Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 43


__ADS_3

Angga mengambil buah jeruk yang berada dihadapannya itu lalu menyumpal mulut Gerry.


"Apa bisa ketawa lebih keras lagi?" gertak Angga dengan begitu kesal membuat Gerry terdiam dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"upss maaf." Jawabnya ia kini terdiam merasa malu atas kelakuan nya.


••


"Ge kamu berbicara dengan siapa tadi..?" tanya Meyra yang sedari tadi ia melihat gea hampir terjatuh mulanya ia ingin membantu temannya tetapi keburu seseorang menangkap tubuhnya.


"Bukan siapa - siapa." Jawab Gea dengan ketus ia tidak suka jika Meyra akan membicarakan orang- orang yang tidak ia sukai.


"ini makan es krim mu hampir saja meleleh." Ucap Gea menyodorkan es krim yang ia pegang akan meleleh.


Mereka akhirnya memilih diam dan menikmati es krim mereka masing - masing sambil mengamati para pejalan kaki yang berlalu lalang disekitar mereka.


Setelah itu mereka memutuskan akan pergi ke cafe dimana tempat biasanya Gea selalu membuntuti kakaknya jika sedang ingin menyendiri.


Sesampainya,

__ADS_1


"ayo kita masuk," Mereka saling bergandengan masuk kedalam kafe itu tetapi pandangan mata Gea tiba - tiba tertuju ke seseorang tetapi ada dua arah tempat duduk yang berbeda.


"Kak Angga," menyipitkan matanya menatap kearah pria yang berada di sebelah kiri sedang duduk bersama seseorang yang ia kenal tak lain gerry. dan kini matanya teralih ke sebelah kanan dan ternyata. "kak Mia...?"


"tapi tunggu ini peluang yang bagus untuk membalas kak Mia karena telah menghianati kakak ku.hahaha.." Gumamnya dalam hati sembari tertawa kecil sampai meyra yang hanya terdiam menatap wajah temannya yang sedikit aneh hanya mengerutkan keningnya.


"Ge kamu kerasukan setan ya?" tanya Meyra menjauhkan tubuhnya dari Gea.


"Ihhh apaan sih. ngak lah, mending kamu ikut aku sini.." Menarik lengan Meyra untuk duduk dikursi yang agak jauh dari keramaian.


"Kamu lihat itu," menunjuk kearah Mia bersama kekasihnya sedang mesra - mesraan.


"Ya, terus?"


"engak - engak aku ngak mau. untuk apa kita kerjain mereka? aku aja tidak mengenal mereka." Ucap Meyra mengelengkan kepalanya.


"Ayolah Mey, sekali lagi plissss... ini demi kakakku." Ucap Gea dengan menggoyang kan lengan Meyra.


"Baiklah, (menghela nafas) memangnya apa rencanamu?" tanya Meyra. sebenarnya ia malas harus mengerjai orang lain karena baginya itu pekerjaan menyia - nyiakan waktu saja.

__ADS_1


••


Setelah Gea menyusun rencana yang akan ia lakukan dan memberitahukan nya kepada Meyra. Ia mulai setuju.


"Baiklah kalau begitu kamu harus dekati kakakku dulu dia duduk diujung sana." Gea menunjuk kesebuah bangku yang tidak jauh dari tempat mereka duduk.


"baiklah." Ucap Meyra dengan begitu terpaksa.


"Hay Angga. kamu ada disini?" tanya Meyra pura - pura baru mengetahui keberadaan nya.


"Eh Mey kamu juga ada disini? sendirian aja. dimana Gea?" tanya balik Angga. Ia begitu terkejut yang akan menjadi calon istri nya itu ada disana.


"itu disana. boleh aku berbicara sebentar denganmu empat mata." Tanya Meyra kini menatap kearah Gerry yang sedari tadi terdiam.


"Boleh. Gerry kau pulang lah dulu ya aku mau berbicara dengan calon istri ku sebentar." Ucap Angga dengan penuh penekanan.


Sedangkan Gerry yang mendengar nya ' CALON ISTRI' begitu sangat terkejut sehingga matanya membulat sempurna.


"Ayo cepat sana pergi," Usir Angga.

__ADS_1


"Baiklah aku akan pergi tetapi kau hutang penjelasan denganku nanti." Ucap Gerry berlalu pergi meninggalkan kedua sepasang yang akan segera menjadi suami istri itu.


Jangan lupa like dan vote setelah membaca.makasih❤️


__ADS_2