu sekarang juga.


"Aku harus membunuh nya sekarang juga! Jika sampai orang tua mu tahu dia akan marah besar! Mau kedua orang tua mu membuangmu!" Seru Jeffrey.


••


Berbeda dengan di kediaman tuan anggaranaya sekarang suasananya sedikit berbeda dari biasanya.


Tuan anggaranaya dan Angga anaknya sibuk malam ini menonton pertandingan bola. Dan mama Delia dan Gea bersama Meyra yang duduk dipojokkan merasa tersaingi.

__ADS_1


"Ayo.. ayo Indonesia pasti menang lawan Vietnam!!!"


"Papa dukung Indonesia... pasti Indonesia menang" menepuk dadanya percaya diri


"Gol..? gollll!!!!"


Sementara disisi lain..


"Astaga lihatlah papa sama anak sama saja." Kesal mama Delia kepada putri dan menantunya.


"hmm... malah papa dan kakak tidak menganggap kita ada.. gara - gara pertandingan itu." cibir Gea menekuk kedua lututnya dan kedua lengannya memeluk lututnya itu. Mereka sedang duduk dipojokkan sofa.


"Huhu, andai aja aku jadi salah satu pemain bola disana... aku sudah main curang dengan memasukkan bola itu biar cepat menang." Ucap Meyra, mata nya sibuk melihat pertandingan bola ditv itu.


"Mey kau orang sedang kesal kau malah gelucu," seru Gea, dia semakin kesal dengan kakak iparnya.


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️

__ADS_1


__ADS_2