Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 53


__ADS_3

Setelah Meyra bersiap - siap ia keluar dari kamar nya tidak lupa membawa ponselnya. Ia tidak membawa tas selempang nya.


Sementara dibawah.


"Dimana Mey?" tanya gea kepada Angga yang sedang duduk sendirian disofa dengan mengotak - atik ponselnya.


panjang umur sekali seseorang yang ditanyakan kini sudah berjalan ditangga itu menuruninya satu persatu.


tatapan Angga teralih kearahnya, matanya pun tak berkedip. Sedangkan Gea begitu kesal dengan sikap kakaknya yang selalu mengacuhkan nya saat ditanyakan sesuatu.


"ada apaan sih?" Gumam ge dalam hati dan pandangan nya mengikuti arah mata Angga. Ia juga begitu terkejut, ini pertama kalinya--- eh maksudnya ini kedua kalinya Gea melihat Meyra menggunakan gaun tetapi ini dress. Ia begitu terlihat sangat cantik tidak biasanya terkesan sangat tomboy.


"Gimana cantik kan?" tanya Meyra yang kini sudah berdiri didepan mereka.


"eh malah bengong. Kesambet setan baru tahu rasa." Ucap Meyra membuat kedua nya menyadari apa yang mereka telah lakukan.


"eh ngak kok. aku cuma kaget aja tumben sekali kamu pakai dress, kamu sangat cantik." ucap Gea membuat Meyra tersipu malu.


"Kamu bisa aja. kamu juga cantik loh."

__ADS_1


"Ayo kita pergi nanti keburu telat." Angga menarik lengan Meyra pergi dari sana menuju keluar kediaman.


"ehhhh kalian mau kemana?" Teriak Gea menghentakkan langkah keduanya dan membalikkan badannya.


"Mau jj kamu mau ikut?" tanya Meyra.


"mau, emang boleh?" tanya Gea.


"Kalau begitu nanti pulang kamu yang dorong mobilnya." Ucap Angga.


"ngak deh. mending kalian aja" ucap Gea berlari menuju kamar nya.


Angga hanya tertawa melihat ekspresi wajah adiknya, iya tahu bahwa adiknya itu tidak akan mau ikut selagi ia bisa mengancamnya.


Mereka sudah sampai disebuah pantai, mereka tidak pergi ke restoran karena itu kemauan Meyra jadi Angga mengikuti kemauan nya selagi dia senang diajak keluar rumah.


"ah seger." Meyra menghirup udara pantai sore matahari sore masih menampak membuat pantai itu terlihat sangat panas tetapi udaranya sejuk.


"Kamu suka pantai?" tanya Angga dengan menyenderkan tubuhnya didahan pohon yang sangat rindang dan terlihat sejuk itu.

__ADS_1


"Iya, aku dari kecil suka banget pergi kepantai sama kedua orang tua ku kecuali kakak." Meyra mengingat kejadian beberapa tahun terakhir saat ia kepantai bersama kedua orang tua nya dan sedikit ada begitu penyesalan dihatinya.


"kenapa?" Angga mengerutkan keningnya heran.


"Kakak alergi air laut dia bisa gatal - gatal. dan----" suara nya terputus, ia menunduk sejenak air matanya seketika jatuh membasahi kedua pipinya.


"dan...? Hey kenapa menangis?" Angga menaikkan dagu gadis itu seimbang, ia begitu kaget gadis yang telah menjadi istri nya itu menangis.


"tidak, aku tidak menangis.Ini hanya kelilipan saja." Meyra segera menghapus air matanya dengan lengan nya.


"Mana ada kelilipan sampai keluar air mata begitu banyaknya. sudah lah, ini pakai ini." Angga menyodorkan beberapa tisuue di dalam mobilnya.


"Untuk apa?" tanya Meyra polos, ia menyahuti tissue itu.


"untuk keringin pantai ini! iya pakai lap air matamu. gimana sih? bikin naik darah aja." Ketus Angga dengan nada sedikit meninggi.


"Eh iya. maaf, kamu sama kayak idola aku suka banget kalau lagi kesal." Ucap Meyra dengan menyunggingkan senyum nya.


"Jangan samakan aku dengan idolamu. aku ini suamimu." Seru Angga dia tidak suka jika harus disamakan dengan orang lain termasuk itu jika adiknya.

__ADS_1


"iya - iya deh..."


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️


__ADS_2