
Dikediaman algara.
Mama Sonya sedari tadi mondar - mandir didepan teras rumahnya, ia menunggu kedatangan putra sulungnya Dafa sedari tadi belum kunjung pulang.
Tin. tin. tin.
Suara klakson mobil menekan telinga berbunyi dari luar pintu dan pak satpam yang berjaga gerbang membuka pintu dan mobil itu masuk kedalam halaman rumahnya.
Tatapan mama Sonya yang tadinya berbinar kini sendu. Ternyata itu mobil anak tunggal nya yang dari luar kota.
Pemuda tampan itu menggunakan setelah jas kerjanya dengan gagahnya sedang membuka pintu sebelahnya dan itu tidak hentinya tatapan mata mama Sonya menatap gerak - geriknya.
Terlihat seorang perempuan cantik dengn gaun sangat seksi dan montok memperlihatkan lekukan tubuhnya dan seperti dikatakan seperti seorang model.
perempuan itu bergelayut manja dilengan, pemuda itu dan mereka berjalan kearah mama Sonya yang hanya terdiam mengangga.
Mereka berhenti tepat didepan mama Sonya.
"Hello madam, good afternoon." Sapa Sepaty.
Mama Sonya masih saja mengangga tidak percaya yang ia lihat. Dika melihat itu hanya berdecak.
"Ma, mama. Mama!" seru Dika. Ia melambaikan tangan nya didepan wajah mama Sonya.
__ADS_1
"Eh maaf. Dan dika siapa dia??"
"Dia kekasih Dika ma." Ucap Dika.
"Whattt! wanita berpenampilan seperti ini!" Pekik mama Sonya.
"Mama!" seru Dika.
"Ikut mama sekarang!" mama Sonya menarik lengan putranya untuk menjauh dari sepaty.
"Tapi ma??" ia memandang sepaty yang tidak ingin lepas dari genggaman nya.
Sepatu yang ditinggalkan hanya terdiam dan memandang kediaman milik algara itu seksama. Sehingga ia tersenyum, "Ternyata Dika bukan ganteng, tetapi kaya raya juga. Aku harus memanfaatkan ini semua." Ucap sepaty.
••
Dika memutar bola matanya malas mendengar ocehan mama Sonya yang selalu sama berkali - kali setiap ia membawa perempuan seksi dan hot. Sudah hampir ini yang ke lima puluh kalinya dan sepaty yang terhitung.
"Ma, cukup selalu mengurusi diriku lebih baik urusi Dafa saja. aku sudah gede, terserah mau bawa perempuan kayak gimana." seru Dika.
Mama Sonya geram dengan perkataan putra tunggal nya, sehingga ia menjambak rambut nya menyalurkan amarahnya.
"Tapiiiii! ngak bawa kerumah ini juga putraku!!!" teriak mama Sonya. Ia sudah kehilangan kesabaran menghadapi segala cobaan yang diberikan oleh putra tunggal nya.
__ADS_1
"Terserah!" seru Dika. Ia pergi begitu saja meninggalkan mama Sonya dan menemui kekasihnya.
Dafa dan Gea sudah kembali dari rumah sakit, disadari saat Dafa akan masuk kedalam rumahnya tetapi ia menghentikan langkahnya sejenak melihat seorang perempuan yang super seksi dan hot membuat kedua matanya berbinar.
Gea yang berjalan dibelakangnya, menabrak punggung nya yang menghentikan langkahnya tiba - tiba tidak dihiraukan.
"Dia kenapa sih??" Tatapan Gea beralih ke arah perempuan yang sedang berdiri didaun pintu.
"baby, kamu lama ya nunggunya?? mending kita masuk saja, kita ke kamar ku." Bisik dika menggoda.
Dan itu terlihat dari Dafa, dan seketika itu tatapan Dika mulai datar dan nafasnya mulai naik turun dengan cepat ia berlari kearah mereka yang ingin masuk kedalam.
"Hey hentikan dik, apa yang kau lakukan! dia itu perempuan ku!" Dafa menarik lengan perempuan itu.
"Eh ada pria tampan juga dirumah ini ternyata. wah sepertinya ada dua pria yang akan merebutkanku." Gumam sepaty dalam hati. Ya, memang diantara Dika dan Dafa, yang lebih tampan Dafa ketimbang Dika.
"Eee, enak aja dia ini kekasihku! lepaskan tanganmu itu!" seru Dika menepis tangan Dafa dari tangan kekasihnya.
"tidak dia itu punyaku!" seru Dafa.
"Tidak dia punyaku!!!" seru Dika.
Mereka pun saling tarik menarik, tidak ada yang mau mengalah diantara mereka.
__ADS_1
"Aduh kok jadi gini sih, tanganku jadi sakit." gumam sepaty dalam hati.
Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️❤️