Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 60


__ADS_3

💬Angga kamu tidak akan pernah aku lepaskan, lihatlah apa yang akan aku lakukan suatu saat nanti. agar kamu bisa menjadi milikku.


••


malam harinya.


Meyra yang tidak mendapati Angga sedari tadi membuat nya gelisah. Ia hanya mondar - mandir dalam kamar nya. Semenjak ia masuk kedalam kamar tadi siang Angga tidak ada didalam kamar dan sampai melewatkan makan malamnya. Lalu kemana dia pikir Meyra.


"ah ngapain juga mikirin dia. mending tidur" kesal Meyra kepala nya hampir pecah akan pikiran nya selalu bertanya - tanya tentang kemana pergi nya suaminya itu.


Ceklek. tiba - tiba Meyra menolehkan kepalanya kearah suara pintu yang dibuka ternyata itu Angga, dia sedari tadi berada diruang kerja nya.


"Astaga kamu kemana aja, aku menghawatirkan mu sedari tadi ternyata ada didalam." Seru Meyra mendekati Angga yang hanya tatapan nya begitu datar.


Ia mengacuhkan Meyra dan memilih berjalan kearah tempat tidur nya, tetapi Meyra menghalangi nya dengan merentangkan kedua tangannya.


"Ck.. awas, jangan menghalangi langkah ku." Ucap Angga berusaha mencari celah untuk nya berjalan.


"tidak. sebelum kamu jawab pertanyaan ku." Ucap Meyra ia tetap menghalangi langkah Angga sehingga membuat nya kesal dan mendorong tubuh nya terpental ke bawah lantai.

__ADS_1


"Mey kamu tidak apa - apa maaf. aku tidak sengaja." Ucap Angga ia berjongkok berusaha membangunkan Meyra.


"Aw shitt." Umpat Meyra. Ia memegangi perutnya ada rasa begitu perih. "kamu kenapa?" tanya Angga dengan begitu khawatir.


"Pe..ru..tku sakit. sakit sekali." Ucap Meyra terbata - bata.


Tiba - tiba mata Angga membulat sempurna, ia begitu terkejut akan apa yang ia lihat.


"Da..rah ... kaki mu berdarah Mey!" seru Angga.


Meyra melihat darah yang mengalir dari kakinya, ia begitu sangat kaget dan tanpa ia sadari tubuh nya bergetar hebat dalam langkah sekejap ia pingsan.


"Astaga nak, Mey kenapa?!" teriak mama Delia.


"Ma, pa, cepat kita harus kerumah sakit! nanti aku akan beritahu, cepat!" seru Angga. Ia sangat khawatir dengan keadaan Meyra dan merasa bersalah akibat ia mendorong tubuh Meyra mengakibatkan nya terluka.


"Ba..ik ayo cepat." Ucap tuan anggaranaya memeluk istrinya yang kini mulai menangis.


"gea kamu ikut papa ayo cepat!" seru tuan anggaranaya menatap putrinya terdiam membeku apa yang terjadi pada kakak iparnya.

__ADS_1


Akhirnya mereka melarikan Meyra kerumah sakit dengan satu mobil.


"Mey kamu bersabar lah kita akan segera sampai," Ucap Angga memeluk istrinya dalam pelukan nya yang masih pingsan dan darah itu masih keluar terus menerus melewati kakinya.


"Papa lebih cepat lah." seru Angga, ia begitu sakit dadanya serasa sakit saat perempuan didalam dekapan nya itu semakin mengeluarkan banyak darah.


"Ini sudah cepat nak." tuan anggaranaya semakin mempercepat laju mobilnya.


"Ini semua salahku, maafkan aku tuhan. maaf." Teriak Angga dalam hatinya, ia mendongakkan kepalanya keatas atap mobil nya dan air matanya mulai menetes. Ia merasa bersalah akan apa yang telah ia lakukan.


Sesampainya.


Akhirnya mereka telah sampai dirumah sakit dan kini Angga langsung berlari menuju ruang UGD dengan menggendong istri nya itu sampai darah itu berceceran di lantai.


"suster selamatkan istri saya, sus!" seru Angga mentidurkan Meyra di brankar rumah sakit yang ada diluar UGD.


"Baiklah anda bisa keluar sebentar, kami akan memeriksa nya." Ucap salah satu suster mendorong brankar itu masuk kedalam ruangan UGD dan menutup pintu itu.


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️

__ADS_1


__ADS_2