Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 42


__ADS_3

Mereka kini berada disebuah taman tepatnya ditengah kota Jakarta Selatan. Gea mengajak Meyra untuk duduk disebuah kursi taman sambil berbincang sejenak disana.


"Eh iya ya aku lupa." Gea menepuk jidatnya sendiri. "aku beliin kamu es krim sebentar ya. tunggu disini jangan kemana - mana." Ucap Gea berlalu pergi meninggalkan Meyra disana sendirian.


"(Menghela nafas) Kenapa rasanya hari ini serasa sepi ya?" gumam Meyra dalam hati.


Ia kembali mengingat - ingat kejadian beberapa menit yang lalu saat dirinya berhadapan dengan Angga. Ia mengelus lengannya, mengingat saat Angga menggenggam tangan nya.


"Ihhh apaan sih? ngapain juga aku mikirin dia!" Ucap Meyra berbicara dengan dirinya sendiri menepis rasa tertarik nya.


Entahlah sebenarnya tadi saat Angga mengatakan kata 'sayang' kepadanya. hatinya seakan tersentuh, ada rasa senang membuat hatinya bergetar.


"Ingat Mey kamu hanya boleh mencintai dia, kamu ngak boleh jatuh cinta sama pria yang akan menjadi suamimu nanti." Meyra masih berbicara dengan dirinya sendiri. tanpa ia tidak menyadari Gea melihat nya dari kejauhan dengan tatapan bingung.


"Ada apa dengan Meyra? dia berbicara dengan siapa?" Gumam Gea dalam hati sembari mengaruk kepalanya yang tak gatal itu.


Setelah ia membayar tagihan es krim yang ia beli dengan cepat ia membawa kedua es krim itu dikedua tangan nya dan dengan cepat ia melangkahkan kakinya menuju ke tempat Meyra berada. Tetapi dengan tidak sadar kakinya hampir kesandung dengan rerumputan disana dan membuat tubuhnya oleng dan akan terjatuh kebawah.

__ADS_1


"Kau tidak apa - apa?" tanya seseorang yang dengan cepat menangkap tubuhnya agar tetap berdiri pada tempat nya.


"Maaf aku ngak tahu." pandangan nya teralih kebawah untung saja es krim nya tidak ikutan jatuh.


"Kau? kau gadis yang kemarin itukan?" ucap pria itu dengan cepat membuat Gea mengangkat kepalanya sejajar dan kini kedua mata Gea memandang lelaki itu.


"Kamu lagi?" seru Gea ia kini mulai kesal dengan kehadiran pria dihadapannya. lagi - lagi mereka bertemu entah yang keberapa kalinya ia lupa akan hal itu.


"Kita bertemu lagi nona, bagaimana kabar mu?" tanya Jeffrey dengan tersenyum manis kearah Gea.


"Sok kenal banget orang ini,"


"Astaga aku lupa, saya permisi dulu. makasih atas bantuan nya." Diselingi dengan senyuman terpaksa Gea berlalu pergi dari pandangan Jeffrey.


"Gadis itu harus kudapatkan bagaimana pun caranya." Ucap Jeffrey menyunggingkan senyuman nya berlalu pergi.


••

__ADS_1


*disisi lain


angga sedang berada diluar bersama dengan sahabat atau bisa dikatakan sepupunya Geri. Mereka sudah lama tidak bertemu, selain itu Geri baru saja sampai di Jakarta. Ia baru saja menghabiskan waktu nya selama di Seol Korea Selatan bersama kekasihnya.


"Dimana kekasih mu itu?" tanya Gery. Karena biasanya beberapa bulan yang lalu seingatnya ia sering melihat Angga selalu bersama Mia kekasih nya itu.


"Maksud nya mantanku Mia?" tanya balik Angga.


"what? jadi kalian sudah putus?" tanya Gery dengan begitu terkejut mengetahui temannya itu putus dengan Mia.


"Iya. dia yang memutuskan ku tetapi aku juga lebih dulu mengagapnya tidak ada hubungan denganku lagi karena dia telah menghianatiku." Ucap Angga mengingat bagaimana Mia berkencan diam - diam dibelakang nya dengan laki - laki lain.


"Wah - wah, apa aku bilang dia itu bukan perempuan yang baik - baik." Seru Gery membuat nya tertawa begitu sangat kencang menertawai sahabat nya itu sehingga terdengar ketelinga beberapa pengunjung dikafe tersebut.


••


oh ya makasih untuk yang telah mampir ke ceritaku dan makasih atas dukungan nya. Aku jadi tambah semangat up setiap hari meski ngak up banyak. Maaf ya up nya cuma sedikit soalnya nulis sambil kuliah hehehe.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote setelah membaca. makasih ❤️


__ADS_2