Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 86


__ADS_3

Kini Meyra telah bersiap - siap menuju kampus dan gea juga sama halnya. Mereka kini tinggal berpamitan, kepada kedua orang tua mereka.


"Ma gomong - ngomong Angga kemana?" tanya Meyra yang sedari tadi tidak melihat suaminya.


"Dikamar mungkin."


"Ngak ada, Mey aja baru keluar dari kamar." Ucap Meyra binggung, padahal ia ingin sekali pamitan sama suaminya itu. Entah kenapa pagi ini ia tidak ingin ke kampus jika belum berpamitan pada Angga suaminya.


"Kamu mencari ku!"


"Itu kak Angga." Ucap Gea yang mendapati kakaknya berjalan keluar dari pintu mendekati ketiga perempuan yang berdiri didepan pintu rumah itu.


"Tapi ngomong - ngomong penampilan kakak berbeda kali ini." Ucap Gea.


Kini arah mata ketiga perempuan itu menatap Angga dari atas sampai bawah dengan mengerutkan keningnya merasa heran.


"Ayo akan aku antar kalian ke kampus." Ucap Angga kini menarik lengan Meyra.


"Pakai pakaian seperti ini?" tanya Meyra.


"Ya, emang kenapa?" tanya Angga heran ia mengerutkan keningnya dengan pertanyaan istri nya.


Gea menahan tawanya sembari menatap kearah mama Delia yang kini mulai tertawa.


"Kalian ada apa sih?" kini Angga menggaruk kepalanya yang tak gatal.

__ADS_1


"Lihat kebawah, kamu hanya pakai celana pendek loh.. dan terus celana hello Kitty punyaku lagi" Ucap Meyra dengan pelan ia tidak tertawa hanya kesal saja bisa - bisanya suaminya salah pakai celana.


Angga begitu kaget dengan perkataan Meyra membuat nya membulatkan matanya lebar - lebar dan menutup bawahnya dengan kedua tangannya.


"Benar memalukan." Umpat Angga.


"Astaga, aku ngak tahu. aku nganti dulu, hehehe." Ucap Angga Cegegesan ia berlari masuk dengan terbirit - birit.


"lihatlah Mey, hahhahahhaa... dasar kakak. bisa - bisanya ia salah pakai celana, hahhahahhaa." Gea begitu senang menertawai kakaknya itu. Sampai pada akhirnya mama pun ikut tertawa.


"Angga, si teledor. selalu pakai celana yang salah." Meyra mengelengkan kepalanya dan menepuk jidatnya dengan kelakuan suaminya.


"Sudah - sudah jangan ketawa in kakakmu terus, lebih baik kalian pergilah ke kampus ini hampir siang nanti malah diamrahin dosen lagi. masa siswi baru telat, kan malu." Ucap mama Delia.


Sementara disisi lain Angga yang baru selesai ganti bawahan kini ia menuruni tangga, ia tidak menemukan siapapun disana hanya mama Delia yang sudah duduk diruang tamu.


"Ma Gea sama Mey mana?"


"Sudah pergi baru aja."


"Astaga ma, padahal aku kan mau nganter mereka. mama gimana sih." Ucap Angga ia berlari keluar dan menyusul mobil yang dinaiki Meyra dan Gea.


mama Delia hanya menggelengkan kepala nya melihat tingkah putranya yang sama persis dengan suaminya tidak ada bedanya.


••

__ADS_1


Siang hari nya.


Meyra dan Gea telah menyelesaikan jadwal pertama mereka dan kini mereka beristirahat menunggu jam waktu jadwal kedua.


"Kantin yuk. laper nih." Ucap Meyra.


Ia menarik lengan Gea tanpa mendengar jawaban dari Gea.


Sesampainya.


"Mau pesen apa dek?" tanya pelayan.


"Ehm.. ge apa kamu pesen?" Meyra menatap Gea yang hanya terdiam sedari tadi.


"Soto ayam aja deh sama jus jeruk." Ucap Gea.


"Ya udah pesen dua ya mbak, samakan." Ucap Meyra.


Setelah pelayan itu mencatat, dan pergi kini Meyra dan Gea saling berdiam diri sejenak.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat gerak gerik mereka dari kejauhan.


"


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️

__ADS_1


__ADS_2