Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 73


__ADS_3

"Apa yang kamu lakukan diluar hah? oh apa kamu habis bertemu dengan kekasih mu itu?" ucap Angga matanya menatap kedua bola mata milik Meyra dengan tajam.


"Kamu apaan sih? aku tidak memiliki kekasih." Meyra memalingkan wajahnya dari tatapan Angga.


"Bohong. Yang mana disentuh tubuhmu Hem..?" tanya Angga menarik sudut bibirnya keatas.


"awas sana aku mau istirahat." Meyra mendorong tubuh Angga sehingga ia terpental.


"jawab dulu pertanyaan aku?!" seru Angga. Ia merasa kesal saat dirinya diacuhkan.


"itu tidak penting mau dia menyentuh tubuh ku terserah dong. lagian kamu bukan siapa - siapa aku." Jawab Meyra dengan ketus. Ia merebahkan tubuhnya di ranjang tempat tidur.


Angga mendengar jawaban meyra.


Deg!! jantungnya seakan berhenti berdetak lagi.


"Siapa bilang kamu bukan siapa - siapa aku." Angga tiba - tiba menindih tubuh Meyra yang kini sudah berada dibawah nya.


"Angga apa yang kamu lakukan. Cepat pergi sana, nanti akan ketahuan jika berada posisi seperti ini." Ucap Mendorong dada bidang Angga agar menjauh dari tubuhnya. tetapi tetap saja percuma karena tubuh Angga lebih kuat dari tenaganya.

__ADS_1


"Biarkan saja lagian kita sudah resmi SUAMI ISTRI." Angga menekankan perkataan nya tetapi Meyra tidak terkejut karena ia sudah tahu itu. lagian dirinya hanya pura - pura amnesia.


Angga menatap kedua bola mata milik Meyra tidak ada keterkejutan disana menaikkan sebelah sudut bibirnya lalu menarik kedua lengan Meyra keatas dan mengunci nya dengan satu tangan.


"aku sudah tahu kamu hanya pura - pura amnesia." Bisik Angga.


Meyra membulatkan matanya begitu kaget dengan jawaban Angga. Ia tidak bisa lari sekarang juga, ia sudah terjebak dari kukungan lelaki itu.


"Bagaimana kamu mau membuat alasan lagi? aku sudah tahu semuanya, dan masalah tentang kau membohongi ku berpura - pura amnesia aku memaafkan mu tapi tidak dengan lelaki itu." Ucap Angga.


"apa yang harus kulakukan sekarang ni? aduh mamae aku harus bilang sebenarnya? engak aku belum berani mengatakan nya." gumam Meyra dalam hati.


"Ak---"


"Ustttttt. kamu hanya perlu diam. aku tidak ingin kamu selalu membuat alasan. aku ingin kamu menjadi milikku seutuhnya." Angga menempelkan jari telunjuknya pada bibir Meyra.


"glek." Meyra menelan ludah nya. Ia begitu sangat takut, bukan takut karena ia ketahuan berbohong tetapi lelaki itu terlihat dari kedua bola matanya begitu sayu. Tidak seperti biasanya, apa mungkin lelaki itu menginginkan nya sekarang? pikir nya.


"Angga bisa kah jangan seperti ini rasanya aku tidak nyaman." Ucap Meyra dengan gaya memelas.

__ADS_1


"tapi aku suka." Ucap Angga.


tiba - tiba ketukan berbunyi dari luar kamar nya.


"Tuh dengar kan ada orang cepat bangun." Ucap Meyra mendorong tubuh Angga yang masih menahan nya.


"biarkan saja lah, aku ingin memilikimu hari ini." Bisik Angga sedikit menggoda.


dan itu mampu membuat Meyra merinding dan ketakutan pikiran nya melayang - layang tentang kejadian beberapa bulan yang lalu bersama lelaki yang bersama nya sekarang tetapi yang kini berstatus suaminya.


tok.. tok..


suara itu lagi berbunyi membuat ketukan lebih keras lagi.


"Kakkkkkk bukaaa pintunyaaa!! kakkkkkk cepettttannnnn!!!" teriak Gea mengedor - gedor pintu itu sekencang mungkin.


"Aishhhhh anak itu mengganggu saja." Gumam Angga dalam hati.


Dengan terpaksa ia melepaskan Meyra kali ini, dan menuju kamar mandi. Padahal sudah tegang - tegangnya sedari tadi, kini ia harus menyelesaikan nya didalam kamar mandi sendirian.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️


__ADS_2