Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 133


__ADS_3

Mama Delia menyuruh salah satu pelayan rumahnya yang bertugas memegang kunci cadangan kamar, untuk membuka pintu kamar putranya yang terkunci.


Pintu pun terbuka, mama Delia pupilnya membesar melihat putranya menyetubuhi istrinya sedari tadi menangis.


"Kalian keluar lah ! " titah mama Delia pada pelayan yang ikut masuk tetapi karena ia tahu yang terjadi berusaha membelakangi nya.


Setelah pelayan itu keluar mama Delia mengunci pintu rapat. Mendekati putra dan menantunya, "Mama ! tolong bantu Mey ma !" lirih Meyra, saat tahu mama Delia berada dikamar nya.


Ia sudah tidak tahan dengan perlakuan Angga yang begitu sangat kasar dan menyakiti intimnya.


Mama Delia menjewer telinga putra nya, "aw ma, sakit ma !" pekik Angga menghentikan aksinya.


"Itu sebabnya jika telah menyetubuhi istrinya dengan begitu kasar ! Apa kamu lupa istri mu itu sedang hamil !" Seru mama Delia masih menjewer telinga Angga dan berkacak pinggang.


"Tapi ma, Angga terpaksa. "


"Terpaksa atau tidak ! Cepat lepaskan atau mau dilanjutkan hah !" Seru mama Delia.


"Aw ma lepaskan dulu, mau lanjutkan ma !"

__ADS_1


"Lagian Angga mau sampai pelepasan ma !"


Mama Delia semakin mengeratkan menjewer telinga Angga semakin membuat nya memerah menahan sakit. Sampai meyra yang melihat merasa kasihan tetapi ia juga tersiksa dibawah sana.


"Cepat lepaskan ! Istri mu itu kesakitan !!!!" Teriak mama Delia.


Tetapi Angga mana peduli, ia tetap melanjutkan nya meskipun dihadapan mama Delia.


"Angga !!!!! " mama Delia membelakangi putranya melepaskan jeweran telinga putranya.


"Ya ma, sebentar lagi." Angga memaju mundur kan bokongnya sampai meyra berusaha menahan suara desahannya dengan menutup mulutnya kedua tangannya.


Angga pun menyemburkan laharnya kedalam rahim Meyra sehingga ia pingsan.


"Pingsan !" pekik Meyra.


Mama Delia hanya memijit pelipisnya melihat putranya pingsan. "Kamu diam disini Mey, mama akan panggil beberapa pelayan untuk mengurus kalian." Ucap mama Delia buru - buru keluar kamar.


Setelah menyuruh beberapa pelayan, ia turun kebawah dengan masih memijit pelipisnya pusing, Gea yang masih dibawah membaca buku hanya mengerutkan keningnya tidak tahu apa yang terjadi.

__ADS_1


Tuan anggaranaya baru saja pulang dari kantor karena hari ini ia tidak bekerja lembur dan tidak ada yang dikerjakan dikantor, ketimbang berdiam diri dikantor mending ia pulang duduk menonton tv kesukaan istri nya dirumah pikir nya.


Tapi kali ini ia melihat istrinya memijit keningnya.


"Mama kamu kenapa ge ?" tanya tuan Anggaranaya yang dijawab oleh Gea hanya mengangkat bahu nya tidak tahu.


"Ma, mama pusing ?" tuan anggaranaya menyentuh bahu istri nya.


"Ini semua gara - gara putramu.. masa istri nya disetubuhi saat lagi hamil terus kasihan Mey kesakitan, kasar lagi ngak ada lembut nya !" terang mama Delia mampu membuat Gea sangat terkejut.


"Kakak ganas sekali ternyata !" Gea bergidik Geri membayangkan nya.


Tuan anggaranaya terdiam mendengar penuturan istri nya. "Anak itu bisa nya. Mama tenang saja papa yang akan berbicara dengan nya. "


"Tidak usah pa, mama sudah suruh beberapa pelayan untuk mengurus Meyra dan Angga sekarang Angga masih pingsan."


"Apa !!! kakak pingsan !!!" Pekik Gea, ia bangun dari tempat duduknya memilih berlari menaiki tangga.


"Gea kamu masih hamil nak !! jangan lariiiii !!!!" teriak mama Delia.

__ADS_1


Gea pun menghentikan langkahnya, ia baru ingat bahwa dirinya berbadan dua. Ia segera menaiki tangga dengan perlahan dan menemui kakaknya.


__ADS_2