Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 117


__ADS_3

......................


Gea menatap kearah orang yang tidak dikenalinya itu dengan begitu binggung. Dan ia mencoba untuk mengubah posisi nya duduk.


"Perasaan tadi aku melarikan diri dari pria itu, mengapa aku bisa ada disini??" Seingat Gea.


"Siapa kalian?? dan kenapa aku bisa ada disini?" tanya Gea menatap kearah tiga orang yang hanya terdiam itu.


"Maaf, tadi aku tidak sengaja melihat mu pingsan dijalan jadi aku bawa kamu kemari." Terang Dafa.


"Benarkah?? wah, terima kasih banyak karena sudah membantuku." Ucap Gea tatapan matanya berbinar saking senangnya karena ada yang bisa membantu nya lepas dari kejaran Jeffrey.


"Kamu istirahat dulu yah disini, seperti nya kamu terluka." Mama Sonya mendekati Gea menyentuh bagian tangan yang terdapat luka.


"Eh iya, aku terluka. tapi tidak perlu nyonya.. ini cuma luka kecil." Ucap Gea.


"Lebih baik saya pulang saja, pasti orang tua saya sedang menunggu dirumah." Ucap Gea.


"Biarkan Dafa yang antar saja." Sahut papa algara.


"Papa!!" seru Dafa.

__ADS_1


"Loh memang kenapa?? ngak mau." Ucap papa algara.


"Tidak usah tuan, saya bisa pulang sendiri kok. makasih sudah mau menolong saya." Ucap Gea.


Mama Sonya menahan Gea, "Tidak, kamu harus istirahat disini dulu selama beberapa hari sampai kamu sembuh. plisss ya kamu tinggal disini dulu ya." Ucap mama Sonya dengan tatapan mata berkaca-kaca.


Gea hanya memandang nya dengan ragu.


"Ma, dia punya orang tua loh. biarkan dia pulang,, jangan menahan anak orang." Seru Dafa melihat tingkah mama Sonya seperti anak kecil.


"Memangnya kenapa?? mama hanya ingin merasakan bagaimana rasanya merawat anak perempuan. coba saja adek kamu ada disini?? mama tidak akan pernah kesepian seperti ini. Beberapa kali mama menyuruh nya pulang, setelah sekian tahun daf! dari bayi dia tidak pernah mau bersama kita!" seru mama Sonya dengan berlinang air mata mengingat tentang putri terakhir nya.


"Sudah ma, hentikan!!" seru papa algara.


Setelah kepergian Dafa, "Bagaimana nak?? kamu mau kan selama beberapa hari saja."


"Hmmm, bagaimana ya?? baiklah saya mau nyonya. tapi hanya sampai sembuh saja kan??" Ucap Gea.


Mama Sonya hanya menganggukkan kepalanya, "Makasih banyak ya nak." Mama Sonya memeluk Gea. "Jadi gini rasanya memeluk seorang anak perempuan, hangat dan nyaman" Gumam mama Sonya dalam hati.


Papa algara hanya menghembuskan nafas nya dan tersenyum. "Terserah mama saja lah, papa mau kerja dulu." papa algara mencium kening mama Sonya setelah melepaskan pelukan nya dengan Gea.

__ADS_1


"Iya hati - hati pa." Mencium tangan suaminya.


••


Pagi harinya,,


Seperti biasanya setiap pagi semua orang sudah berada dimeja makan kecuali Angga yang belum kunjung pulang.


Tatapan mata tuan anggaranaya mencari keberadaan dua orang yang tidak ada disana.


"Ma, dimana Gea dan Angga...??" tanya tuan Anggaranaya ia mulai duduk di kursi nya.


"I,,, tu-----"


"Ma, pa." Suara seseorang memotong perkataan mama Delia.


Semua orang menoleh kearah nya,, "Angga...?" Ucap mereka berbarengan.


Tatapan tuan anggaranaya mengerut saat melihat penampilan putranya acak - acakan, rambut seperti sarang burung yang tidak pernah disisir dan kedua bawah matanya menghitam seperti ada kantong mata orang yang tidak pernah tidur seharian.


"Kamu habis dari mana nak?? kok kayak gitu?" Tanya tuan Anggaranaya heran, ia berpikiran yang tidak - tidak.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️❤️


__ADS_2