Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 98


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 14.30


Meyra yang kini hatinya masih terluka, ia mencoba untuk menguatkan hatinya ia tidak mungkin akan terlarut dengan kesedihannya..Jadi ia memlih menuju kamar mandi untuk berendam siapa tahu dengan dirinya berendam itu akan menghilangkan kesedihannya.


Tetapi sesaat saat dirinya akan memasuki kamar mandi, entah mengapa tubuhnya serasa lemas dan ia tidak mampu untuk menopang tubuhnya lagi. Secepat nya ia memilih duduk terlebih dahulu di closet duduk itu.


"Ada apa denganku..? apa karena aku kecapean menangis...?" tanya Meyra pada diri nya sendiri.


sementara dari luar kamar nya sedari tadi seseorang mengetuk pintu nya tidak kunjung mendapati jawaban.. Karena tidak mendapati jawaban Naura segera mencoba membuka kenop pintu kamar Meyra.


Ting tong...


Suara bell rumah itu tiba - tiba berbunyi mengurungkan niatnya untuk membukanya dan dengan cepat ia turun dari kamar Meyra dan menuju keluar pintu membuka pintu untuk seseorang yang sedari tadi memencet tombol bell rumah itu. Dan ia tahu siapa yang pulang.


Ceklek..


"Kenapa lama sekali?" seru Calvin ia langsung berjalan ke kamar nya begitu saja sembari melonggarkan dasinya.

__ADS_1


Naura hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan suaminya itu sikapnya masih dingin padanya.


"Kapan kamu bisa mencintaiku cal..?" Gumam Naura dalam hatinya.


"Andai saja bukan karena kejadian saat itu mungkin aku dan kamu tidak akan menikah dalam situasi seperti ini.. dan aku tidak akan mencintai mu." Gumam Naura dalam hati.


Ya, dulu saat pertemuan pertama Calvin dengan Naura di kamar mandi saat Naura pingsan itu terjadi sesuatu membuat mereka harus terjerat dalam pernikahan.


(Tapi kalian para readers tenang saja aku akan menceritakan kejadian nya dari awal sampai mereka menikah, tapi tidak dengan sekarang)


"Ah sial! sampai kapan aku bisa terjerat dengan pernikahan ini! ini semua gara - gara cewek sial itu!" seru Calvin, ia membuka kancing kemejanya rasanya tubuhnya begitu panas kali ini ia ingin sekali berendam dalam bahtup.


Saat ia akan masuk kedalam kamar mandi, ia dikejutkan dengan sosok seseorang tergeletak lemah tak berdaya dilantai.


"Astaga, siapa dia?!" seru Calvin ia berlari kearah wanita yang pingsan itu.


"Naura! cepat sini!!" teriak Calvin.

__ADS_1


Naura yang mendengar suara suaminya dari kamar tamu, ia berlari kesana.


"Astaga Meyra!" teriak Naura melihat Meyra sekarang telah dibaringkan diranjang. Ia pingsan.


"Cepat panggilkan dokter!" Teriak Calvin ia begitu khawatir dengan keadaan Meyra.


"Ba..ik.." Jawab Naura berlari kebawah ruang tamu karena biasanya telpon rumah ada diruang tamu.


"Astaga Mey kenapa dia ada disini dan kenapa dia bisa pingsan...?" tanya Calvin kepada Meyra yang sedang pingsan itu.


Setelah Naura menelpon dokter dan kini ia begitu lega. sekarang ia berjalan menuju kamar Meyra untuk memberitahukan suaminya bahwa ia sudah menelpon dokter. Tetapi tiba - tiba diotaknya terlintas begitu jelas bahwa tadinya Calvin begitu sangat khawatir dengan keadaan Meyra.


"Mungkin Calvin mencintai Meyra...?" Gumamnya dalam hati.


"Ah tidak - tidak.. palingan Calvin hanya sekedar tidak bisa melihat orang pingsan apalagi Meyra muridnya." Naura mengelengkan kepalanya mengusir rasa yang berkecambuk dipikirannya.


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2