
Gea lebih dulu sampai dikediaman anantha Prayoga. Sebelum ia keluar dari mobil taksi, ia membayar biaya taksi nya terlebih dahulu.
"Berapa pa.. eh kalau boleh tau apa saya panggil yang cocok untuk anda?" tanya Gea.
"Delapan ribu won aja.." Ucap sopir taksi itu. Ia tak menjawab pertanyaan nya.
"Whatttt?! Delapan ribu won.." pekik Gea. sebisa semahal itu jika dirupiahkan 99.000 kalau nggak salah. maaf jika salah, soalnya author ngak tahu hehehe.
"Iya nona.."
"tapi kenapa banyak sekali..? " Gumam Gea.
"Karena ini semua salah nona, tadi saya sudah mengajak ada berkeliling.." Ucap sopir taksi itu dengan santainya.
"Baiklah, ini." Gea mengeluarkan beberapa uangnya. Untungnya saja ia sudah menukarkan uangnya beberapa hari yang lalu dengan uang Korea kalau tidak bisa mati dirinya tidak punya uang negara temannya sendiri.
"Terima kasih nona cantik,, " Ucap pak sopir dengan memberikan senyuman manis nya yang terukir di bibirnya, ia berlalu pergi.
Sedangkan Gea tersipu malu baru pertama kalinya dipanggil cantik. Tetapi dihati nya masih saja ada gulatan rasa kesalnya.
"Dia sedang memuji ku atau menghinaku?" Kesal Gea menatap kepergian mobil taksi itu.
"Tapi senyumannya ternyata manis juga.. Gea kamu apaan sih? ingat dia itu siapa dan kamu itu siapa?" Ucap gea dengan dirinya sendiri.
Meyra yang baru saja sampai di kediaman nya segera mendapati temannya itu sedang berdiri tepat didepan gerbang rumahnya. Ia tertawa dengan mengelengkan kepalanya melihat kelakuan temannya sendiri sedang berbicara dengan sendirinya seperti orang sedang membaca mantra. entah mantra apa?
"Darrr!"
__ADS_1
"Ajhsndjdndbjsns,, " Kaget Gea dengan melakukan beberapa gaya bela diri nya hampir ingin menonjok muka Meyra yang tak sengaja megaketkannya dari belakang.
"Astaga.. Mey kamu ini kagetin aku tahu.." Gea mengatur nafasnya yang hampir copot itu.
"Kamu ngomong apaan sih? ngak jelas banget." Ucap Meyra menahan tawanya.
"Eh.. en..ngak ada kok." jawab Gea menggaruk kepalanya dengan gugup.
"Oh ya kita masuk yuk.. papa aku katanya sudah pulang," Ucap Meyra mengapit lengan temannya itu untuk menuntunnya masuk kedalam rumah.
"Jadi om anantha sudah pulang, kok cepet bukannya — "
"aku juga ngak tahu tuh, katanya sih ada sesuatu penting yang ingin dikatakan makanya aku pulang cepat.."
"Oh begitu.." Jawab Gea singkat.
...🕊️🕊️🕊️...
Seorang wanita sedang tertidur di sebuah hotel yang ia pesan bersama kekasih barunya yang ia dapat. Ini sudah pagi, sinar mentari pagi sudah menampakkan cahaya di langit. Wanita itu masih meringkuk di kasur dengan sangat nyaman tanpa sehelai benang pun hanya terbalut dengan selimut. Semalam ia habis memadu kasih.
"Sayang ayo bangun dong, aku mau mengajakmu kesuatu tempat.." Ucap pria sepataran dengan nya itu duduk disampingnya tempat tidur nya hanya menggunakan celana boxernya.
"Hoam.." Wanita itu meregangkan otot - ototnya dan bealih mencium sang kekasih.
"suatu tempat? apakah tempat nya sangat mewah?" Tanya Mia dengan tersenyum senang.
"Tentu saja. kamu akan tahu nanti," Ucap Kevin ingin mencium bibir.
__ADS_1
Dreeet... dreet.. tiba tiba saja ponsel berbunyi.
"Tunggu sebentar sayang," Mia mengangkat sipemilik penelpon.
"sayang aku akan pulang hari ini jadi aku mau kita bertemu direstoran ditempat biasanya, " Ucap seseorang dari balik ponsel.
"Seperti nya aku ngak bisa deh,, " Jawab Mia menatap Kevin yang berada disampingnya.
"Oh begitu ya, padahal aku ingin memberikanmu sesuatu.."
"Sesuatu?" gumam Mia dalam hati. "Baiklah aku akan datang tapi nanti setelah aku menyelesaikan pekerjaan ku."
Setelah mereka saling mengakhiri pembicaraan lewat ponsel selama beberapa menit. Angga menyunggingkan senyum nya.
"Benar kata papa kalau Mia itu matre,," Gumam Angga.
Ya, itu Mia kekasih dari Angga. Ia bosan selalu terus - terusan menunggu Angga yang sibuk dengan pekerjaan nya membuatnya ia mencari pengganti Angga yaitu kekasih barunya — Kevin.
Kevin adalah pria keturunan bule. Negara asalnya yaitu Paris selain itu ia adalah semata wayang dari seorang pengusaha tersukses dan terkaya nomor satu di Paris.
•
•
•
•
__ADS_1
•
Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️