Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 141


__ADS_3

"Aku benci dengan diriku sendiri, " Ujar Gea dengan suara yang frustasi. "Kenapa aku selalu tidak beruntung seperti yang lainnya," lirih Gea dengan tangisnya.


Ini kedua kalinya pria berbeda memperkosanya, Ia mengganggap dirinya adalah perempuan kotor, sangat kotor. Itu sebabnya ia membenci dirinya sendiri.


••


Sudah hampir sekian dua jam- an Meyra merawat Angga, terkadang dirinya mengecek suhu tubuh Angga yang masih terasa panas sampai - sampai ia ketiduran.


Sehingga suara ponsel mampu membuat nya terbangun dari tidurnya dan ia mengangkat nya.


Setelah bermenit - menit saling bertukar telepon dan Meyra kembali mengecek suhu tubuh Angga, demam nya sudah turun ia merasa lega.


Jadi ia bisa pergi sekarang, resto tempat teman - teman alumninya yang ingin sekali bertemu dengan nya.


"Aku buat surat aja deh,, " Meyra pun menulis surat dikertas yang ia robek dan menaruhnya dimeja samping tempat tidur nya.


Sebelum ia pergi ia mengecup kening suaminya terlebih dahulu.


"Aku pergi sebentar." Bisiknya, ia tidak peduli Angga mendengar nya atau tidak.


Setelah kepergian Meyra, Angga membuka kedua matanya perlahan, ia segera memijit keningnya terasa masih sedikit pusing. Dengan cepat ia menyusul istri nya, ia tidak mungkin membiarkan Meyra pergi sendirian.

__ADS_1


"Angga kamu sudah baikan nak ?" Tanya mama Nayra yang tidak sengaja berpapasan dengan nya saat Angga membuka pintu rumah.


"iya ma. Em, Mey nya dimana ma ?" tanya Angga pura - pura tidak tahu.


"Baru aja pergi katanya mau ketemu temannya di resto tempat biasanya tapi mama ngak tahu tempat nya." Ujar mama Nayra .


" Kalau begitu Angga mau menyusul Mey dulu, " Pamitnya sebelum itu ia menyalami tangan mama Nayra.


Angga matanya sibuk mencari seseorang dijalanan yang penuh dengan para pejalan kaki itu mencari keberadaan istri nya tetapi belum ada hasil nya.


Sampai tatapan matanya tidak sengaja melihat tiga cewek tomboy, satu cewek cantik seksi dan dua cowok ganteng tapi berkulit hitam manis satunya putih sedang menarik - narik wanita yang setara tinggi nya dengan istri nya.


"Tapi aku tidak ingin ke barr itu !" Ujar Meyra dengan ketakutan.


Ia tidak menyangka kelima teman alumni sekolah nya akan membawanya ke sebuah barr yang sudah ada didepannya itu.


"Cuma sekali aja ayoo! Bukannya Lo dulu selalu ke barr sama kita - kita." Ujar Dewi si cewek tomboy pertama.


"Tapi aku sekarang sudah nikah dan hamil. Bagaimana jika terjadi pada bayiku ? Suamiku nanti akan marah jika tahu aku kesini." Ujar Meyra dengan menundukkan kepalanya.


"Jangan lah minum, cuma bersenang - senang saja !" Ujar Vito dengan menaikturunkan alisnya memberikan arti maksudnya kepada teman temannya.

__ADS_1


"Ayo masuk aja, pake ngak mau segala !" Deni langsung menggendong tubuh Meyra ala karung beras.


"den apa yang kamu lakukan ! deni lepas !" teriak Meyra memukul punggung mantan SD orang yang ia cintai itu.


Angga yang melihat itu hanya Mengepalkan kedua tangannya merasa darah nya mendidih. Ia dengan cepat ikut masuk ke dalam barr dan ini pertama kalinya ia masuk ke tempat seperti ini.


Didalam suara dentuman musik begitu keras dengan jedag jedugnya terasa menusuk jantung dan telinga. Semua orang sibuk menari - nari dengan pasangan nya. Sementara yang lainnya duduk dikursi melingkar.


"Uek, Uek. Bau apa ini ??? Menyengat banget !" Angga menutup hidungnya. Ia tidak suka dengan bau - bau alkohol disana, rasanya hidungnya serasa sakit.


"Angga !" pekik seorang wanita seksi itu yang tak sengaja menabrak nya.


"Wah my friends sini cepetan! ada Angga idola kita disini !!" Teriak flora memanggil beberapa teman wanita nya.


"O ya mana - mana ?" tanya teman satu nya.


"Astaga dia tampan sekali dilihat secara nyata !!" teriak wanita itu.


Angga hanya tersenyum dan sebentar sebentar matanya mencari Meyra istri nya.


"Ah apaaan kalian lakukan ?!!" Pekik Angga kaget, tubuh nya sudah dikerumuni beberapa gadis memeluknya sampai ia sesak.

__ADS_1


__ADS_2